Kumbang Permata -Jewel Beetle

Kumbang Permata atau terkenal dengan Jewel Beetle masuk dalam keluarga Buprestidae. Keluarga terbesar dalam kerajaan kumbang, berisi 15.000 spesies. Entah mengapa mereka juga disebut Kumbang Kayu yang Membosankan (wood-boring), padahal warna-warni glossynya sangat menarik di pandang. Mungkin karena beberapa spesies berpotensi sebagai hama perusak lingkungan, jadi mereka disebut seperti itu.

Bermacam Kumbang Permata

Incaran Kolektor Serangga

Bentuk tubuhnya silender dan bulat telur memanjang. Panjang berkisar 3-100 mm. Tapi panjang Kumbang Permata umumnya cuma 20 mm saja. Maka ukuran tubuh dapat perhatian khusus dari penggemarnya. Semakin besar dan semakin cemerlang warnanya, makin tinggi nilainya di mata kolektor. Karena keindahannya pula, Kumbang Permata ini sejak ratusan tahun sudah jadi inspirasi para designer perhiasan  di Asia.

Pola warna-warni Kumbang Permata  itu rumit. Mereka tak berasal dari absorbsi melainkan dari refleksi cahaya. Dimana tekstur mikrokospis pada kutikula dengan selektif merefleksikan gelombang cahaya tertentu. Kerjanya persis seperti pantulan  cahaya diatas permukaan sekeping compact disc.

Cara Berkembang Biak yang Unik

Kumbang permata berkembang biak dengan cara yang unik. Tempatnya berlangsung  di akar kayu, batang pohon mati, ranting maupun daun aneka tanaman hijau sampai rerumputan. Kalau berkembang biak di pohon yang masih hidup mereka berubah jadi hama terhadap tanaman pokok.

Dilihat dari dekat bentuknya memang seperti permata

Namun ada spesies yang sangat Unik. Di Canada dipanggil  Kumbang Api Hitam . Mereka ini benar-benar menakjubkan. Coba saja, mereka tertarik pada hutan yang baru saja terbakar. Ada satu perangkat di bawah tubuh, semacam lubang kecil yang mampu mendeteksi api  dari jarak 80 Km (50 mil). Bukan itu saja. Kemampuan menangkap cahaya Infra Merah dari api yang menyala dari jarak jauh adalah satu hal. Kumbang Api Hitam juga sanggup mendengar suara kresek (cracking) dari kayu yang terbakar. Reseptor  super sensitif ditubuhnya  malah  mampu mengenali hasil pembakaran dari materi paling kecil. Seperti  bisa membedakan hasil bakaran sebatang jamur dengan pohon beringin dalam hutan tersebut.

Kumbang Api Hitam, seperti makhluk hidup lain, memerlukan kondisi lingkungan khusus untuk berkembang biak. Kumbang Api Hitam memerlukan kayu yang sedang membara dari hutan yang terbakar!

Dengan kapasitas seperti itu, mereka adalah makhluk pertama yang pindah ke lingkungan tak ramah. Karena pendatang pertama, Kumbang Permata ini tidak punya predator yang mengancam proses perkembangbiakan mereka.

Begitu pula ketika para betinanya terbang ke kayu-kayu yang masih membara dan meletakan telur-telurnya disana. Telur tersebut aman karena getah pohon yang berfungsi sebagai racun untuk pertahanan sudah tak ada lagi. Maka berkembang biaklah mereka dengan banyak sekali.

Sidik Jari Sang Pencipta

Kesalahan genetik secara acak disebut mutasi. Dan ilmuwan percaya bahwa kemampuan hebat dari kumbang permata tidak di dapat karena mutasi dalam lorong evolusi. Mutasi tak bisa menciptakan aparat canggih tersebut. Kemampuan tersebut sudah ada dari sana sejak mereka diciptakan. Karena itu mereka mengatakan bahwa ada sidik jari Sang Pencipta pada Kumbang Permata.

Salam,

 

45 thoughts on “Kumbang Permata -Jewel Beetle

  1. Selain karena tak mudah untuk dijumpai setiap saat, bagi sebagian orang juga merasa jika kumbang punya kesan buas, sehingga amat beda apresiasi manusia terhadap kumbang dibanding pada kupu. Kalau kupu kesannya cantik dan lembut…

    1. Betul jg Pak Mars. Saya takut jika terlalu dekat dng kumbang. Kesannya kumbang menggigit. Ini pasti yg jadi seban kumbang tak dipuja sprt kupu2

      1. Wah.. kumbangnya banyak banget dan indah indah berkilau. Kalau di Bali namanya Katibangbung itu Mbak.. Dulu suka nangkep waktukecil.. tapi sekarang kok jarang nemuin lagi ya..

        Pak Mars.. maaf numpang comment..

        1. Katibangbung dlm bahasa Bali. Rupanya kumbang permata menyebar di pulau2 Indonesia ya Mb Dani. Sekarang mereka gak kelihatan lagi, mungkin karena tempat hidupnya sdh tak memenuhi syaraat lg Mbak 🙂

          1. Saya pernah dapat katibangbung, tp yg di blang agan tu bner, kayak katibangbung sudah jadi binatang langka

      2. mbak byk kumbang di halaman rumahku, mereka nggak nggigit kok, aku sering motret mereka dlm jarak amat sgt dekat, cuma beberapa inchs

        1. Oh..Kumbang gak buas seperti nyamuk dunk Mbak El..Tapi begitu lah, ketidak hadiran pengetahuan sering membuat kita salah menilai makhluk lainnya 🙂

  2. cantiknyaaa…
    ibuku bilang kumbang yang hijau mengkilat cantik itu adalah Kumbang Janti.
    dan ada lagu minang yg terkenal judulnya si kumbang janti.

    ternyata ada yang kemerahan juga ya uni..

    1. Ramo2 sikumbang janti, katik endah pulang bakudo..
      Oh jadi ini kah si kumbang janti baru tau ambo hehe.makasih sdh melengkapi ya May. Ya mereka ada yg coklat dan kemerehan. Yg belang aja tak kelihatan. Konom itu katanya yg paling langka

    1. Kumbang alam dalam temaram
      Memercik warna hijau legam
      Adakah mbak pernah melihat mereka kumpul beraneka ragam?

  3. Seperti kata LJ, dari dulu saya taunya serangga ini namanya Kumbang Janti, banyak ditemukan di daunpohon waru dekat rumah. Ingatmasa kecil suka bermain kumbang… 🙂

  4. Ah Uni, Sidik Jari Sang Pencipta tertata di kumbang permata. Warna-warni kemilau cantik Uni, meski kadang jadi hama smoga tidak punah pula pindah ke kolektor. Salam Senin pagi.

    1. Memang begitulah. Sidik jari sang pencipta sebentuk penghargaan tinggi terhadap keistinewaan kumbang permata Mb Prih 🙂

  5. Aku baru sekali ini mbak liat kumbang cantik begini :D. Memang persis seperti permata yah 🙂

    1. memang cantik-cantik Miss..Hasil jepreten sendiri. Ya dapat lah..Kan kumbangnya menetap saja disitu, gak pakai lari-lari atau terbang. Hahaha..Itu kumbang awetan dalam lemari kaca, display insectarium Miss

  6. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Evi…

    Ini pertama kali saya melihat kumbang yang ada warna warni di badannya. Sangat menarik sekali. Tambahan spesisnya mencecah 15.000. Sungguh menakjubkan melihat ciptaan Allah ini.

    Saya sangat geli melihat kumbang mbak. Tapi saya suka sekali melihat kumbang bertanduk dia. Sangat centik seperti tanduk seladang. Di tempat kerja saya, sangat banyak kumbang ini. Tapi saya geli utnuk memegangnya.

    Informasi menarik untuk menambah pengetahuan tentang serangga/insect.
    Salam manis dan mesra selalu buat mbak Evi yang selalu ceria blognya. 😀

    1. Waalaikumsalam Mbak Fatimah 🙂
      Keragaman makhluk yang diciptakan dan lengkap dengan keunikan masing-masing, emang sukar banget dipikirkan gimana hebatnya kreativitas sang Kreator Mbak..
      Bisa dimaklumi kalau geli melihat kumbang ini Mbak..Kebanyakan orang emang takut pada kumbang 🙂
      Terima kasih Mbak Fatimah, salam manis dan mesra juga dari sini.. 🙂

    1. Lokasi geografis yg membedakan kali Mbak El…Atau emang kebetulan saja populasi yg hidup di desanya Mbak El, bukan kumbang permata 🙂

  7. saya tahunya kumbang kelapa tuh… warnanya juga bagus.. tapi memang yang ini lebih berwarna dan terang..

    apakah sejenis ya..?

    1. Kumbang kelapa itu kalu gak salah bulat terus berwarna coklat ya Bro..Saya gak tahu, apakah mereka dalam satu keluarga 🙂

  8. Ah…klo ga salah lihat, itu yg sering kami sebut ‘Samber Lilen’ warna warni cantiknya memang menawan…

  9. Teori manusia tentu tak bisa mengalahkan sidik jari Tuhan ya jeng.
    Pasti manusia heran dan baanyak tanya dalam hati mereka mengapa Tuhan menciptakan burung Merak yang indah dan badak atau kuda Nil yang bentuknya horor begitu ?? Mengapa Tuhan membuat semut yang kecil dan gajah yang besaaar sekali ??
    Begitulah Tuhan nberkehendak, tentu ada maksud yang tak terjangkau oleh akal kita.

    Salam hangat dari Surabaya

    1. Iya Pakde, manusia kreatif saja kadang susah dipahami, apa lagi Sang Maha Kreatif ya. Dia si Pusat kemunculan semua kreativitas. Pasti ada maksudnya hewan diciptakan dengan rupa dan bentuk aneh2 tsb. Tak sekedar untuk mampu beradaptasi dng lingkungan. Hanya peradaban saat ini belun sanggup menerangkan. Tp saya yakin ada benang merah yang menghubungkan keAneka ragaman tsb, entah apa…

  10. Mantap Bu Evi,saya setuju banget, “ada sidik jari Tuhan di sana” karena tidak mungkin jika melalui proses evolusi menghasilkan mutasi seperti itu.

    1. Kalau melalui evolusi mestinya tak sampai sejauh itu kemampuannya ya Mas Harry..Keistimewaan kumbang permata ini emang sudah dari sananya 🙂

  11. Boss saya pnya kumbang masi hidup klo liat atas badan’ny mirip topeng ironman,saya penasaran tlong invite pin bbm saya 323ea358

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?