Merayakan Persahabatan Lewat Kopdar

Sejak membaca pertama kali dari Om Nh, the beauty of blogging, kata itu terus muncul diingatan kalau sudah menyangkut berbagai hal tentang blogging, terutama pengalaman menarik yang terjadi selama saya mengikrarkan diri sebagai blogger. Blogging telah membawa saya mengunjungi berbagai tempat yang sebelumnya berpikir pun tidak akan berkunjung ke sana. Seperti perjalanan Jelajah Gizi seperti posting di disini dan di sini. Blogging sudah mempertemukan saya dengan kawan-kawan menarik, membangun persahabatan dan silaturahim. Dan blogging akhirnya mempertemukan saya dengan Mbak Dani, Bli Budi, dan Mas Krishna, face to face.

Tertawa lebar berempat

Temu muka itu terjadi di bilangan perumahan Griya Bintaro, di halaman rumah yang teduh oleh berbagai pepohonan dan dihiasi sebuah Jineng (lumbung padi Bali), di sore yang hangat, dan ditingkahi harumnya aroma ikan bakar. Sebelumnya saya dan Mbak Dani ngikik-ngikik mentertawakan diri kami sendiri. Betapa konyolnya. Dengan jarak rumah yang cuma sepelemparan batu tapi perlu menunggu beberapa tahun dari sejak pertama kenal lewat komentar blog sampai bertatap muka seperti kemarin. Enggak tahu deh, kalau saja Bli Budi tidak menempuh pendidikan profesi di Serpong mungkin hingga saat ini kami belum akan bersua. Untuk pertama kali pula saya tahu bahwa Mas Krisna, pemilik blog traveling dengan berbagai destinasi menarik juga penduduk Tangerang Selatan. Ah berterimakasih sangat pada internet yang menjadikan dunia tanpa batas, yang telah membuka simpul-simpul relasi sosial masyarakat, yang diawali secara maya lalu dilanjutkan kopi darat. Jadi yang saling mengenal tatap muka bukan hanya kami berempat tapi melebar ke keluarga masing-masing.

Merayakan persahabatan lewat kopi darat ini idenya dari Mbak Dani, diselenggarakan di rumah Mbak Dani dengan jamuan BBQ semuanya disiapkan Mbak Dani. Temanya menyambut Bli Budi, blogger Jembrana Bali yang terkenal dengan foto2nya yang dahsyat, yang sekarang setelah tahu profesi utamanya saya bisa memperingatkan para pelanggar hukum agar jangan terlalu dekat. Peace Bli hahaha…

Ohya kopdar ini juga ikut di meriahkan oleh si peri kebun, Mbak Prih. Diri beliau hadir lewat chatting WA di ponselnya Mas Krishna. Seru juga membayangkan bahwa saat kami menikmati berbagai hidangan lezat masakan Mbak Dani bisa dadah-dadahan dengan Mbak Prih di Salatiga. Benar deh sinisme gelap bahwa gadget menjauhkan yang dekat tidak berlaku, yang lebih menonjol cuma sisi terangnya yaitu mendekatkan yang jauh.

Perut kenyang dan brolan berlanjut dengan berkelompok: keluarga yang bukan blogger entah ngomongin apa sementara kami berempat seputar dunia blogger. Meliputi keseharian, jalan-jalan, budaya dan berbagai topik personal. Saat hari berlanjut semakin malam akhirnya kami pamit dengan niat semoga dipertemukan lagi dilain tempat dan waktu.

Terakhir terima kasih kepada Mbak Dani dan suami.Senang banget kami kemarin )

@eviindrawanto

28 thoughts on “Merayakan Persahabatan Lewat Kopdar

  1. saya setuju banget kalo internet dunia tanpa batas :-)
    saya sendiri juga ga menyangka kalo akan mendapatkan teman dari Kediri yang berawal dari comment di blog.

  2. Aku senang sekali bisa kopdaran sama tetangga akhirnya.. ha ha ha. Untung ada Budi yang datang dan memicu pertemuan. Thanks ya Mbak Evi sudah mau mampir. AKu senang banget.Lain kali kita mesti bertemu lebih sering lagi ya..

  3. Melihat fotonya yg tertawa lepas, jelas banget betapa serunya kopdar. Indahnya kopdar, bahkan tetanggaan ttp kudu kopdar ya Bu

  4. Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan komentar di blog saya.
    Wah, dibandingkan dengan bloggers di Indonesia, kami disini kalah deh, seringnya orang tidak membaurkan kehidupan dunia maya dengan yang nyata 🙂 Sebetulnya sudah sering saya baca kata ‘kopdar’ tapi baru sekarang mengerti arti sebenarnya. Selamat menjalin persahabatan dan kerukunan melalui ‘kopdar’:)

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?