
Key Takeaways
- Danau Sipin Jambi adalah oase tengah kota yang menawarkan pengalaman wisata alam menarik dan kaya sejarah.
- Tempat ini dikenal dengan nama Solok Sipin, terbentuk dari aliran Sungai Batanghari, dan dikelilingi berbagai aktivitas lokal.
- Aktivitas menarik di sini termasuk berburu sunset, menyusuri danau dengan perahu ketek, dan wisata kuliner di atas air.
- Pengunjung dapat mencapai Danau Sipin dengan mudah menggunakan transportasi online dan menikmati tiket masuk gratis.
- Pastikan untuk datang sekitar pukul 16.30 WIB dan dukung ekonomi lokal dengan membeli produk dari pedagang setempat.
Danau Sipin Jambi bukan sekadar genangan air di tengah kota. Bagi saya, tempat ini adalah oase yang menyegarkan di tengah keriuhan ibukota Provinsi Jambi. Jika Teman-teman sedang mencari wisata alam Jambi yang murah, mudah dijangkau, dan punya nilai sejarah unik, tempat ini adalah jawabannya. Pernahkah Teman-teman membayangkan duduk santai di atas perahu, ditemani semilir angin dan pemandangan keramba ikan tradisional, tepat di belakang kantor gubernur?
Mari kita bedah lebih dalam tentang pesona Solok Sipin ini, mulai dari legenda Cik Upik hingga panduan harga tiket masuk Danau Sipin terbaru tahun ini.
Pesona Danau Sipin: Wisata Alam di Jantung Kota Jambi
Masyarakat lokal sering menyebutnya Solok Sipin. Dalam bahasa setempat, “Solok” berarti danau. Uniknya, danau alami ini terbentuk dari aliran Sungai Batanghari yang melengkung dan terputus, membentuk tapal kuda (oxbow lake).
Dulu, saat saya pertama kali meriset tempat ini lewat Google Maps sebelum berangkat ke Jambi, danau ini tampak hanya sebagai area serapan air. Namun, realitanya jauh lebih hidup. Danau Sipin Jambi kini telah bersolek menjadi destinasi wisata andalan.
Pemerintah setempat telah membangun jogging track yang rapi, taman-taman cantik, dan area duduk yang nyaman. Meski begitu, esensi lokalnya tidak hilang. Teman-teman masih bisa melihat aktivitas nelayan Jambi yang sedang memeriksa keramba atau menjala ikan di pagi hari. Perpaduan antara modernitas taman kota dan kearifan lokal inilah yang membuat wisata Danau Sipin begitu “ngangenin”.
Jejak Legenda Cik Upik dan Kapal Terbalik
Setiap tempat eksotis di Indonesia pasti punya cerita. Jika Rawa Pening punya Baru Klinting, maka sejarah Danau Sipin lekat dengan legenda Cik Upik.
Konon, Cik Upik adalah perempuan cantik dari Sumatera Barat yang berlayar lewat Sungai Batanghari. Tragisnya, kapal besar yang ia tumpangi terbalik di area ini. Masyarakat percaya bahwa bangkai kapal tersebut kini menjelma menjadi pulau atau daratan di tengah danau. Bahkan, ada area yang disebut “Telaga Cik Upik” di bekas taman lama yang kini rimbun oleh pepohonan.
Meskipun terdengar mistis, cerita ini menambah daya tarik tersendiri saat kita menyusuri danau dengan perahu. Rasanya seperti sedang menelusuri lorong waktu.
Baca juga:
Aktivitas Seru di Danau Sipin Jambi
Apa saja yang bisa Teman-teman lakukan di sini agar liburan makin “berdaging”? Berikut rekomendasinya:
1. Berburu Sunset dan Fotografi
Bagi pecinta fotografi, waktu terbaik berkunjung adalah sore hari. Sunset di Danau Sipin menawarkan gradasi warna langit yang memukau, memantul indah di permukaan air yang tenang. Siluet perahu nelayan dan keramba apung menjadi objek foto yang sangat cinematic dan instagramable.
2. Menyusuri Danau dengan Perahu Ketek
Jangan hanya duduk di tepian! Sewalah perahu ketek (perahu bermesin tempel khas Jambi) atau perahu hias berbentuk bebek. Dengan biaya terjangkau, Teman-teman bisa berkeliling melihat kehidupan masyarakat pesisir lebih dekat.
3. Wisata Kuliner di Atas Air
Sekarang sudah banyak warung terapung atau perahu yang dimodifikasi menjadi tempat makan. Menikmati jagung bakar atau es tebu sambil terombang-ambing pelan di atas danau adalah pengalaman yang wajib dicoba.
Panduan Perjalanan: Rute dan Harga Tiket Terbaru
Agar rencana perjalanan Teman-teman lebih matang, berikut adalah informasi logistik terbaru hasil riset mendalam:
Cara Menuju ke Danau Sipin
Lokasi Danau Sipin sangat strategis, tepatnya di Legok, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
- Dari Bandara Sultan Thaha: Jaraknya hanya sekitar 8-10 km atau 20-30 menit perjalanan dengan mobil. Teman-teman bisa menggunakan taksi bandara atau transportasi online (Grab/Gojek) yang sangat mudah didapat di Jambi.
- Transportasi Umum: Jika ingin bernostalgia seperti perjalanan saya dulu, dari Terminal Rawasari bisa naik angkot Nomor 3A jurusan Sipin-Telanaipura. Turun di Simpang Buluran Kenali. Namun, untuk kenyamanan dan kecepatan, transportasi online lebih disarankan.
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka
Kabar baiknya, wisata Danau Sipin ini sangat ramah kantong!
- Tiket Masuk: Gratis (hanya membayar retribusi parkir).
- Parkir Motor: Rp2.000 – Rp3.000.
- Parkir Mobil: Rp5.000 – Rp10.000.
- Sewa Perahu: Mulai dari Rp10.000 – Rp25.000 per orang untuk satu kali putaran (harga bisa dinegosiasikan jika rombongan).
- Jam Buka: Kawasan ini buka 24 jam. Namun, waktu operasional perahu wisata biasanya mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB (menjelang Maghrib).
Tips Tambahan untuk Wisatawan
- Waktu Terbaik: Datanglah pukul 16.30 WIB. Matahari sudah tidak terlalu terik dan suasana sore mulai hidup.
- Pakaian: Gunakan pakaian yang menyerap keringat dan alas kaki yang nyaman karena Teman-teman mungkin akan tergoda untuk berjalan kaki menelusuri jogging track yang cukup panjang.
- Dukung Lokal: Sempatkan membeli camilan atau suvenir dari pedagang lokal di sekitar danau untuk mendukung ekonomi warga setempat.
Semoga panduan wisata Danau Sipin Jambi ini bermanfaat bagi Teman-teman yang merencanakan perjalanan ke Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Selamat menjelajah!
Baca juga:
- Menziarahi Jejak I-Tsing di Candi Muaro Jambi
- Pemberdayaan Masyarakat: Bimbingan Teknis Gula Semut Jambi
Baca juga:
Video Danau Sipin Jambi
Lihat video Danau Sipin Jambi
- Baca juga :Â Pendidikan Perikanan SUPM Kota Agung
- Baca juga :Â Benarkah Simping Pulau Terkecil di Dunia



