
Key Takeaways
- Artikel ini membahas pengalaman menangkap gambar matahari terbit di berbagai destinasi eksotis.
- Keindahan sunrise di Pantai Pasir Putih Bohol, Filipina, menawarkan momen magis dan panduan perjalanan terbaru untuk 2026.
- Mount Popa Resort, Myanmar, memberikan nuansa mistis dengan pengalaman spiritual saat menikmati sunrise.
- Di Shwesandaw Pagoda, Bagan, pengunjung kini tidak bisa memanjat pagoda, namun ada alternatif spot untuk melihat sunrise.
- Setiap momen sunrise mengajarkan kesabaran dan harapan baru, menciptakan kenangan yang tak terlupakan.
Sobat JEI, apakah kamu termasuk tim “bangun pagi” demi mengejar matahari terbit atau tim “tarik selimut” karena udara dingin terlalu nyaman untuk ditinggalkan?
Matahari terbit (sunrise) adalah salah satu fenomena alam yang paling magis namun penuh tantangan untuk diabadikan. Berbeda dengan matahari terbenam (sunset) yang bisa dinikmati sambil bersantai dengan segelas jus, foto matahari terbit membutuhkan perjuangan ekstra. Kita harus melawan kantuk, menembus dingin, dan kadangโseperti pengalaman sayaโharus “berkelahi” dengan waktu agar tidak kedahuluan sang surya.
Namun, saat cahaya emas itu perlahan menyentuh kulit, semua lelah terbayar lunas. Kali ini, saya ingin mengajak Sobat JEI menilik kembali tiga momen matahari terbit di destinasi wisata eksotis yang pernah saya abadikan: di pantai pasir putih Filipina yang menawan dan di antara kemegahan pagoda Myanmar yang kini menyimpan rindu.
Simak panduan terbaru, estimasi biaya, dan kondisi terkini di tahun 2026 ini untuk referensi perjalananmu nanti.
Baca juga tentang Sunrise Pantai Putih Bohol
1. Magisnya Sunrise di Pantai Pasir Putih Bohol, Filipina

Pagi buta saya sudah menapakkan kaki di Pantai Pasir Putih Bohol (area Panglao). Niat awalnya hanya ingin menyeberang ke Pulau Balicasag untuk snorkeling, tapi alam memberikan bonus tak terduga: sunrise yang luar biasa cantik.
Saat matahari merambat naik, langit berubah menjadi kanvas raksasa. Semburat jingga yang memantul di air laut membuat siapa pun yang memegang kameraโtermasuk sayaโmendadak ingin jadi penyair. Saya teringat Jalaluddin Rumi, sang penyair sufi, yang melukiskan matahari terbit sebagai titik pertemuan makhluk dengan Tuhannya:
“In the early morning hour, just before dawn, lover and beloved wake and take a drink of water.”
Panduan Perjalanan ke Bohol (Update 2026)
Bagi Sobat JEI yang ingin merasakan pengalaman serupa di tahun 2026, berikut info terbarunya:
- Lokasi: Titik keberangkatan biasanya dari Alona Beach di Panglao, Bohol. Namun, untuk sunrise yang lebih tenang, cobalah geser ke area Danao Beach atau Doljo Beach yang lebih sepi dari kerumunan turis.
- Cara Menuju ke Sana:
- Terbang dari Manila ke Bohol-Panglao International Airport (TAG). Penerbangan memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit.
- Dari bandara, naik taksi atau tricycle ke area Alona Beach (sekitar 15-20 menit).
- Aktivitas Utama: Setelah menikmati sunrise, lanjutkan dengan island hopping ke Balicasag Island untuk melihat lumba-lumba dan penyu.
- Estimasi Biaya 2026:
- Sewa Perahu (Island Hopping): Kisaran 3.000 – 4.500 PHP (sekitar Rp 800.000 – Rp 1.200.000) per perahu untuk grup kecil (2-4 orang).
- Biaya Lingkungan (Environmental Fee): Sekitar 300 PHP per orang untuk masuk area konservasi Balicasag.
- Tips: Pesan perahu sehari sebelumnya dan minta berangkat pukul 05:30 pagi agar dapat momen sunrise di tengah laut sebelum melihat lumba-lumba.
Baca juga Main ke Ladang Bunga Matahari Lopburi
2. Nuansa Mistis di Mount Popa Resort, Myanmar

Bergeser ke Myanmar, kenangan saya melayang pada gambar matahari terbit di Mount Popa Resort. Destinasi ini mengingatkan saya pada kisah Ibnu Battuta, muslim traveler legendaris abad ke-14. Saat berziarah ke Adamโs Peak di Sri Lanka, ia menggambarkan matahari terbit dengan begitu syahdu, seolah Tuhan menyalakan cahaya demi menghapus air mata para peziarah.
Rasa syahdu itu pula yang saya rasakan di sini. Mount Popa adalah gunung berapi mati yang di puncaknya bertengger biara emas, Taung Kalat. Melihat matahari muncul dari balik kabut pegunungan, menyinari biara di atas awan, adalah pengalaman spiritual yang sulit dicari tandingannya.
Baca juga:
Info Penting: Situasi Keamanan Myanmar 2026
Sobat JEI, harap perhatikan ini dengan serius. Meskipun keindahannya abadi, situasi politik di Myanmar saat ini (2025-2026) masih sangat berisiko tinggi akibat konflik internal. Banyak negara, termasuk Indonesia, mengeluarkan travel advisory (imbauan perjalanan) untuk menghindari perjalanan non-esensial ke sana.
- Status Terkini: Akses menuju Bagan dan Mount Popa sering kali mengalami pembatasan militer.
- Saran Saya: Masukkan destinasi ini ke dalam bucket list masa depan. Simpan dulu impian ini hingga situasi benar-benar kondusif dan aman untuk turis. Keindahan Mount Popa akan tetap menunggu kita di sana.
Baca juga Dua Spot Hunting Foto Eksotis di Cirebon
3. Romantisme Pagi di Shwesandaw Pagoda, Bagan

Dari timur kita bergerak ke barat, membayangkan William Shakespeare menulis naskah Titus Andronicus di bawah cahaya lilin. Mungkin ia terinspirasi pagi yang dramatis seperti di Shwesandaw Pagoda, salah satu spot paling ikonik di Bagan, Myanmar.
“As when the golden sun salutes the morning, And, having gilt the ocean with his beams…”
Dulu, tantangan memotret di sini adalah sikut-sikutan dengan ratusan turis lain di tangga pagoda yang curam demi mendapatkan angle terbaik. Balon-balon udara yang melayang di atas ribuan candi kuno saat fajar adalah pemandangan kelas dunia.
Update Aturan Wisata Bagan
Jika Sobat JEI mencari info tentang cara naik Shwesandaw Pagoda di tahun 2026, jawabannya adalah: Sudah Tidak Bisa.
Demi alasan konservasi bangunan tua dan keselamatan pengunjung (terutama setelah gempa bumi), pemerintah setempat telah melarang wisatawan memanjat candi/pagoda di Bagan, termasuk Shwesandaw.
Alternatif Spot Sunrise Terbaik di Bagan (Tanpa Memanjat):
- Bagan Viewing Tower: Menara pandang resmi yang aman dan tinggi, meski berbayar (sekitar $5 USD).
- Gundukan Tanah Buatan (Viewing Mounds): Pemerintah membuat gundukan tanah di sekitar Sulamani Temple atau Nyaung Lat Phet yang menawarkan view sejajar mata dengan candi-candi, sangat aman dan legal.
- Tepi Danau dekat Shwesandaw: Kadang angle terbaik justru dari bawah, memanfaatkan refleksi air saat matahari terbit.
Matahari Terbit Tak Pernah Ingkar Janji Foto sunrise memang selalu memesona, tapi proses di baliknya mengajarkan kita tentang kesabaran. Entah itu di pantai Bohol yang ceria atau di keheningan mistis Bagan yang kini sedang “beristirahat”, setiap pagi membawa harapan baru.
Bagaimana dengan Sobat JEI? Punya destinasi wisata eksotis impian untuk berburu sunrise tahun ini? Ceritakan di kolom komentar, ya!
Salam, Evi
