Iseng Bersama Es Palu Butung dan Pisang Hijau

Namanya unik, rasanya legit dan manis. Es Palu Butung atau terkenal juga sebagai Es Pisang Hijau ini begitu identik dengan Makassar, kota asalnya. Kalau ada yang menyebut kuliner khas Makassar orang takan lupa dengan palu butung selain Konro dan Coto Makassar. Tentu saja ini membuka peluang bagi  banyak orang dan menjadikan minuman manis ini sebagai lahan usaha.  Teman saya yang  asli Makassar pernah mengungkapkan rasa senangnya saat melihat banyak sekali orang jualan Palu Butung di Jakarta.  Dia tampak begitu bangga.

es pulu butung, pisang hijau
Es Pulu Butung

Dari Makassar untuk Indonesia

Menu makanan awalnya lahir dari pemikiran satu atau dua orang. Tanaman, lingkungan sekitar dan  cara hidup adalah pencetusnya. Tidak ada yang tahu siapa penggagas utama  Palu Butung. Dia begitu saja muncul lalu dapat pengakuan sebagai minuman asal Makassar. Satu yang pasti bahwa dia lahir pasti karena percobaan seseorang yang kemudian memperkenalkannya pada keluarga serta kerabat. Karena enak dilanjutkan dengan beberapa orang yang mencoba membuat sendiri. Makin lama makin banyak pengadobsi bertambah luas. Bahkan mereka saling mepertukarkan resep. Seiring waktu akhirnya Es Pulu Butung  lumer jadi milik bersama dan  jadi legenda.

Kalau ditanya bagaimana cara menyebarnya, ada beberapa kemungkinan.

  1. Jaman dulu mungkin dibawa oleh para perantau atau pedagang. Seperti kita tahu dua suku besar di Sulawesi Selatan yakni Makassar dan Bugis terkenal sebagai  penjelajah.
  2. Orang luar daerah berkunjung ke Makassar dan terkesan pada kenikmatan rasanya.  Mereka  memutuskan membawa resep Palu Butung sebagai oleh-oleh.
  3. Sosial Media membuat informasi tanpa batas. Apa lagi sejak kehadiran Facebook dan Twitter dimana  hal temeh-temeh jadi penting, Palu Butung sering muncul dalam status.
  4. Resep dari media cetak yang dicoba oleh para ibu rumah tangga.
es palu butung, pisang hijau
Sebelum diiris

Tempat Menikmati Es Pisang Hijau

  1. Es Palu Butung jarang dijual terpisah. Karena statusnya bukan makanan utama. Jadi  paling pas mencarinya di rumah makan atau restoran Makassar. Di dekat tempat tinggal saya terdapat dua rumah makan Makkasar dan dua-duanya menjual Es Palu Butung.
  2. Selain restoran tempat paling umum menjual minuman ini adalah di gerobak kaki lima. Biasanya berkerumun bersama para pedagang makanan lain.
  3. Di rumah dengan nyonya yang rajin memasak tentu saja.

Salam,

http://twitter.com/eviindrawanto

38 thoughts on “Iseng Bersama Es Palu Butung dan Pisang Hijau

  1. Kalau di Jember kue tersebut diberi nama DarLing alias Dadar Guling 🙂 , cuman cara menyajikannya tanpa es atau air Bun. . .

      1. kalo modelnya kayak gitu, di Blitar namanya Dadar Gulung, hanya saja isinya bukan pisang, entah apa yang jelas rasanya legit dan dimakan tanpa kuah apalagi dicampur es karena dadar gulung lebih enak dimakan dengan teh tawar.

  2. Saya sudah beberapa kali menikmati es ini jeng
    Segar dan mengenyangkan kan ya
    Terima kasih artikelnya
    Salam hangat dari Surabaya

  3. Uni, aku belum pernah nyicip es palu butung.. dulu semasa kos di bandung pernah nyicip kolak pisang hijau.. kolak biasa, tapi pisangnya dibalus kulit hijau dari terigu.

    mungkin perlu buka cabang restoran makasar di bukik.. 😛

  4. Waah kak Evi suka pisang ijo ya? 🙂
    Btw, pisang ijo dan palu butung beda kak Evi. Kalo pisang ijo, warnanya harus ijo (pakai selimut hijau itu) kalo palu butung, tidak dibungkus apa2. Pisangnya direbus biasa saja alias telanjang.

    Dah pernah coba mie kering, belum? Itu salah satu makanan yang paling dicari wisatawan kalo ke Makassar. Di Jakarta ada yang jual. Sy pernah liat di blog teman yang tinggal di Jakarta. Teman itu orang Jawa tapi suaminya orang Bugis.

    1. Oya kalo saya ingat2, palubutung itu mirip kolak kak, sausnya lebih encer, warnanya putih juga sementara pisang ijo itu biasanya lebih kental sausnya

  5. Es pisang ijo jadi makanan pembuka puasa Ramadhan kami uni, segar deh, ditambah sirup dan bubur sumsumnya, mantap ,
    cemilannya jalang kote, pastel ala Makassar
    dekat rumah ada yg jual

    pisang ijo dan pallu butung beda, pallu butung itu pisangnya nggak dibungkus dadar,
    kalau menurutku lebih enak pisang ijo yang tradisional daripada yg modifikasi

  6. ane paling suka ama es pisang ijo gan, tapi sayang banget sekarang penjualnya malah pakai biang gula buat daganganya 🙁

  7. palu butung saya kenalnya pas lagi kuliah dulu. Itu abang2nya buka lapak di sekitar kampus yg kemudian menjadi bahan omongan dikalangan mahasiswa. Saya pun ikut mencicipinya, dan rasanya lumayan mbak

  8. Kalo kami suka menyingkat es Palu Butung jadi es Palbut, mbak. Di Manado ada tuh tempat jualnya yang super enak! Kalo di Palembang sih belum nemu ada yang enak banget…

  9. apakah es palu butung sama aja dengan pisang ijo yang sudah cukup banyak bertebaran di jabodetabek dan bandung? hmm, jadi asal-usulnya unik ya mbak evi, semacam sama-sama bisa sama-sama untung 🙂 nice
    fotonya menggugah selera nih *ngiler* :9

  10. uniiiiiii,,,berarti ini khas makasar ya
    beberapa bulan yang lalu ada warung yang baru buka disini yang spesifikasi nya pisang hijau,,dan juga pernah aku posting waktu itu…
    psang nya di balut kayak dadar gulung ya kan uni

  11. di depan kantor ada yang jualan es palu butung ini,… kalau ada tamu sering diajak makan es yang nikmat ini.. Green banana….

  12. Mbak, di Surabaya ada yang jual es palu butung dan pisang hijau ini lo…enaaak banget rasanya, padahal jualnya juga sama mbak, di gerobak pinggir jalan, dan bahkan yang jual adalah orang Madura yang pernah tinggal di Makassar…
    😀

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?