Eksotisme Gunungkidul 4: Desa Wisata Bobung

 Eksotisme Gunungkidul 4: Desa Wisata BobungSecara umum ekonomi pedesaan berlandas pada pertanian. Masyarakat mengusahakan sawah atau ladang, hasilnya dijual sebagai sumber pendapatan. Tapi Bobung berbeda. Dusun yang terletak di Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul ini menempatkan pertanian  sebagai kegiatan sambilan. Alih-alih bertani 90% masyarakatnya memilih membuat kerajinan topeng batik. Mirip desa Belega di Bali yang hampir sebagian besar warganya membuat kerajinan bambu.

Sebelum ada yang pesimis tentang Gunungkidul yang gersang dan takan melihat  apa-apa disana, saya sarankan menunda kepesimisan tersebut sebelum datang sendiri. Apa lagi pecinta mblusukan, Gunungkidul sangat eksotis. Seperti Bobung ini  sangat layak dieksplorasi. Disini selain mencari souvenir kita dapat melihat proses pembuatannya. Bisa juga minta diajarkan cara mengubah sepotong kayu jadi aneka benda seni. Siapa tahu keluar dari Bobung, teman terinspirsi buka bisnis sendiri. Sebab sekarang  tahu cara membuat wayang, peralatan rumah tangga seperti baki sampai pernik2 cantik seperti kalung dan gelang.

 Eksotisme Gunungkidul 4: Desa Wisata BobungProgram desa wisata dan budaya Bobung didukung oleh 400 orang perajin yang tergabung dalam 18 kelompok UKM. Dengan  keramah-tamahan khas Bobung kita akan diajak mengeksplorasi workshop mereka. Melihat dari dekat cara mereka memotong, meraut, menghaluskan, dan melukis kayu sehingga tercipta raut topeng yang siap dibawa ke pasar. Bagi mereka yang ingin berbisnis perajin Bobung juga terbuka untuk kerjasama.

Sejarah Topeng Batik Bobung

Kerajinan topeng Bobung berakar pada sejarah penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Sunan Kalijaga yang bisa kita sebut sebagai Bapak Akulturasi, banyak memanfaatkan tradisi yang hidup dalam masyarakat untuk memperkenalkan nilai-nilai baru. Salah satunya  melalui tarian topeng Panji yang ketika itu berisi babad Singosari. Melalui tarian yang tak banyak bergerak ini  Sunan Kalijaga menyampaikan tentang Keesaan Tuhan. Menurut tulisan ini cerita Panji berasal dari kata siji (satu atau pertama), mapan sing siji (percaya kepada Yang Satu).Jadi bisa dimaklumi mengapa tari Topeng Panji gerakannya begitu halus, persis seperti hubungan kita dengan Tuhan yang berlangsung amat pribadi.

Produksi Topeng Bobung

Awalnya pembuatan topeng berhidung mancung dan lancip ini cuma untuk memenuhi kebutuhan paguyuban penari Panji di Bobung. Itu pun mengundang kekuatiran para sepuh. Sebab keahlian tersebut pelan-pelan punah karena sedikitnya generasi muda yang mau mendalami seni pembuatan topeng. Dikawal rasa keprihatinan itulah beberapa orang Bapak berinsiatif menularkan ilmunya pada penduduk desa.

Rupanya keunikan topeng  yang mereka hasilkan menarik minat orang luar untuk membelinya. Dan sejarah Bobung sebagai desa kreatif atau desa budaya pun dimulai. Ada dua keuntungan yang diperoleh masyarakat dalam mengusahakan kerajinan topeng ini, Selain sebagai penopang ekonomi utama juga menghidupkan tradisi nenek moyang yang sudah berlangsung ratusan tahun

 Eksotisme Gunungkidul 4: Desa Wisata Bobung

 Eksotisme Gunungkidul 4: Desa Wisata Bobung

 Eksotisme Gunungkidul 4: Desa Wisata Bobung

Saat ini tiap bulan Bobung menghabiskan sekitar 60 kubik kayu Pulai dan Albasia, bahan baku terbaik untuk kerajinan ini. Kayu-kayu tersebut berasal dari Bobung sendiri maupun diimpor dari luar daerah. Dengan 138 KK yang 136 diantaranya menekuni kerajinan Bobung mampu mencetak 80.000-90.000 pieces benda kerajinan. Produk juga berkembang. Selain topeng mereka juga memproduksi benda-benda fungsional seperti maianan anak-anak, peralatan rumah tangga maupun perhiasan.  Omsetnya sudah mencapai 3 Milyar/bulan.

Pemasarannya pun meluas, tak terbatas dalam negeri saja. Dari desa ini kerajinan Bobung di kirim  ke Eropa, Amerika dan Australia. Tapi order yang paling banyak datang dari Belanda.

Lokasi

Jika teman ingin berkunjung ke Bobung lokasinya mudah dicari. Dari arah Yogyakarta lokasinya sekitar 15 Km dari jalan raya Yogyakarta – Wonosari. Kalau menggunakan kendaraan umum bisa naik dari terminal Giwangan.

Salam,

About Evi Saja

Terimakasih atas kunjungan dan komentar sahabat sekalian :)
Bookmark the permalink.

52 Comments

  1. gunung kidul sekarang sudah ga seperti dulu
    daerahnya sudah maju dan ijo royoroyo
    dulu asal dengar kata gunung kidul
    yapng pertama kepikiran adalah gunung gersang dan penduduk yang makannya gaplek
    Rawins recently posted..Fase PsikisMy Profile

    • Betul Mas Rawins, sekarang gunkid sdh hijau. Tapi sayang orang makan gaplek masih identik dngnn kemiskinan. Padahal dan seharusnya kita anggap sbg keragaman pangan :)

      • kayaknya susah bu
        budaya atau asumsi yang namanya makan harus nasi kayaknya melekat terlalu kuat
        padahal mungkin itu cuma sugesti…
        Rawins recently posted..Main AirMy Profile

        • Iya Mas, itu berkat kebijakan pertanian di masa lalu bahwa makanan yg lawak adalah nasi. Jd kalau gak makan nasi sbg sumber karbohidrat dianggap miskin. Akibatnya gaplek, thiwul dan gsthot sekarang berubah sbg cemilan doang :)

  2. kalau aku rada takut pasang topeng jadi pajangan rumah. Seren aja gitu lihatnya >.<

    Mudah2an gudungkidul selalu jaya dan terus maju deh yak :)
    niee recently posted..Moratorium PegawaiMy Profile

  3. Sisi lain GunDul yang belum banyak terekspose …
    TFS bu Evi … :D
    Wong cilik recently posted..Longtan Township : 2My Profile

  4. mba Evi hobi traveling ya? :)
    ih seru ya blusuan ke gunung kidul, aku belum pernah kesana mba :)
    thanks for sharing :)

  5. tetap bakpia patok yg menjadi rindu dari sejak jaman SMA.hehe

  6. Deket rumah saya itu :)

  7. Dirimu ternyata salah satu pemenang Jelajah Gizi ya, senangnya :)
    Tadinya aku mau ikut juga, tapi lupa posting karena harus bolak balik rumah sakit.
    Senang ya jalan-jalannya, dapat banyak info menarik.
    Indah Juli recently posted..Kopdar Kangen ala Blogger Nusantara 2012 MakassarMy Profile

    • Iya Mb Indah, banyak sekali pengalaman yg akuu alami saat jelajah gizi kemarin. Yah maklum kalau gak bisa berparti sipasi Mbak, Merawat bunda yg sdg sakit kan butuh konsentrasi :)

  8. berapa duit harga rerata topengnya mbak?
    reportasenya bagus, kyk yg di tipi-tipi :)
    aqomadin recently posted..Fotografi: Dari Manual Sampai DigitalMy Profile

  9. topengnya keren keren…. pengerjaanya masih tradisional Bu ?
    kangyaannn recently posted..gak bisa fokusMy Profile

  10. kayaknya besok desember ketika ke yogya harus memampirkan diri kesini nih… luar biasa tempatnya…
    applausr recently posted..Gagal Donor Darah….My Profile

  11. Kak Evi sering banget nulis liputan kayak gini ya… sudah punya banyak barang koleksi dari tempat2 yang dikunjungi dong? :) Foto2nya juga bagus2 …. gabung di log viva.co.id atau di lintas.me, biar pengunjungnya tambah banyak. Sepertinya tulisan model begini cepat mereka approve …
    Mugniar recently posted..Meriah, Kopdar Blogger Nusantara 2012My Profile

    • Hehe…Makasi Niar. Aku sdh bergabung di Viva Log dan benar mereka cukup ramah padaku. Pernah suatu ketika tiga tulisan mereka approve sekaligus, yg bikin blogku jd crashed karena terkejut terima ratusan kunjungan secara mendadak. Nah gara2 itu bandwithnya aku ditambah sama Adit. Di lintasme jg sdh bergabung, namun tampaknya traffic dr Viva jauh lbh bagus. Makasih ya Niar :)

  12. mbak evi.. liputannya keren banget
    jadi makin pengen pulkam
    serius lho mbak.. aku jd malu kalo pulkam biasanya cuma ngendon di kaki Gn Merapi doang.. ga kemana-mana..
    hilsya recently posted..Similan IslandsMy Profile

  13. Keren Uni, terima kasih berbagi kekayaan budaya Nusantara, benar2 jadi bekal blusukan nih. Wawasan diversifikasi pangan beralaskan kearifan lokal. Salam
    prih recently posted..Biduk Berlabuh di Teluk PopohMy Profile

    • Iya Mbak Prih, budaya kita amat kaya. Pandai-pandainya kita saja agar mereka tetap lestari dan kalau bisa berkembang, sebagai warisan bagi anak cucuk kelak :)

  14. tulisan Njenengan selalu bikin saya pingin mengunjungi tempat-tempat seperti itu, apalagi gunung kidul belum sekalipun pernah saya jamah. Wawasan saya tentang gung kidul hanya saya dapatkan dari tulisan teman-teman dan tayangan TV. Dan sepertinya Gunung Kidul telah mengalami banyak perubahan positip.
    Topeng batiknya sangat keren, memiliki nilai jual dan seni yang jempol
    DjangKies recently posted..Dokter PilihanMy Profile

    • Iya Pakies, gunungkidul mulai meninggalkan brandingnya yang serba kekurangan. Walau batu-batu kapur masih banyak disana, tapi alam dan cara berpikir manusianya membalik keadaan, dari miskin jadi cukup makmur. Terima kasih Pakies..:)

  15. kapan bisa ke sana yah? saya suka alam. andai saja di kota selalu ada alam hijau…
    Ibrahim sukman recently posted..Kenangan Dengan Bintang Iklan No DropMy Profile

    • Alam selalu memanggil bagian anggota tubuhnya . Karena kita adalah anggota tubuhnya, yah gak aneh sih Mas kalau kita selalu kangen padanya..:)

  16. Waktu nonton acara semacam reality show asal Amerika berjudul Clean House, hampir mirip bedah rumah gitu lah, ada beberapa hiasan dinding berupa topeng yang mereka beli di toko. Dan hiasan itu mirip sekali dengan yang diproduksi oleh penduduk desa ini. Mantap bener lah, ternyata kerajinan lokal udah muncul di dunia internasional. Maju terus!!
    Fier recently posted..Tablanusu, Si Idola BaruMy Profile

  17. Wihh Bermafaat Banget Tuh ^_^ ..
    Jgn Lupa Mampir Ke Blog saya..
    Salam Blogwalker
    Andrekocak Blog recently posted..Buset Bahasa “g4uL” Anak Twitter Dan FacebookMy Profile

  18. wow keren ya natural sekali… (y)
    aydacibubur2 recently posted..Showroom Event KIA Cibubur 17 – 18 November 2012My Profile

  19. Menyukai ini….
    ahmad fauzi recently posted..JALAN-JALAN YUK..!!My Profile

  20. kayu yang dipakai kayu apa ya bun?
    masyarakat di sana sepertinya bisa membaca peluang usaha lain daripada harus bertani..
    Tina Latief recently posted..Bayi tabung dan perzinaanMy Profile

  21. Waah…kreasi seni yang jadi penunjang utama hidup masy Bobung ya mbak… turut bangga :)
    Mechta recently posted..Naik Kereta Api, siapa takut…?My Profile

  22. Topeng yang sangat cantik dan yang saya salut, jika dilihat dari foto-foto di atas, para Ibu di sana pun terampil membuatnya ya Mbak Vi… :-)

    • Memang Mbak Lia, para ibu di Bobung sangat terampil membentuk topeng batik ini. Kalaupun kurang terampil melukis batiknya, bagian tugas tersebut dibagikan kepada yang lebih ahli. Kerja sama itu lekat banget Mbak :)

  23. Wah keren juga…
    Berarti belum jauh jauh banget ya nek km 15…
    Tebak Ini Siapa recently posted..How Do You Define "Creative"?My Profile

  24. Topengnya indah Mba Evi, pantas kalo banyak yang suka. Bobung ya Mba, semoga bisa kapan-kapan jalan ke sana.. :D
    Dani recently posted..Weekly Photo Challenge: GreenMy Profile

  25. Makasih infonya Gan…salam kenal…
    berita gresik dan jawa timur recently posted..Tips Memulai Usaha Bisnis Camilan Makanan RinganMy Profile

  26. Terimakasih atas kunjungannya ke blog saya dan hadiah “like” di foto Rona Langit, saya merasa tersanjung sekali. Saya baru membaca tulisan Eksotisme Gunung Kidul 4 dan kagum sekali akan kata-katanya yang mengalir natural sehingga mudah dicerna. Foto-foto yang ada disana pun tak kalah indahnya.
    Sukses selalu dan teruslah berkarya, insyaAllah saya kan baca seluruh tulisan yang ada di blog ini. Salam kenal dari saya

    • Terima kasih sangat atas komentarnya yang bikin saya terbang ke langit ke-7 Pak Desio…Terima kasih atas doanya. Semoga Bapak juga terus diberi kekuatan oleh Allah untuk terus berkarya. Amin

  27. Sunan kalijaga memang keren, selain menyebarkan agama juga meninggalkan warisan budaya bagi masyarakat.
    ulasan mas Evi juga keren banget mengungkap sisi lain gunung Kidul :D

  28. sudah lama aku mendengar dan membaca keindahan potnsi wisata di Gunungkidul, namun sayang sampai saat ini belum bisa kesampaian berwisata ke kawasan tersebut, jadi penasaran pengen cepet2 bisa ke sana..

  29. WEW…. 3 milyar per tahun..??
    luar biasa memang budaya kita, masyarakat pedesaan pun bisa sejahtera hanya dengan melestarikan budaya lokal. ayo kita lestarikan budaya Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge