Gula Aren si Pemanis Sehat

Seperti para sahabat tahu bahwa saat ini sedang berlangsung Lomba Blog Peduli Pemanis Sehat di Jurnal Evi Indrawanto. Dari daftar tulisan yang sudah masuk dan seperti saya duga sebelumnya, benar bahwa setiap anak Nusantara  punya pengalaman menarik dengan gula aren atau gula merah ini. Entah sebagai pengguna langsung atau lewat makanan, cerita-cerita menarik dari mereka memberi suatu gambaran kepada saya bahwa pemanis ini punya masa depan cerah.

Optimisme saya itu ditambah lagi dengan kebangkitan gelombang kesadaran dalam menjaga kesehatan. Tren ini akan diikuti dengan berpalingnya kita kembali pada produk makanan alami. Kalau sudah begitu  palm sugar atau gula aren akan jadi pilihan utama di kategori pemanis.

Gula Aren si Pemanis Sehat
Arenga Palm Sugar di Pemanis Sehat

Tak Sekedar Palm Sugar atau Gula Aren

Dan kita semua bersyukur bahwa masyarakat Indonesia secara umum termasuk konsumen cerdas. Kita semua tahu bahwa pemanis sehat itu tak sekedar palm sugar atau gula aren. Kita takan rela memberi label pemanis sehat pada gula aren jika ke dalamnya di tambahkan zat kimia berbahaya. Misalnya menggunakan sulfit untuk mengawetkan nira atau zat lain untuk meng-improve penampilan seperti untuk mengeraskan atau membuat warnanya lebih cerah. Palm sugar  yang kita sebut pemanis sehat itu harus lah terbebas dari semua itu. Diolah secara alami, kalau bisa organik, berbahan baku nira aren asli, dan tak ditambah zat kimia berbahaya atau “zat aneh” lain ke dalamnya.

Punya pengalaman dengan gula aren? ” Ikutan Menulis Tentang Pemanis Sehat Yuuuuk…”

Serpong, 30 Januari 2014

12 thoughts on “Gula Aren si Pemanis Sehat

  1. saya juga optimis makanan atau bahan makanan yang alami berpotensi booming Uni di masa depan. Kesadaran orang untuk hidup sehat semakin meningkat, terus dan terus… Semoga Arenga akin besar! 🙂

    1. Iya Mas Rudy..Penyakit akibat makanan yang punya kadar gula tinggi kian meningkat. Pada akhirnya orang akan mencari pemanis alami

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Evi…

    Saya suka makan kue-kue yang dicampur dengan gula aren terutama kue Melaka (Onde-onde), Cik Mek Molek dan kue penyaram. Rasanya sangat enak dan menghasilkan aroma manis tersendiri yang wangi saat di lidah. Menambah lagi keinginan untuk makan dengan banyak.

    Mudahan GA-nya akan sukses dan menjadi promosi buat kesuksesan bisnis mbak Evi. Teringin sekali mahu merasakan gula aren mbak Evi di sana.

    Salam manis dan hangat dari Sarikei, Sarawak. 😀

    1. Waalaikum salam Mbak Fatimah..
      Di Malaysia namanya gula melaka ya Mbak. Memang penggunaan gula melaka ini meluas di Asia Tenggara..Maklum kan emang teritori penumpuh pohon palem 🙂
      Makasih atas doanya. Dan salam manis kembali 🙂

  3. gula aren memang lebih nikmat rasanya, walaupun beberapa orang merasa kurang cocok hanya karena warnanya yang tidak putih bersih…tapi soal rasa…gulan aren bolhe bersaing dengan gula pasir…
    salam dari Banjarbaru, kalimantan selatan

    1. Terima kasih Mbak Wieke..Semoga suatu saat gula aren pemanis sehat jadi pilihan orang untuk pengunaan sehari-hari ya..Salam pula dari Tangerang, Mbak 🙂

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?