
Halo Sobat JEI! Ada kalanya kita penat dengan rutinitas dan ingin melarikan diri ke tempat-tempat indah untuk healing. Tapi untuk pergi ke tempat-tempat jauh, karena berbagai kendala, juga tidak mungkin. Nah itu lah salah satu alasan saya dan keluarga ketika memilih Edensor Hills Villa dan Resort yang dari bentuk tempatnya rasa Eropa di Sentul.
Sentul memang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya. Udara segar pegunungan adalah salah satu pendorongnya. Selain, seperti kebanyakan penduduk Jabodetabek yang enggan menyetir terlalu jauh dari rumah tapi ingin lebih dekat dengan alam, salah satunya, akan memilih tempat ini. Rasa jenuh itu pula lah akhirnya yang membawa arah kemudi keluarga saya dalam menyusuri kawasan Sentul. Dan tempat pelarian yang indah di perbukitan Bojong Koneng, bernama Edensor Hills Villa dan Resort itu adalah hasil rekomendasi teman saya. Baca tulisan Mbak Rien di sini.
Asalnya Sebuah Desa Indah di Inggris
Ohya teman-teman, sebagai informasi tambahan, Edensor (dibaca En-zor) yang asli adalah sebuah desa mungil cantik di Derbyshire, Inggris. Sejarahnya cukup unik. Pada tahun 1830-an, desa ini sengaja dipindahkan lokasinya oleh Duke of Devonshire ke-6, murni karena letak aslinya dianggap menghalangi pemandangan dari kediaman megahnya! Menariknya lagi, alih-alih membangun ulang dengan bentuk yang seragam, rumah-rumah di sana dibangun dengan perpaduan berbagai desain arsitektur—mulai dari gaya Tudor, Norman, hingga Swiss cottage. Hasilnya, Edensor bertransformasi menjadi desa estetik yang tampak seperti keluar dari buku cerita bergambar, pesona klasik yang persis coba dihadirkan oleh resort di Sentul in
Karena saya belum pernah melihat Edensor asli, menikmati Edensor Hills Villa dan Resort rasa Eropa di Sentul saja dulu. Semoga suatu saat bisa ke Inggris. Amin. Dan kesan pertama yang akan Sobat JEI dapatkan saat pertama masuk kawasan, resort ini dirancang sedemikian rupa untuk membawa nuansa pedesaan Eropa tersebut ke bumi Pasundan.
Rute dan Drama Kecil Menuju Ketenangan
Lalu, bagaimana cara menuju ke sana? Aksesnya sebenarnya cukup mudah. Dari Tol Jagorawi, Sobat JEI tinggal keluar di gerbang Tol Sentul Selatan atau Sentul City. Setelah itu, arahkan kendaraan menuju Babakan Madang, melewati area wisata JungleLand. Dari titik ini, ikuti terus papan penunjuk arah menuju Desa Bojong Koneng. Paling mudah ikuti Google Maps saja. Lokasinya sudah tepat.
Hanya perjalanan menuju ke sana ada sedikit tantangan. Maklum tempatnya ke atas bukit, jalan agak sempit dan berkelok-kelok. Tapi untuk sebuah tempat peristirahatan bernuansa ketengan, perjalanan di sentul ini akan jadi sebuah petualangan kecil tersendiri. Karena berada di kawasan Bojong Koneng berarti kita harus siap menghadapi kontur jalan yang menanjak dan cukup berliku. Untungnya udaranya perlahan berubah menjadi lebih sejuk seiring dengan menanjaknya rute yang kita lewati.
Satu tips penting: pastikan kondisi kendaraan Sobat JEI prima ya. Emang sih jalannya memang sudah beraspal dan dicor, namun beberapa tanjakannya lumayan curam sehingga butuh kehati-hatian ekstra. Apa lagi jika berselisih dengan kendaraan lain berlawanan arah, harus ada yang sabar menunggu giliran lewat.
Namun, rasa deg-degan di jalan seketika terbayar lunas begitu gapura bata merah khas Edensor menyambut Sobat JEI di ujung jalan.
Terhanyut Arsitektur Eropa & Berburu Spot Foto

Melangkah masuk ke area resort, rasanya seperti berpindah dimensi. Sebelum mulai beraksi dengan foto-foto saya mampir dulu ke bagian resepsi. Karena kami beli voucher di OTA, mbak resepsionis sangat cekatan, ritual ini gak terlalu lama. Nah setelah memasukan barang ke dalam kamar (kami memilih tipe bungalow), mulai lah kami berkeliling.
Memang menarik tempat ini. Selain tamannya yang hijau, bangunan-bangunan berdinding batu alam, jendela-jendela besar bergaya klasik, serta tanaman rambat yang menghiasi sudut-sudut dinding benar-benar menyuguhkan estetika pedesaan yang autentik. Udara juga sejuk, tak salah pilih lah healing akhir pekan di sini.
Bagi Sobat JEI yang hobi berfoto, siapkan ruang penyimpanan ponsel atau kamera yang cukup, karena banyak sekali spot foto yang wajib diabadikan:
- Gapura Bata Merah: Spot ikonik saat pertama kali tiba yang langsung memberikan vibe sedang berada di luar negeri.
- Bangunan Utama: Berfoto dengan latar belakang bangunan khas Eropa dengan atap runcing dan dinding batu alam dan jendela melengkung klasik. Saat itu bunga bougenville merah jambu yang merambat di ditembok sungguh bikin tempat itu sangat artistik
- Area Kolam Renang: Sangat Instagramable! Jepretlah foto dari sudut yang bisa menangkap pantulan air kolam berpadu dengan latar belakang perbukitan hijau di kejauhan.
- Deck Outdoor Restoran: Duduk bersantai dengan latar belakang lepas ke arah hamparan hijau Gunung Salak dan Gunung Pancar. Waktu terbaik tentu saja saat golden hour sore hari atau pagi hari saat matahari baru mengintip.
Baca di sini tentang : Cara Menikmati Danau Sentani: 5 Pengalaman Seru dari Susur Danau hingga Napak Tilas PD II
Pilihan Kamar yang Dari Bungalow Romantis hingga Mansion Keluarga

Kesan hangat langsung terasa begitu membuka pintu kamar. Interiornya didominasi oleh elemen kayu dan warna-warna bumi yang menenangkan. Edensor Hills menawarkan dua tipe penginapan utama yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Sobat JEI:
- Tipe Bungalow: Sangat cocok untuk pasangan atau keluarga kecil. Kamarnya cukup luas (sekitar 35 meter persegi), bersih, ranjangnya empuk, dan memiliki balkon pribadi yang mengarah langsung ke pemandangan alam. Dari depan kamar yang kami pilih, pagi-pagi kita bisa melihat sunrise. Harga sewanya berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 jutaan per malam.
- Tipe Mansion: Jika Sobat JEI datang berombongan, tipe ini adalah pilihan sempurna. Bangunannya berdesain layaknya kastil dua lantai yang berisi 7 kamar tidur dengan kapasitas hingga 14 orang. Harga sewa tipe Mansion ini dibanderol di kisaran Rp 12 juta per malam. Menikmati udara segar di balkon mansion sambil mendengarkan suara serangga malam benar-benar menjadi kemewahan tersendiri.
(Catatan: Harga bisa berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan mengecek aplikasi pemesanan hotel (OTA) untuk mendapatkan promo terbaik).
Camilan Sore Berselimut Pemandangan Memukau

Karena saat kedatangan waktu sudah menunjukkan lewat jam makan siang, perut kami rasanya tanggung untuk diisi makanan berat. Jadi, kami memutuskan untuk bersantai di Edensor Cafe & Resto yang letaknya berada di tepian tebing.
Kami menjatuhkan pilihan pada camilan manis dan gurih berupa seporsi pisang goreng keju. Sebagai pendamping, secangkir kopi hangat dan segelas minuman segar menjadi pilihan yang sempurna untuk menyelaraskan diri dengan sejuknya udara Sentul. Menyesap kopi, mengunyah pisang goreng yang renyah di luar namun lembut di dalam, sambil mata dimanjakan oleh lukisan alam Gunung Salak dan Gunung Pancar… sungguh sebuah sore yang tidak terlupakan.
Hangatnya Makan Malam: Paduan Menu Western dan Cita Rasa Sunda
Menjelang malam, udara perbukitan Sentul perlahan berubah menjadi jauh lebih dingin. Daripada repot keluar area penginapan, kami kembali menempati meja di restoran. Suasana malam di Edensor Cafe & Resto terasa semakin romantis dengan temaram lampu gantung bergaya klasik yang berpadu dengan sejuknya angin malam.
Untuk urusan perut, pilihan menunya ternyata sangat memanjakan lidah. Sobat JEI bisa memesan berbagai pilihan hidangan Western seperti pasta atau aneka panggangan daging jika ingin melengkapi nuansa liburan ala Eropa ini secara paripurna.
Namun, karena kami rindu dengan masakan lokal yang hangat, kami memilih mengeksplorasi deretan menu Nusantara mereka. Bintang utamanya malam itu tentu saja hidangan khas Sunda. Nasi hangat yang mengepul, ayam goreng yang kaya rempah, sop buntut, urap, lengkap dengan sambal terasinya. Menyantap hidangan otentik Sunda di dalam bangunan bergaya pedesaan Inggris ternyata memberikan sensasi fusion yang sangat berkesan!
Baca juga:
Eksplorasi di Sekitar Resort
Jika sekadar bersantai di resort terasa kurang menantang, lokasi Edensor Hills ini sangat strategis untuk menjelajah lebih jauh. Hanya berjarak beberapa menit berkendara, Sobat JEI bisa mengunjungi Curug Bidadari untuk bermain air terjun, atau mampir ke beberapa tempat hits lain yang bertebaran di sepanjang jalan Bojong Koneng.
Secara keseluruhan, Edensor Hills Resort menawarkan kombinasi yang pas antara alam yang indah, arsitektur yang estetik untuk foto-foto, dan sajian kuliner yang lezat. Tempat ini sangat cocok untuk menyegarkan pikiran di akhir pekan.
Jadi, kapan Sobat JEI mau menjadwalkan liburan singkat ke sini?
eviindrawanto.com
