
Nikmatnya buka puasa di hotel terkadang menjadi jawaban atas doa kaum komuter yang lelah. Khususnya di Mercure Alam Sutera- Serpong, tempat di mana bayangan kemacetan ibukota sirna seketika.
Hallo Sobat JEI, Ramadhan tinggal menghitung hari. Sudah ada rencana buka puasa bersama kolega, teman, atau keluarga tercinta? Jika belum, arahkan saja kemudi ke hotel bintang empat ini.
Kali ini, saya akan menjelajahi pesona tenda Timur Tengah di lobi hotel yang terletak di Kawasan Alam Sutera ini. Membedah serunya promo “Breakfasting BBQ Delights Pay 4 & Get 5”, hingga mencicipi rotasi menu Nusantara dan mancanegara di Mint and Pepper Restaurant. Semuanya tersaji apik bagai puisi rasa yang siap memanjakan lidah.
Drama Kemacetan Jakarta vs Mercure Alam Sutera- Serpong
Selama Ramadhan, undangan buka bersama alias bukber kerap mengalir deras. Sayangnya, banyak acara digelar di pusat Jakarta. Membayangkan lalu lintas Jakarta-Serpong jelang magrib saja sudah membuat nyali ciut. Jalanan bagai labirin tanpa ujung yang menguras energi.
Studi tata kota modern bahkan membuktikan bahwa kemacetan lalu lintas memicu peningkatan hormon kortisol. Hal ini tentu rentan mengganggu ketenangan dan mindfulness kita dalam berpuasa. Jadi kalau undangan buka puasanya di Jakarta, lebih baik saya gak ikut ya.
Makanya, saat undangan buka puasa dari Mercure Alam Sutera- Serpong datang, saya langsung mengangguk mantap. Jaraknya cuma selemparan batu dari beranda rumah. Bebas stres, bebas pusing. Ditambah lagi, ini momen manis untuk kopi darat.
Saya bisa bersua dengan Mbak Katerina, pemilik travel blog yang super keren itu. Ada juga Mbak Donna Imelda, soulmate jalan-jalan saya. Setengah jam sebelum acara, saya sudah melenggang cantik di lobi hotel.
Visual Menawan Pembangkit Selera, Salah Kenikmatan Buka Puasa di Hotel
Tiba di lobi, mata saya langsung dimanjakan. Sebuah tenda warna-warni berhias pernak-pernik Timur Tengah berdiri anggun. Dekorasi ini sukses membangun mood riang khas bulan suci.
Nah, menurut ilmu psikologi lingkungan, elemen visual ruang tematik terbukti mampu merangsang hormon endorfin. Visual yang indah otomatis membangkitkan selera makan secara natural.
Itu juga yang membuat insting banci kamera saya tak tertahankan lagi. Latar cantik ini seakan memanggil untuk diabadikan. Nikmatnya buka puasa di hotel ternyata bukan sekadar urusan rasa di lidah. Pengalaman visual memegang peranan penting.
Tak lama berselang, saya, Mbak Katerina, dan Mbak Donna sudah asyik mengobrol hangat. Tim PR hotel, Mbak Latifah dan Mbak Putri, menyambut kami dengan senyum ramah. Suasana akrab ini menjadi awal sempurna untuk sebuah malam gastronomi.
Sensasi Buffet Mint and Pepper di Mercure Alam Sutera- Serpong
Melangkah masuk ke Mint and Pepper Restaurant, kenyamanan langsung memeluk diri. Ruangannya lapang dan sangat cozy. Barisan makanan tertata estetis, merentang dari tepi hingga tengah ruangan.
Berkaca pada ilmu manajemen tata ruang perhotelan, penyajian buffet memanjang begini sangat efektif. Distribusi keramaian menjadi lancar, sehingga tamu tak perlu berdesakan saat mengambil makanan.
Bagi saya yang kebetulan sedang tidak berpuasa hari itu, aroma masakannya sontak membuat air liur menetes. Melirik dua sahabat yang sedang menahan lapar, saya tersenyum iseng. “Duh, mereka pasti sedang menghitung mundur detik-detik beduk ditabuh,” batin saya jenaka.
Mercure Alam Sutera- Serpong benar-benar jago menyajikan harmoni rupa dan aroma. Menyiksa dengan lembut bagi yang berpuasa, namun menjanjikan kebahagiaan paripurna saat waktu berbuka tiba.
Rotasi Rasa 7 Hari Salah Satu Bukti Nikmatnya Buka Puasa di Hotel
Teng! Waktu berbuka pun tiba. Segelas jus kurma dingin langsung meluncur membasahi tenggorokan. Glek! Manis dan dinginnya berpadu mesra di lidah.
Secara medis, buah kurma kaya akan fruktosa alami. Gula sederhana ini butuh waktu singkat untuk diserap tubuh. Efeknya, kadar gula darah yang turun perlahan kembali normal, memberi energi instan yang sangat menyehatkan.
Sembari mengunyah, kami mengobrol santai dengan Executive Chef Yudhi Meidiyanto. Rahasia dapur pun terkuak manis. Restoran ini merotasi menunya setiap 7 hari sekali. Cita rasa Nusantara dan Dunia berpadu harmonis tanpa membuat bosan.
Sebagai penghormatan pada tanah jawara Banten, hidangan Sate Bandeng turut hadir. Sate bersejarah warisan kuliner Kesultanan Banten ini bersanding manis dengan Bebek Alam Sutera. Menu lokal premium inilah kunci nikmatnya buka puasa di hotel yang tak terlupakan.
Jelajah Rasa Paripurna di Mercure Alam Sutera- Serpong
Sobat JEI, penyajian buffet ala swalayan di sini ibarat kanvas kebebasan. Kita bisa menjelajah rasa sesuka hati sesuai selera. Saya memulai petualangan dari meja appetizer di area depan resto. Beragam sayur dan buah segar tampil menggoda. Memulai makan besar dengan serat sangat disarankan oleh ahli gizi. Enzim dari sayuran mentah membantu lambung bersiap menerima hidangan utama yang lebih berat.
Warna-warni alam pada salad bar seolah berbisik merdu menjanjikan kesehatan pencernaan. Perlahan namun pasti, langkah saya bergeser merambat ke area main course. Pilihannya melimpah ruah, membuat bingung namun terasa menyenangkan. Setelah puas menari bersama hidangan gurih, saya menutup petualangan dengan dessert manis yang membelai jiwa. Sungguh sebuah malam yang mengenyangkan di Mercure Alam Sutera- Serpong. Catat juga ya, Lebaran besok hotel ini menanti Sobat sekalian lewat tema lezat “Lebaran Platter”!
Ini foto-fotonya




Gimana? Menarik kan? Yuk datang ke Mercure Serpong Alam Sutera 🙂
