Key Takeaways
- Sichuan Opera face changing adalah pertunjukan luar biasa yang menampilkan aktor mengganti wajah dalam hitungan detik.
- Pertunjukan ini menggabungkan humor, akrobat, tari, dan musik, meski seluruhnya berbahasa Mandarin.
- Shufeng Yayun Teahouse di Chengdu adalah tempat terbaik untuk menyaksikan pertunjukan ini dalam suasana tradisional.
- Atraksi lainnya termasuk wayang boneka, sembur api, dan seni bayangan tangan yang menarik.
- Harga tiket bervariasi, dan sebaiknya pesan jauh-jauh hari untuk harga yang lebih murah.
Sichuan Opera Face Changing Chengdu – Teman-teman, pernahkah membayangkan seseorang bisa mengganti wajahnya belasan kali hanya dalam hitungan detik, tepat di depan mata kalian? Jika sedang merencanakan liburan ke China, terutama ke Chengdu, ada satu atraksi yang haram hukumnya untuk dilewatkan. Ya, kita bicara tentang Sichuan Opera Face Changing atau yang dikenal dengan nama lokal Bian Lian.
Jika sampai di Chengdu lalu ditawarkan tiket nonton Sichuan Opera yang menawan di Shufeng Yayun, jangan ditolak! Serius, ini adalah salah satu investasi pengalaman terbaik yang pernah saya lakukan. Mengapa? Karena nonton Sichuan Opera China ini bukan sekadar pertunjukan biasa, melainkan sebuah perjalanan budaya yang sudah berusia ratusan tahun, menelusuri kembali ke periode Tiga Kerajaan hingga Dinasti Tang.
Pesona Magis Sichuan Opera Face Changing di Chengdu
Masih terekam jelas di ingatan saya sore itu. Lokasi Shufeng Yayun Teahouse tidak jauh dari tempat kami menginap, Grand Dorsett Hotel Chengdu. Melewati jalan raya yang sibuk, kami berbelok ke dalam gang yang lebih tenang, menyaksikan warga senior melakukan Tai Chi di taman. Sekalian walking tour tipis-tipis menikmati wisata Chengdu.
Guide lokal kami bersikeras, “Tanpa ikut menonton Sichuan Opera Face Changing yang menawan, kunjungan ke Chengdu belum lah lengkap.” Awalnya saya pikir ini cuma trik jualan, “Baiklah Cik, ape lu kate aje…” pikir saya pasrah.
Tapi ternyata, saya salah besar. Uang yang dikeluarkan untuk tiket itu terbayar lunas—bahkan lebih! Pertunjukan ini dipenuhi humor, akrobat, tari-tarian, dan musik yang menyihir. Meski full berbahasa Mandarin, musik dan gerakan tubuh mereka adalah bahasa universal. Saya merasa seperti di rumah sendiri.
Puncak Acara: Misteri Bian Lian
Tentu saja, primadona malam itu adalah atraksi Changing Face atau Sichuan Opera Mask. Dari sinilah orang menamai pertunjukan ini. Bayangkan, seorang aktor bisa menjadi “manusia dengan 12 wajah”.
Dalam hitungan detik, sang aktor yang mengenakan kostum megah itu mengganti wajahnya. Ia menggosok, meniup, atau sekadar mengibaskan tangan di depan muka. Woosh! Topeng berubah warna dan ekspresi. Tak kurang dari 12 wajah topeng berbeda muncul silih berganti. Yang terakhir? Wajah aslinya yang penuh keringat namun tersenyum puas.
Keterampilan ini disebut Bian Lian. Konon, aktor menggunakan topeng sutera berlapis-lapis yang sangat tipis. Kecepatannya dalam “mengelupas” topeng satu per satu adalah rahasia dapur yang dijaga ketat. Rasanya seperti melihat sulap tingkat dewa!
Menelusuri Sejarah Bian Lian: Seni Mengubah Wajah
Untuk membuat artikel ini makin “daging”, saya melakukan sedikit deep research buat Teman-teman. Sejarah Sichuan Opera dan seni Bian Lian ini ternyata sudah ada sejak sekitar 300 tahun yang lalu, pada masa Dinasti Qing.
Awalnya, topeng warna-warni ini konon digunakan oleh orang-orang kuno untuk menakut-nakuti binatang buas di hutan. Lama-kelamaan, teknik ini diadopsi ke dalam seni panggung. Dulu, rahasia cara kerja topeng Sichuan Opera ini hanya diturunkan di dalam keluarga seniman, dan eksklusif untuk laki-laki (takut kalau perempuan menikah keluar, rahasianya bocor ke keluarga lain!).
Untungnya, sekarang seni ini sudah lebih terbuka dan menjadi warisan budaya tak benda Tiongkok yang sangat dilindungi. Warna topeng pun punya arti:
- Merah: Karakter setia dan berani.
- Hitam: Jujur dan lugas.
- Putih: Licik atau jahat (kebalikan dari budaya kita ya?).
- Emas/Perak: Dewa atau makhluk gaib.
Pengalaman Menonton di Shufeng Yayun Teahouse
Chengdu adalah tempat kelahiran opera ini, dan Shufeng Yayun Teahouse (Shu Feng Ya Yun) dianggap sebagai salah satu tempat terbaik dan paling otentik untuk menikmatinya.
Berbeda dengan gedung teater modern yang kaku, Shufeng Yayun menawarkan suasana kedai teh tradisional China di area terbuka (tapi beratap). Kita duduk di kursi bambu, disuguhi teh melati panas yang terus diisi ulang (free refill!) dan camilan kacang. Suasananya old school banget, bikin kita merasa seperti bangsawan China zaman dulu yang sedang menikmati hiburan sore.
Atraksi Lain yang Tak Kalah Memukau
Selain Face Changing, ada segudang atraksi lain yang bikin mulut mangap:
- Puppet Show (Wayang Boneka): Boneka yang digerakkan tongkat ini bisa melambai dan menari luwes bak penari asli.
- Rolling Lamps (Lampu Bergulir): Seorang pelawak menyeimbangkan mangkuk berisi lilin menyala di atas kepalanya sambil merangkak di bawah bangku! Bikin deg-degan tapi lucu.
- Spitting Fire (Sembur Api): Ini favorit penonton juga. Aktor menyemburkan api besar dari mulutnya, simbol keberanian prajurit.
- Hand Shadow (Bayangan Tangan): Seni bayangan tangan yang membentuk berbagai hewan dengan sangat detail.
Harga Tiket dan Jadwal Pertunjukan Terbaru 2025
Nah, ini informasi penting buat Teman-teman yang mau menyusun budget liburan. Harga tiket bervariasi tergantung kelas tempat duduk.
Jadwal Pertunjukan:
- Biasanya mulai pukul 20:00 – 21:30 waktu setempat (durasi sekitar 90 menit).
- Sebaiknya datang mulai pukul 18:30 atau 19:00 untuk menikmati suasana, pijat telinga (layanan tambahan unik!), atau foto kostum.
Estimasi Harga Tiket Shufeng Yayun 2025:
- Kelas C (Bing): ± 150 – 180 RMB (Posisi agak di belakang/samping).
- Kelas B (Yi): ± 200 RMB.
- Kelas A (Jia): ± 240 – 260 RMB (Posisi tengah, pandangan bagus).
- VIP: ± 300 – 400 RMB (Paling depan, kursi lebih nyaman, dapat snack lebih lengkap).
Catatan: Harga bisa berubah sewaktu-waktu dan seringkali lebih murah jika booking online lewat aplikasi travel seperti Klook atau Trip.com jauh-jauh hari.
Cara Menuju Shufeng Yayun Chengdu
Lokasi Shufeng Yayun Sichuan Opera House ada di dalam Chengdu Culture Park (Wenhua Park). Alamat tepatnya: No. 132 Qintai Road, Qingyang District.
Cara termudah naik transportasi umum:
- Naik Chengdu Metro Line 2 (Jalur Oranye).
- Turun di stasiun Tonghuimen Station.
- Keluar lewat Exit A atau Exit E.
- Jalan kaki sekitar 700 meter (10 menit) menuju Qintai Road. Ikuti petunjuk arah ke Chengdu Culture Park. Bangunannya bergaya tradisional yang khas.
Jika naik taksi, tunjukkan tulisan Mandarin ini ke supir: 蜀风雅韵 (Shǔ Fēng Yǎ Yùn).
Tips Menonton Opera Sichuan Agar Maksimal
Agar pengalaman Teman-teman makin asyik, simak tips berikut:
- Datang Lebih Awal: Datanglah 30-60 menit sebelum acara. Kamu bisa melihat para aktor merias wajah (di beberapa area terbuka) atau menyewa kostum opera untuk foto-foto narsis yang Instagramable.
- Pilih Kursi Tengah: Tidak harus VIP, tapi usahakan dapat tiket Kelas A (Jia) agar pandangan lurus ke panggung.
- Waktu Terbaik: Musim semi (Maret-Juni) atau musim gugur (September-November) adalah waktu terbaik mengunjungi Chengdu karena cuacanya sejuk.
- Siapkan Memori Kamera: Tata lampunya menawan banget, sayang kalau tidak diabadikan. Tapi ingat, jangan pakai flash saat pertunjukan berlangsung ya.
Benaran deh, kalau ke Chengdu kurang lengkap tanpa nonton opera China ini. Pulang dari sana, emosi rasanya campur aduk: kagum, terhibur, dan masih penasaran “Kok bisa ya wajahnya berubah secepat itu?”.
Selamat berlibur dan semoga terhibur dengan magisnya Sichuan Opera!







