
Key Takeaways
- Wisata Kerbau Rawa Danau Panggang di Kalimantan Selatan menyuguhkan pemandangan kerbau yang berenang di rawa.
- Kerbau rawa memiliki kemampuan luar biasa dalam berenang dan berkumpul di Kalang Hadangan.
- Dari Banjarmasin, perjalanan ke Danau Panggang memakan waktu 4-5 jam, lalu dilanjutkan dengan transportasi air.
- Idealnya, kunjungi di pagi atau sore hari untuk pengalaman terbaik saat kerbau dilepas atau digiring pulang.
- Bawa perlengkapan seperti topi dan lensa tele untuk menikmati pengalaman wisata yang nyaman dan menarik.
Teman-teman, pernahkah membayangkan melihat kawanan kerbau yang tidak merumput di padang hijau, melainkan berenang lincah bak atlet renang di hamparan rawa luas? Pemandangan surealis ini bukan di Afrika, melainkan ada di Kalimantan Selatan, tepatnya di Wisata Kerbau Rawa Danau Panggang.
Bagi saya, perjalanan ini selalu menyisakan kekaguman. Bagaimana tidak, puluhan bahkan ratusan kerbau menghabiskan sebagian besar hidupnya berendam di air. Fenomena unik ini telah menarik perhatian banyak pelancong domestik hingga mancanegara. Jika Teman-teman berencana menyaksikan langsung keajaiban kearifan lokal ini, berikut adalah panduan lengkap dan terbaru yang sudah saya rangkum.
Keunikan Wisata Kerbau Rawa Danau Panggang
Daya tarik utama destinasi ini tentu saja adalah kerbau rawa (Bubalus bubalis) itu sendiri. Berbeda dengan kerbau darat, kerbau di sini memiliki kemampuan berenang yang luar biasa. Penduduk setempat menyebut kandang mereka yang terapung di atas air sebagai Kalang Hadangan.
Saat saya pertama kali berkunjung, rasanya seperti melihat dunia lain. Bayangkan, kandang-kandang kayu ulin berdiri kokoh di tengah rawa gambut. Pagi hari adalah momen magis saat pagar kandang dibuka. Kerbau-kerbau ini akan terjun ke air—byur!—dan berenang beriringan menuju padang rumput apung untuk mencari makan. Tanduk mereka yang panjang dan kokoh menyembul di permukaan air, menciptakan siluet yang sangat fotogenik, apalagi jika berlatar matahari terbit.
Fakta Menarik Kerbau Rawa
- Perenang Ulung: Mereka bisa berenang belasan kilometer mencari makan.
- Tanda Kepemilikan: Perhatikan telinga mereka. Ada irisan khusus di telinga sebagai tanda kepemilikan agar tidak tertukar, mengingat satu kandang bisa diisi ternak milik beberapa orang.
- Bayi Kerbau yang Lucu: Anak-anak kerbau (pedet) biasanya ditempatkan di kandang terpisah atau sisi yang lebih dangkal. Saat mereka makan, mereka terlihat sangat lucu, berebut rumput hingga saling tindih. Sekilas malah mirip tikus raksasa yang menggemaskan!
Lokasi dan Cara Menuju Danau Panggang
Wisata Kerbau Rawa Danau Panggang terletak di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.
Untuk menuju ke sini, Teman-teman harus siap menempuh perjalanan darat dan sungai yang cukup panjang, namun pemandangannya sepadan.
Rute dari Banjarmasin
- Banjarmasin ke Amuntai: Perjalanan dimulai dari Banjarmasin menuju Kota Amuntai (Ibukota HSU). Waktu tempuh sekitar 4-5 jam (±180 km) melewati jalan aspal yang mulus melintasi Banjarbaru, Rantau, dan Kandangan.
- Amuntai ke Danau Panggang: Dari Amuntai, lanjutkan perjalanan darat sekitar 45 menit hingga 1 jam menuju Pasar Danau Panggang. Di sini, Teman-teman harus memarkir kendaraan dan beralih ke transportasi air.
Tips: Jika ingin lebih santai, Teman-teman bisa menginap di Tanjung (Tabalong) atau Amuntai sehari sebelumnya, seperti pengalaman saya yang berangkat subuh dari Hotel Aston Tabalong.
Baca Juga:
Harga Sewa Perahu dan Biaya Lainnya
Sesampainya di dermaga Pasar Danau Panggang, Teman-teman harus menyewa perahu untuk menuju lokasi Kalang Hadangan. Tidak ada tiket masuk resmi ke area rawa, biaya utamanya adalah transportasi air.
- Sewa Perahu (Kelotok/Jukung): Harga sewa perahu bervariasi tergantung ukuran perahu dan kemampuan negosiasi.
- Kisaran harga: Rp300.000 – Rp500.000 per perahu (pulang-pergi).
- Satu perahu bisa memuat 3-5 orang. Sangat disarankan datang rombongan agar bisa patungan (sharing cost).
- Waktu Tempuh Perahu: Dari dermaga pasar menuju titik kumpul kerbau memakan waktu sekitar 30-40 menit menyusuri sungai yang dipenuhi eceng gondok dan rumah lanting (rumah terapung) warga.
Catatan: Harga bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat musim liburan atau jika harga BBM naik. Pastikan menyepakati harga dengan motoris perahu sebelum berangkat.
Waktu Terbaik Berkunjung
Ini poin paling krusial! Jangan datang di siang bolong karena kerbau-kerbau tersebut biasanya tersebar jauh mencari makan dan cuaca rawa sangat terik.
Ada dua “Golden Time” untuk mendapatkan pengalaman (dan foto) terbaik:
- Pagi Hari (06.00 – 07.30 WITA): Ini waktu favorit saya. Teman-teman bisa melihat momen kerbau dilepas dari kandang (released). Cahaya matahari pagi yang lembut menembus kabut rawa menciptakan suasana dramatis.
- Sore Hari (17.00 – 18.00 WITA): Momen saat kerbau digiring pulang kembali ke kandang (herding). Pemandangan ratusan kerbau berenang berlatar langit senja (sunset) adalah juara fotografi di sini.
Tips Penting untuk Wisatawan
Agar perjalanan Teman-teman di Wisata Kerbau Rawa Danau Panggang lebih nyaman, perhatikan hal berikut:
- Bawa Topi dan Kacamata: Matahari di tengah rawa sangat menyengat, tidak ada pohon peneduh di atas perahu.
- Lensa Tele: Bagi pecinta fotografi, bawa lensa telephoto (zoom). Kita memotret dari atas perahu yang bergoyang, dan kadang kerbau berada agak jauh.
- Hormati Kearifan Lokal: Sapa para penggembala yang lewat. Mereka sangat ramah dan seringkali bersedia mengarahkan kerbau agar lebih dekat ke perahu kita untuk difoto.
- Cek Cuaca: Hindari datang saat hujan deras karena air sungai bisa pasang tinggi dan membahayakan perjalanan perahu kecil.
Melihat kerbau rawa di habitat aslinya adalah pengingat betapa kayanya adaptasi makhluk hidup di Indonesia. Dari Danau Panggang, kita belajar bahwa keterbatasan lahan daratan bukan penghalang, melainkan pemicu cara hidup yang unik dan lestari.
Selamat merencanakan perjalanan ke Hulu Sungai Utara, Teman-teman!
Salam, Evi
Baca juga : Kampung Rawa Ambarawa, Menikmati Menu Makanan Kampung
Baca juga : Rumah Gadang Bukittinggi
Baca juga : Masjid Jami Air Tiris Kampar Riau
Nonton Video Kerbau Rawa Panggang di sini
Lucunya Bayi-Bayi Kerbau Rawa Danau Panggang Merumput
Baca juga : Rumput Gelagah dan Sapu Gelagah






