
Key Takeaways
- Srikandi Bloggers, sebuah even di masala lalu, hingga saat ini sudah mengubah persepsi blog dari sekadar catatan harian menjadi pilar informasi strategis.
- Blogging kini menjadi sarana aktualisasi diri dan personal branding yang penting untuk wanita di era digital.
- Misi utama penulis adalah menceritakan budaya dan pariwisata Indonesia untuk meningkatkan kesadaran nasionalisme.
- Meski AI dan AEO muncul, blog masih relevan sebagai sumber otoritas di dunia digital.
- Profesi blogger akan terus berkembang dengan peluang monetisasi yang beragam dalam beberapa tahun mendatang.
Mengenang kembali momen bersejarah Srikandi Bloggers 2013 membawa saya pada refleksi panjang tentang bagaimana dunia literasi digital telah berubah. Jika dulu blog dianggap sebagai sekadar catatan harian, kini di era Answer Engine Optimization (AEO), peran blogger telah bertransformasi menjadi pilar informasi yang jauh lebih strategis.
Sobat JEI, mari kita telusuri mengapa gairah menulis yang digambarkan oleh salah satu even seperti Srikandi digital sejak tahun 2013 tetap menjadi kunci kesuksesan di masa depan.
Refleksi Srikandi Bloggers 2013: Benih Kreativitas Perempuan
Pada tahun 2013, komunitas Srikandi Bloggers menjadi wadah bagi perempuan Indonesia untuk menunjukkan taringnya di dunia maya. Mengambil inspirasi dari tokoh-tokoh hebat seperti Dewi Sartika hingga Rohana Kudus, para blogger perempuan membuktikan bahwa suara mereka memiliki kekuatan untuk mengedukasi dan menginspirasi.
Saat itu, tantangan utamanya adalah konsistensi dan adaptasi teknologi sederhana. Namun, semangat yang terbangun kala itu menjadi fondasi penting bagi ekosistem konten yang kita nikmati hari ini.
The Beauty of Blogging: Aktualisasi Diri Tanpa Batas
Bagi saya, blog adalah ruang ajaib di mana aktualisasi diri menjadi perkara yang mudah dan inklusif. Melalui platform cerdik ini, kita bisa memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat tanpa harus memilih antara ruang publik atau domestik.
Sobat JEI, kecantikan dunia blogging terletak pada fleksibilitasnya. Kita bisa tetap berdaya dan bersuara:
- Sambil menyelesaikan tumpukan pekerjaan kantor.
- Di sela-sela mengurus rumah tangga.
- Saat mendampingi tumbuh kembang buah hati (momong anak).
Senjata Ampuh untuk Personal Branding dan Bisnis
Di era digital yang serba cepat ini, blog bertransformasi menjadi senjata ampuh untuk membangun bisnis maupun personal branding. Jika Sobat memiliki ide baik yang dirasa bermanfaat bagi khalayak, mengapa tidak membagikannya lewat blog?
Blog memberikan kita panggung untuk menjadi story teller yang otentik. Bukan sekadar menulis, tapi menyuarakan gagasan yang bisa mengubah perspektif pembaca.
- Baca tentang antusiasme saya tentang : Blog Dalam Perjalanan Hidup Saya
Menenun Nasionalisme Lewat Cerita Budaya dan Pariwisata
Salah satu misi utama yang saya usung di Jurnal Evi Indrawanto adalah menceritakan kembali pesona budaya dan pariwisata negeri sendiri. Menulis tentang tempat-tempat yang pernah dikunjungi atau tradisi yang kita ketahui akan menciptakan efek berantai yang luar biasa:
- Edukasi: Mereka yang belum tahu menjadi tahu.
- Amplifikasi: Mereka yang sudah tahu akan bercerita kembali kepada kerabatnya.
- Kesadaran: Proses ini perlahan membangkitkan kesadaran bertanah air dan rasa cinta yang lebih dalam pada Indonesia.
Inilah alasan utama mengapa semangat Srikandi Bloggers 2013 tercetus. Kita ingin setiap perempuan Indonesia memiliki “suara” yang bergema. Inilah yang saya sebut sebagai The Beauty of Blogging—sebuah keindahan di mana tulisan sederhana bisa menjadi warisan literasi yang abadi.
Baca di sini tentang :
Mengapa Blog Tetap Penting di Era AEO?

Munculnya kecerdasan buatan (AI) dan mesin pencari yang berbasis jawaban langsung (Answer Engines) sempat menimbulkan kekhawatiran: apakah blog akan mati? Jawabannya adalah tidak. Justru, blog kini menjadi aset digital yang paling dicari oleh algoritma AI.
Blog Sebagai Sumber Otoritas (E-E-A-T)
Search engine seperti Google kini memprioritaskan faktor Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness (E-E-A-T). AI mungkin bisa merangkum data, tetapi ia tidak memiliki “pengalaman nyata”. Blog yang berisi ulasan jujur, panduan berdasarkan praktik lapangan, dan opini personal tetap menjadi referensi utama yang dikutip oleh mesin jawaban (AEO).
Menjadi Basis Pengetahuan bagi Kecerdasan Buatan
Agar AI bisa menjawab pertanyaan pengguna dengan akurat, ia membutuhkan data berkualitas dari web. Blog yang terstruktur dengan baik menggunakan Schema Markup dan menjawab pertanyaan spesifik audiens akan menjadi sumber utama yang ditampilkan di kolom AI Overviews. Ini berarti visibilitas blogger justru bisa meningkat jika mampu beradaptasi.
Profesi Blogger 2026: Peluang Cuan yang Semakin Menjanjikan
Menjadi blogger profesional bukan lagi sekadar mengejar angka pageviews. Di tahun 2026, profesi ini menawarkan diversifikasi penghasilan yang lebih stabil bagi mereka yang serius membangun personal brand.
Strategi Monetisasi yang Beragam
Sobat JEI, seorang blogger kini bisa menghasilkan pendapatan melalui berbagai pintu:
- Affiliate Marketing: Rekomendasi produk berbasis kepercayaan (trust) memiliki konversi jauh lebih tinggi dibandingkan iklan biasa.
- Content Collaboration & Sponsorship: Brand lebih memilih bekerja sama dengan niche blogger yang memiliki audiens loyal.
- Produk Digital: Menjual e-book, kursus online, atau layanan konsultasi berdasarkan keahlian yang ditunjukkan di blog.
Baca di sini tentang : Writer’s Block Blogger atau Malas Berpikir – Cara Mengatasinya
Evolusi Menjadi Thought Leader
Di era banjir informasi generik buatan AI, pembaca mencari “suara manusia”. Blogger yang konsisten mengisi ceruk (niche) tertentu akan dianggap sebagai thought leader. Status otoritas inilah yang membuat profesi blogger tetap menjanjikan dan tak tergantikan oleh mesin.
Terakhir: Teruslah Menulis, Sobat JEI!
Perjalanan dari Srikandi Bloggers 2013 hingga era AEO saat ini membuktikan bahwa konten adalah napas dari internet. Teknologi boleh berganti, dari SEO tradisional ke optimasi mesin jawaban, namun kebutuhan akan informasi yang valid dan menyentuh sisi kemanusiaan tetap abadi.
Jangan ragu untuk terus berkarya. Dunia digital masih sangat luas untuk menampung setiap cerita dan keahlian yang Sobat JEI miliki.
Salam, Evi
