Catatan: Artikel ini adalah pembaruan tahun 2026 dari tulisan perjalanan sebelumnya. Informasi telah disesuaikan dengan kondisi terkini untuk membantu Teman-teman merencanakan liburan ke Bukittinggi.
Travel Blog Indonesia – Teman-teman apa kabar? Semoga selalu sehat dan siap untuk jalan-jalan lagi ya!
September lalu, saya berkesempatan pulang kampung lagi. Rasanya, rindu itu seperti magnet yang menarik-narik kaki ini untuk kembali menjejak tanah Minang. Misi utamanya tentu saja ziarah ke makam Ibu dan membawa Bapak jalan-jalan menghirup udara segar.
Pakem pulang kampung saya hampir tak pernah berubah, meski tahun sudah berganti ke 2026: Mendarat di Padang, menginap semalam, lalu pagi buta bergerak menuju Bukittinggi. Ritual wajib singgah di Air Terjun Lembah Anai masih dilakukan, dilanjutkan dengan menikmati Sate Mak Syukur di Padang Panjang yang legendaris itu. Menjelang pukul 12.00 siang, barulah roda kendaraan menyentuh aspal Kota Rang Agam.
Nah, kali ini saya ingin berbagi cerita dan update terbaru buat Teman-teman yang sedang mencari Hotel Bukittinggi dekat Jam Gadang.
Pulang Kampung ke Bukittinggi: Rindu yang Selalu Memanggil
Matahari 2026 menyambut dengan cerah, namun udara Bukittinggi tetap setia dengan kesejukannya. Inilah suasana yang selalu bikin kangen. Karena rumah Ibu sudah lama tidak ditempati, tujuan pertama kami sesampainya di kota ini adalah mencari penginapan. Syarat mutlaknya: harus hotel di Bukittinggi dekat Jam Gadang.
Sedikit kilas balik sejarah, Bukittinggi pernah menjadi ibu kota negara pada masa PDRI. Kota ini juga pernah menyandang gelar manis Parijs Van Sumatera. Hingga tahun 2026 ini, pesona alamnya yang berbukit, ngarai yang dalam, dan tentu saja Jam Gadang, masih menjadi magnet utama. Belum lagi kuliner Nasi Kapau yang otentik. Tak heran jika di era media sosial dan smart tourism sekarang, Bukittinggi makin viral dan ramai dikunjungi.
Mencari Hotel di Bukittinggi: Jangan Asal “Walk-in”
Dulu, mungkin kita bisa santai datang langsung (walk-in) ke hotel berharap ada kamar kosong. Tapi, saran saya untuk Teman-teman yang berkunjung di tahun 2026 ini: Jangan coba-coba walk-in tanpa persiapan, apalagi saat akhir pekan atau musim liburan!
Pengalaman saya dulu yang sempat berpikir “ah, pasti sepi” ternyata salah besar. Untungnya, teknologi sekarang makin canggih. Aplikasi booking hotel sudah jadi sahabat wajib.
Pilihan saya kali ini jatuh kembali pada salah satu favorit lama yang masih sangat relevan: Grand Rocky Hotel Bukittinggi. Lokasinya juara, ada di pusat kota dan cukup berjalan kaki santai kalau mau ke Jam Gadang.
Dari hotel ini, Teman-teman juga mudah menjangkau landmark terkenal lainnya seperti Panorama Ngarai Sianok, Lobang Jepang, atau Kebun Binatang Kinantan. Kalau malas jalan kaki, sekarang selain bendi, ojek online pun sudah sangat mudah didapat di setiap sudut kota.
Review Grand Rocky Hotel Bukittinggi (Edisi 2026)
Fasilitas dan View yang Memanjakan Mata
Grand Rocky Hotel Bukittinggi masih mempertahankan pesonanya sebagai hotel bintang 4 dengan sentuhan modern. Saat check-in, prosesnya terasa lebih cepat dan digital.
Kami memilih kamar tipe Deluxe. Ukurannya luas dan tidak mengecewakan. Lantainya dilapisi karpet tebal yang nyaman—sangat penting mengingat lantai di Bukittinggi bisa terasa sedingin es di pagi hari. Sentuhan interiornya memberikan rasa hangat yang kontras dengan udara luar.
Untuk fasilitas kamar mandi, standar air panasnya berfungsi sempurna (ini krusial di Bukittinggi!). Wi-Fi pun kini jauh lebih ngebut dibanding kunjungan saya beberapa tahun lalu, cocok buat Teman-teman yang harus update Instagram Story atau Work From Hotel.
Salah satu spot favorit saya adalah area kolam renang di lantai 2 yang bersebelahan dengan kafe. Di tahun 2026 ini, areanya makin instagramable. Kalau malam, kita bisa duduk santai menikmati live music, ngemil, sambil memandang pendar lampu kota Bukittinggi di bawah sana. Syahdu banget!
Sarapan: Obat Rindu Gulai Paku
Soal sarapan, Hotel di Bukittinggi dekat Jam Gadang ini menyediakan menu yang beragam. Mulai dari Western, Asian, hingga tentu saja menu tradisional Minang.
Jujur, mata saya langsung tertuju pada ketupat gulai paku. Sudah lama sekali rasanya tidak menyantap ini. Kuah santannya yang gurih pedas, dipadu dengan sayur pakis, lumayan mengobati rindu masakan nenek, meskipun tentu masakan rumah selalu punya tempat tersendiri di hati.
Nilai plus lainnya: hotel ini cukup ramah anak. Tidak seperti beberapa hotel “pelit” yang buru-buru menagih biaya tambahan (charge) sarapan untuk anak balita. Hal-hal kecil seperti inilah yang bikin tamu ingin kembali lagi.
Rekomendasi Hotel Lain di Bukittinggi (Update 2026)
Selain Grand Rocky, lanskap perhotelan di Bukittinggi tahun 2026 semakin meriah. Berikut beberapa opsi lain yang bisa Teman-teman pertimbangkan sesuai budget:
- Hotel Santika Bukittinggi: Pilihan yang relatif lebih baru dengan gaya modern minimalis dan pelayanan khas Santika yang ramah. Lokasinya juga strategis.
- Novotel Bukittinggi: Legenda yang tak tergantikan. Arsitekturnya yang memadukan gaya Minang dan Moorish tetap menjadi ikon. Cocok buat yang ingin nuansa klasik mewah.
- Monopoli Hotel: Buat Teman-teman yang mencari suasana boutique hotel yang chic dan kekinian, ini bisa jadi pilihan menarik.
- Hotel Budget & Homestay: Jika budget terbatas, area di sekitar Jl. Ahmad Yani dan Tembok kini menjamur dengan guesthouse yang bersih dan bisa dipesan lewat aplikasi.
Tips Wisata Bukittinggi 2026 untuk Teman-teman
Supaya liburan Teman-teman makin asyik, ada beberapa tips tambahan nih:
- Cashless Society: Sekarang, hampir semua tempat oleh-oleh bahkan penjual Nasi Kapau di Los Lambuang sudah menerima pembayaran QRIS. Tapi, tetap siapkan uang tunai receh untuk parkir atau beli kerupuk sanjai di pedagang keliling ya.
- Siapkan Baju Hangat: Jangan tertipu matahari yang terik. Angin Bukittinggi itu menusuk tulang. Jaket atau sweater tebal wajib masuk koper.
- Hindari Macet Pasar Atas: Kalau membawa mobil, saran saya parkirkan saja di hotel dan berjalan kakilah ke Pasar Atas atau Jam Gadang. Kemacetan di tahun 2026 masih menjadi tantangan tersendiri di pusat kota.
Semoga cerita dan rekomendasi penginapan serta hotel murah di Bukittinggi ini bisa membantu Teman-teman yang berencana piknik ke kota berhawa sejuk ini.
Selamat merencanakan liburan, Teman-teman! Sampai jumpa di Bukittinggi!
Pesan Hotel di Bukittinggi Dekat Jam Gadang Walk-in
Baca juga : Romansa Bukittinggi Kota Rang Agam
Kamar dan Fasilitas Grand Rocky Hotel Bukittinggi
- Baca juga : Rumah Gadang Bukittinggi
Menu Sarapan Bervariasi
Baca juga:




