eviindrawanto.com
eviindrawanto.com
Halo, Sobat JEI! Terima kasih sudah membaca. Saya Evi Indrawanto, seorang traveler yang mencintai budaya dan wirausaha di balik Arenga Indonesia. Saya menulis untuk berbagi energi positif, kisah perjalanan, dan pengalaman nyata membangun bisnis gula aren. Yuk, sapa saya di media sosial!
-
-
Kue Mangkok Palm Sugar – Sejatinya saya bukanlah penggemar kue mangkok. Bukan tidak suka pada kue yang merekah cantik, dimaniskan gula aren, dan berbalut daun pandan ini. Yang saya tidak…
-
Kumbang Permata atau terkenal dengan Jewel Beetle masuk dalam keluarga Buprestidae. Keluarga terbesar dalam kerajaan kumbang, berisi 15.000 spesies. Entah mengapa mereka juga disebut Kumbang Kayu yang Membosankan (wood-boring), padahal…
-
Sering makan rujak kan temans? Buah potong berbumbu gula aren ini disukai hampir semua orang. Terkadang identik dengan wanita yang sedang mengidam. Makanan ini lintas gender. Setidaknya suami saya pasti…
-
Pergelutan saya dengan gula aren adalah pergelutan nasib yang membelok sesuka hati. Bercita-cita jadi dokter atau wanita executive tapi akhirnya terdampar sebagai pengusaha gula aren. Ini adalah cerita kenangan tentang…
-
Kue Lapis Bermotif – Kreativitas gak ada matinya. Orang kreatif juga tak pernah habis. Saya yang menyukai kue lapis legit suatu hari surprise menemukan kue gurih dan lembut ini terhidang…
-
Anak singkong panggilan berkonotasi kesedihan. Setidak begitu lah pendapat saya kalau ingat cerita Nenek tentang singkong. Sebab tiap kali bersentuhan dengan ubi kayu nenek ini selalu mengulang cerita yang sama,…
-
Salah satu bahan herbal untuk kesehatan itu adalah berasal dari pohon Tongkat Ali (Eurycoma longifolia). Ia begitu terkenalnya sebagai herbal khusus bagi pria. Padahal sebenarnya juga bermanfaat bagi kesehatan wanita.…
-
Saya menemukan kue kembang goyang, terpajang di stand teman yang jualan oleh-oleh Betawi. Walau dikemas sebagai oleh-oleh Betawi, kembang goyang dikenal oleh banyak suku-suku bangsa di Indonesia. Terutama suku-suku yang…
-
Halo Sobat JEI. Sebenarnya saya punya target ambisius: melahap minimal empat buku sebulan. Namun, realitanya sering kali ibarat ingin memeluk gunung tapi tangan tak sampai. Akhirnya, setelah tiga tahun buku…
