Key Takeaways
- Huanglong National Park di Sichuan, China, memiliki kolam travertin yang berkilauan seperti sisik naga.
- Legenda lokal mengisahkan bahwa Huanglong berasal dari tubuh naga kuning yang membantu menjinakkan banjir.
- Jalur trekking di Huanglong ramah turis dengan platform kayu, meskipun berada di ketinggian 3.500 mdpl.
- Akses ke Huanglong lebih mudah sekarang dengan kereta cepat dari Chengdu, mengurangi waktu perjalanan hingga 2 jam.
- Waktu terbaik berkunjung adalah musim gugur untuk melihat keindahan pepohonan yang berwarna-warni, sementara musim panas juga menawarkan pemandangan bunga liar.
Teman-teman, pernahkah membayangkan berjalan di punggung seekor naga emas raksasa yang sedang tertidur pulas di antara puncak-puncak gunung bersalju?
Bukan naga dalam dongeng fiksi, melainkan sebuah mahakarya alam di Provinsi Sichuan, China. Tempat itu bernama Huanglong National Park. Dari ketinggian, hamparan kolam travertin berwarna kuning keemasan yang meliuk di lembah ini benar-benar tampak seperti “Sisik Naga Mas” yang berkilauan ditimpa matahari.
Puncak pegunungan yang sering tertutup salju dan lembah bergletser adalah pesona yang sanggup membasuh jiwa. Piknik ke Cagar Alam Nasional Huanglong ini rasanya seperti sedang berdiri di atap dunia. Mari saya ajak kalian menelusuri keajaiban wisata China yang satu ini.
Pesona Huanglong: Pertemuan Legenda dan Geologi
Bagi masyarakat lokal, Huanglong (yang secara harfiah berarti “Naga Kuning”) bukan sekadar tempat wisata. Ada legenda kuno yang menyelimutinya. Konon, seekor naga kuning pernah membantu Yu the Great (tokoh mitologi Tiongkok) menjinakkan banjir bandang dengan menggali saluran air menggunakan tubuhnya. Setelah tugasnya selesai, sang naga kelelahan dan tertidur di Pegunungan Minshan, lalu tubuhnya berubah menjadi kolam lima warna yang kita lihat hari ini.
Secara ilmiah, “sisik naga” ini adalah formasi batu kapur (travertin) spektakuler yang terbentuk dari endapan kalsium karbonat selama ribuan tahun. Evolusi geologi ini menciptakan ribuan kolam berteras dengan air sebening kristal yang memantulkan warna biru, hijau, kuning, hingga oranye. Tak heran jika UNESCO menetapkan tempat ini sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1992.
Menyusuri Keindahan Kolam Lima Warna
Saat saya berkunjung di bulan Juli, aura musim panas menyeruak, namun udara di ketinggian 3.000+ mdpl tetap terasa dingin menggigit. Bunga-bunga kecil warna kuning, oranye, dan pink bermunculan dari balik rumput, menyapa ramah di sepanjang jalur trekking.
Jalur di tempat wisata Sichuan ini sangat ramah turis. Kita tidak perlu trekking liar menembus hutan, melainkan berjalan di atas platform kayu yang tersusun rapi sepanjang kurang lebih 3,6 km.
Tantangan di Ketinggian
Namun, jangan salah sangka. Meski jalannya rapi, Huanglong berada di ketinggian rata-rata 3.500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berjalan di sini benar-benar menguji stamina. Napas bisa terasa “Senin-Kamis” alias ngos-ngosan karena kadar oksigen yang tipis.
Banyak wisatawan lokal yang membawa tabung oksigen portabel. Untungnya, karena saya sebelumnya sudah beraklimatisasi di Jiuzhaigou selama dua hari, tubuh saya sudah mulai terbiasa. Pemandangan Gunung Xuebao (puncak tertinggi Minshan setinggi 5.588 mdpl) yang berdiri gagah di kejauhan menjadi penyemangat langkah kaki yang mulai berat.
Puncaknya adalah saat mata memandang Five Color Pond (Kolam Lima Warna) di bagian paling atas. Airnya berwarna hijau toska yang kontras dengan dinding kolam berwarna emas. Benar-benar seperti sisik naga! Di dekatnya, berdiri Huanglong Temple, kuil kuno yang menambah nuansa magis tempat ini.
Cara Menuju Huanglong (Update Terbaru 2025/2026)
Dulu, perjalanan ke sini adalah perjuangan panjang dengan bus yang meliuk-liuk di tepi jurang selama berjam-jam. Namun, kabar gembira untuk Teman-teman yang merencanakan liburan ke sini: Aksesnya sekarang jauh lebih mudah!
1. Menggunakan Kereta Cepat (High-Speed Train)
Ini adalah game changer. Sejak jalur kereta baru dibuka, kalian bisa naik kereta cepat dari Chengdu East Station menuju Huanglongjiuzhai Station.
- Waktu tempuh: Hanya sekitar 1,5 hingga 2 jam (bandingkan dengan bus lama yang butuh 7-8 jam!).
- Lanjutan: Dari stasiun Huanglongjiuzhai, tersedia shuttle bus langsung menuju pintu gerbang Huanglong National Park dengan waktu tempuh sekitar 30-40 menit.
2. Rute Klasik dari Jiuzhaigou
Jika kalian menginap di Jiuzhaigou (seperti saya yang menginap di Holiday Inn Jiuzhai Jarpo), jaraknya sekitar 134 km atau 2-3 jam perjalanan bus. Jalannya memang “ngeri-ngeri sedap”, penuh tikungan menyisir ketiak gunung. Tapi pemandangannya? Juara! Kalian bisa melihat gerombolan Yak (sapi berbulu panjang khas Tibet) yang sedang merumput santai.
Harga Tiket Masuk Huanglong
Pastikan menyiapkan anggaran berikut (harga estimasi, bisa berubah sewaktu-waktu):
- Tiket Masuk (High Season – April s.d. November): Sekitar 170 RMB.
- Tiket Masuk (Low Season – November s.d. Maret): Sekitar 60 RMB.
- Cable Car (Kereta Gantung): 80 RMB (naik) dan 40 RMB (turun).
Saran Pro: Sangat disarankan untuk membeli tiket cable car untuk NAIK ke atas, lalu berjalan kaki TURUN menyusuri kolam-kolam indah sampai ke pintu keluar. Ini jauh lebih hemat tenaga daripada harus mendaki dari bawah.
Tips Penting Berwisata ke Huanglong
Agar liburan Teman-teman lancar, catat tips berikut ini:
- Waspada Altitude Sickness (AMS): Jangan melompat-lompat atau berjalan terlalu cepat. Minumlah air perlahan. Jika merasa pusing, segera istirahat di pos oksigen yang tersedia di sepanjang jalur.
- Waktu Terbaik Berkunjung: Musim gugur (Oktober) adalah primadona karena pepohonan berubah warna menjadi merah dan emas, menciptakan kontras gila dengan air biru. Namun, musim panas (Juni-Juli) juga cantik dengan bunga-bunga liar yang bermekaran.
- Pakaian: Cuaca di gunung sangat cepat berubah. Meski musim panas, bawa jaket tebal atau windbreaker. Hujan atau salju bisa turun tiba-tiba.
- Toilet: Toilet di dalam area wisata cukup bersih dan tersedia di beberapa titik pemberhentian.
Huanglong adalah bukti bahwa alam mampu melukis dengan cara yang tak terduga. Sebuah naga emas yang tertidur tenang, menjaga keagungan Pegunungan Minshan.
Selamat merencanakan perjalanan, Teman-teman!
Baca juga : Yangshuo Shangri-La Park, Guilin China
Dari Jiuzhaigou Menuju Huanglong
Baca juga : Taman Nasional Jiuzhaigou, Sejumput Surga di Bumi
Baca juga : Puncak Mas Lampung – Bisa Narsis di Ketinggian
Baca juga : Wisata Chengdu dan Surga di Sekitarnya
Baca juga : Video Sunrise di Puncak Sarangkot Pokhara
Salam, Evi
Baca juga:













