Narsisis, Ijinkan Saya Bicara

Ungkapan  narsis naik daun seiring perkembangan sosial media. Sekalipun berasal dari kata narsisme — untuk menggambarkan orang yang mencintai dirinya secara berlebihan dan si penderita di sebut narsisis— saat ini  narsis sepertinya tidak ada hubungannya dengan gangguan kepribadian.Dengan kata lain ungkapan narsis mengalami pendangkalan dari maksud yang sebenarnya. Alih-alih gangguan psikologis, narsis dilekatkan kepada seseorang yang suka di foto kemudian mengunggahnya ke publik lewat facebook, twitter, blog dan lainnya.

foto narsis
Memotret Mama

 

ibu-ibu narsis
Foto model dengan fotografernya

Anak-anak saya menerima kenyataan bahwa mama mereka suka di foto. Jadi harus rela dalam beberapa kesempatan diminta jadi fotografer. Begitu pun suami yang tahu bahwa saya tidak cantik tapi kepengen  di bilang sebaliknya berusaha mengakomodasi keinginan purba tiap wanita ini. Entah karena  iba atau memang sayang pokoknya kalau jalan-jalan dia tak keberatan memotret saya dari sudut yang saya anggap terbaik. Rulesnya cuma dua, Jelek- hapus, jelek – hapus..Kadang kasihan sebab dia lebih banyak menghapus ketimbang dapat ucapan terima kasih. Habis gimana dong, buruk muka cermin kan kudu dibelah …

narsis artistik
Ayo ambil sisi cakepnya

Tidak tahu apakah ada ibu-ibu lain  yang seperti saya. Suka di potret yang menggambarkan bahwa dirinya penting, terutama  di lingkaran orang-orang terdekatnya. Jadi dalam suatu kesempatan dia suruh pasang tripod agar dirinya bisa di jepret dalam gendongan tiga orang lelaki.

narsisis keluarga
Mau diceburin ramai-ramai

Well, kalau ada yang keburu sinis melihat ibu-ibu bergaya bak foto model sementara wajah dan tubuh mereka jauh dari standar foto model, dimaklumi saja ya. Ini hanya salah satu cara kami berbicara kepada dunia. Bahwa kami ada dan sesekali butuh diperhatikan 🙂

Salam,

Senang berkicau? Follow me @eviindrawanto

“Postingan ini diikutsertakan di Narsisis-Artistik Giveaway.”

 

41 thoughts on “Narsisis, Ijinkan Saya Bicara

  1. Saya juga hobi mejeng.
    Lebih baik narsis proporsional daripada minder parah jeng.
    Tapi saya belum pernah sih difoto pakai diangkat-angkat kaya gitu.
    Semoga berjaya bersama saya.
    Salam hangat dari Surabaya

    1. Tos dulu Pakde hehehe..
      Narsis artistik sama dengan narsis proporsional ya Pakde..Kalau moto pake ngangkat Pakde kayaknya orang udah nyerah duluan deh hehehe..

    1. Mungkin yg moto itu ngakak dalam hati melihat kecerewetan modelnya Niar, maka dia perlu mengabadikan, penderitaan si fotografer hehehe..

  2. Mbaaa Eviii NArsis Abiss tuuh 😀
    Mau donk Pose yang terakhir, ciyee di gendong ma orang2 tersayang ..
    Btw anaknya yang berbaju item tuuh kiyuut banget deh, salam yaaa 😛

    Sukses deh Mba Ngontesnya :

  3. jelek hapus jelek hapus… itu ada metode sorting yang paling bagus Mba…

    wah ternyata paling cantik sendiri sekeluarga ya….
    semoga menang ya…

    1. Iya Bro Romanus, ketimbang ill feel ya kan mending di hapus..Ini kan istilahnya tak pandai menari lantai pula yg disalahkan miring hehehe..

  4. eyampun! postingan yg ini terlewat..

    onde mande, narsisnya mama evi dipotret para lelaki terkasih.
    buat om indrawanto, yang sabar yaaaa.. #ngakak dah.

    1. Hehehe..Gak apa2 kok semua dibilang ganteng Mbak Irma. Senang malah aku..Terima kasih ya..
      Betul Mbak aturan baku dalam motret model yg tak semua sisi wajahnya sedap di lihat ya seperti ini. Jelek hapus-jelek hapus. Nah kalau dapat yg bagus baru di keep..

  5. Weits, maksud saya yang ganteng itu anak-anak mbak, kalo suami mbak Evi mah saya nggak berhak menilai apapun kan?
    Hehehe…tak-tik fotonya boleh tuh mbak, jelek hapus, jelek hapus…untunglah sekarang nggak jaman pake film yang isi 12, 24 atau 36 ya, kalo pake sistem itu, dijamin sang fotografer bakal tekor 😀

  6. Josh Gandosh Kotos Kotos Mbledos……….
    Mantap Mba, kompak bangettt…..
    Narsis habis dan membuat iri para kontestan yang lainnya. He….x9

    Sukses selalu
    Salam Wisata

  7. asli ngakak pas liat judulnya….. Saya juga ada temen guru yg suka sekali berbagi foto di pesbuk, update satusnya selalu foto foto dan foto. Ya mirip mbak evi begini, suka begaya di depan kamera foto. Narsis boleh, yg bilang gak boleh ngiriiii hehe

  8. waa… foto terakhir paling keren tuuh…. dan siapakah yg kebagian lari terakhir??? 🙂
    semoga sukses di GA Una mbak Evi 🙂

  9. Saya suka sekali foto yang pertama dan foto yang terakhir …

    Ternyata bu Evi narsis juga yah … hahahaha

    Salut sama Una … yang bisa memancing kita semua untuk mengeluarkan sisi lain dari diri kita
    salam saya Bu Evi

  10. Yeee…give me five mbak Evi, ternyata qt punya kesamaan nih dalam ber-narsis-ria. Dalam foto terakhir itu, seharusnya mbak Evi ketawanya yang lepas donk, jadi bukan gigi putihnya aja yang keliatan, tapi juga langit-langit mulutnya yang indah, hahahaha… Salut deh mbak Evi ini, punya perjaka yang udah bisa gendong emaknya (bener gak ya?).
    ———
    Aduh Bundaa tak berani aku memperlihatkan langit2 mulut, bisa kebuka semua kartunya hahaha…gigiku berantakan Bunda…
    NArsis is great Bunda, sepanjang aman dan terkendali kita nikmati saja ya. Ini benar anak2ku Bun 🙂

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?