The celestine prophecy : Wawasan Pertama

The Celestine Prophecy adalah novel lama karya James Redfield  tentang penemuan manuskrip kuno dari abad 600 SM di pedalaman Peru. Manuskrip ini berisi sembilan wawasan rahasia yang bisa digunakan untuk menuntun umat manusia meraih kehidupan spiritual yang lebih tinggi. Terbagi ke dalam 9 segmen atau bab yang masing-masingnya  berisi wawasan khusus.

Ceritanya pada akhir abad 20 umat manusia mengalami transformasi  besar-besaran melalui kebangkitan kesadaran. Berlangsung perlahan, tidak bersifat agamawi tapi spiritual.Kita akan memahaminya secara berurutan. Yang satu mengikuti yang lain. Akan menggerakan kita dari tempat  sekarang  ke arah budaya yang sepenuhnya bersifat spiritual. Pokoknya pengetahuan yang tersebar dalam sembilan wawasan itu akan mengubah hakikat kemanusiaan dengan dramatis! Kebangkitan spiritual!

Sayangnya pemerintahan Peru dan gereja berpendapat lain. Wawasan itu pasti akan menggerogoti status quo gereja yang sudah berlangsung selama berabad-abad. Karena itu mereka berupaya keras agar tidak seorangpun mengetahui keberadaan manuskrip tersebut. Untunglah seorang Pastor berhasil menyebarkan salinannya, diantaranya kepada Charlene, seorang peneliti Amerika. Charlene lalu menceritakannya pada teman lamanya di Amerika. Dari sinilah petualangan penuh ketegangan dalam novel ini dimulai.

Wawasan Pertama

Transformasi dimulai dari Wawasan Pertama yang  muncul ke permukaan tanpa disadari. Bentuknya berupa kegelisahan yang mendalam dari beberapa  individu. Namun ada beberapa momen dalam hidup yang entah bagaimana terasa berbeda, seperti lebih intens dan membangkitkan semangat. Tetapi mereka  tidak tahu apa persisnya pengalaman itu. Atau bagaimana membuatnya bertahan lebih lama. Yang jelas kalau  pengalaman itu berakhir akan membuat mereka sangat tidak puas. Hidup yang tampak biasa  menimbulkan kegelisahan yang dalam.

Apa sebetulnya pengalaman “lain” yang lebih mengisi dan membangkitkan semangat itu?

Inilah yang dicoba jelaskan oleh Wawasan Pertama.

Wawasan Pertama telah terjadi bila kita sadar  pada kejadian-kejadian serba kebetulan dalam hidup. Misalnya saya sedang berusaha menaikan omset usaha kok ya kebetulan bertemu dengan seorang trader importir yang sedang mencari gula aren. Atau  tiba-tiba firasat dan intuisi kita menajam. saya malas untuk bepergian eh tak tahunya belakangan tahu bahwa pesawat yang akan saya tumpangi mengalami kecelakaan.

Peristiwa kebetulan itu, bila disadari akan terjadi lebih banyak lagi. Terkadang melampaui harapan dari sebuah peristiwa kebetulan murni. Kita merasa dibimbing oleh kekuatan yang tidak bisa dijelaskan. Menumbuhkan perasaan misteri sekaligus kegembiraan. Kita merasa seperti kanak-kanak, bahwa ada sisi lain dari kehidupan yang masih harus ditemukan. Akibatnya kita merasa lebih hidup.

Yeay..Yeay…Begitu saja tentang wawasan pertama ini. Wawasan berikut, kalau tak lupa akan saya tulis di lain kesempatan.

Menurutmu bagaimana temans?

38 thoughts on “The celestine prophecy : Wawasan Pertama

  1. mungkin bisa bu, walau kadang berbeda ketika di terima oleh individu yang lain
    seperti ada teman yang katanya kalo mata kedutan biasanya mau ada teman lama datang
    pas aku kedutan, ternyata bukan mau ketemu orang lain
    malahan kecolok pulpen…

    eh kalo itu mah firasat ya bu..?

    1. Iya Mas Rawins, konon katanya intuisi dan firasat ini bisa di latih. Tergantung kepekaan kita dlm menangkap tanda2nya. Makin sering digunakan makin terasah lah dia..

  2. aku punya bukunya bun, juga seri lainnya dari James Redfield tapi versi bahasa indonesianya. eh sebenernya aku beli buku ini buat suamiku bun dulu sebelum nikah sebagai hadiah karena dia suka buku ini 🙂 tapi skr kan sudah nikah jadi buku milik bersama ya

  3. penasaran Mba Evi sama wawasan yang lain.
    maap baru sempat berkunjung lagi. menarik konsep wawasan pertama ini. kadang mengalami juga. seolah semewta mendukung gitu. trus jadinya penasaran apa yang harus dilakukan gitu mba Evi.. 😀

    1. Menurutku jika sdh percaya semesta mendukung, tinggal memperdalamnya saja Mas Dani. Tp kita jangan mau terjebak od cara berpikir cetek seolah Allah tidak terlibat disini 🙂

  4. kadang saya mengalami juga bu, walaupun jarang, pernah satu ketika lagi perlu banget yg namanya uang untuk keperluan mendesak, e,,,, lagi bingun gitu datang seseorang membayar utangnya…

  5. saya suka dengan kata-kata “ada sisi lain dari kehidupan yang harus ditemukan”
    manusia itu punya banyak sisi kepribadian dan kehidupan, utnuk menemukannya harus menunggu waktu yang tepat..

  6. novelnya semenarik novel2 Dan Brown ga mba evi?
    jadi kange pengen baca novel, dah lamaaa bgt ga bacaa novel 🙂
    makasi untuk infonya mba Evi 🙂

  7. belum mudeng maksudnya dr bukunya?
    Maksudnya ada tanda-tanda atau kode-kode tertentu ya mbak evi, yang mengisyaratkan bakal ada sesuatu yg menimpa di diri kita….

  8. menarik sekali bu Evi …
    kadang-kadang saya juga berpikir tentang hal kebetulan-kebetulan itu. Kadang juga berpikir apakah karena saya yang berusaha menghubung-hubungkannya, atau memang itu adalah sisi lain dari kehidupan …

  9. Segala sesuatunya memang dapat kita kenali dari setip kebiasaan yang terjadi didiri ikita seperti rasa, karsa, dan bila sudh terbiasa akan menjadi karya. Apappun bentuknya. Namun semua itu akan melalui suatu proses kejernihan hati dan pikiran. Dan mengnai waktu, itu tidak dapat ditentukan.

    Salam Wisata

  10. iya, saya menyadari, yang seperti itu memang ada dan eksis. firasat, pretensi, tanda-tanda, dan intuisi yang kemudian klop dengan kenyataan yang datang kemudian. itu kuasa Tuhan dalam mengenalkan betapa besar ilmunya.

  11. Kekuatan itu memang selalu ada dan saya selalu meyakininya Mbak. Sebab banyak hal terjadi diluar dugaan yang menanti untuk kita lalui dengan segala kelebihan dan kekuranganya.
    Terutama suatu kelebihan atas kehendak Tuhan

  12. Banyak kejadian kebetulan, biasanya mmg memberikan kejutan..tapi kejutannya bsia berupa gembira atau sebaliknya. Kalau Mbak Evi menang di NUB itu gak termasuk kebetulan karena tulisanMBak evi mmg kereennn…hehehehe #nglantur deh

  13. saya juga senang memperlajari hal hal seperti ini dan lumayan banyak membaca literatur mengenai hal hal serupa… saya lebih suka menyebutnya sebagai energi yang menyebabkan kebetulan betulan dalam hidup…. Energi itu bisa juga disebut dengan bermacam macam nama. Nah mungkin juga energy itu yang menyebabkan kebetulan kebetulan dalam kehidupan ini…

  14. Pernah membaca buku ini juga..terjemahannya pastinya..haha… dan yg sangat terekam di bebak saya adalah bahwa ‘tak ada kebetulan di dunia ini…semuanya terjadi karena lasan tertentu’ …
    Ditunggu tulisannya ttg wawasan lainnya ya mbak..

  15. akhirnya bisa jalan jalan kesini lagi…hmm di kantor yang domain nggak gratis alias bukan plat merah kata pak dhe …di block dikantor mbak..hmm banyak ketinggalan tulisan mbak evi…
    hmm bukunya kayaknya bagus..aku blm pernah baca..TFS mbak…
    hmmm melatih intuisi?? hmm…pernah dengar juga…
    sempat merinding yang mbak evi cerita kebetulan kebetulan diatas…
    oh yah selamat yah mbak menang di kontes NUB semoga sukses acaranya..dan dishare ilmunya…:)

    1. Pantesan Mama Kinan sdh lama tak berkunjung dimari, rupanya diblock oleh kantor…iya maksih mbak..insya Allah satu tulisan sdh aku muat ttg jelajah gizi 🙂

  16. spertinya saya belum mampu baca buku ini..
    dari reviewnya di artikel ini aja udah kayak buku teks kuliah
    ;(
    mungkin kalao level bacaku dah lumayan, boleh dong dipinjamin
    hehe

    salam kenal 😉

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?