
Poin Utama
- Undangan kertas mewah sering berakhir di tempat sampah, menyumbang limbah kertas yang besar.
- Solusi cerdas dengan undangan kipas menggabungkan fungsi informasi dan penggunaan barang fungsional.
- Menggunakan bambu dan kain mengurangi permintaan kertas konvensional dan mendukung keberlanjutan.
- Kipas ini berguna setelah acara, sehingga mendukung gaya hidup minim sampah.
- Pertimbangkan keberunaan saat memilih barang agar kita bisa memaksimalkan fungsi barang dan berdampak positif bagi lingkungan.
Halo Sobat JEI, apakah kamu sering menerima undangan kertas mewah yang tebal dan berkilau? Desainnya memang cantik. Tulisannya pun indah.
Namun, jujur saja, berapa lama undangan itu bertahan di tangan kita? Sayang memang untuk membuangnya. Tapi, menyimpannya pun hanya akan memenuhi laci rumah. Ujung-ujungnya, kartu cantik itu berakhir di keranjang sampah setelah acara selesai.
Menurut data lingkungan, limbah kertas menyumbang porsi besar di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Siklus “pakai sekali lalu buang” ini jelas membebani bumi. Kita perlu solusi lebih cerdas.
Solusi Cerdas dengan Undangan Kipas
Baru-baru ini saya mendapat kejutan manis. Sebuah undangan pernikahan berbentuk kipas mendarat di rumah. Saya sangat mengapresiasi kreativitas pengirimnya.
Mereka menulis detail acara di atas kain sebagai daun kipas. Sementara itu, kerangkanya menggunakan bambu yang kokoh. Ini adalah contoh nyata cara maksimalkan fungsi barang.
Dalam konsep sustainability, bambu adalah material juara. Tanaman ini tumbuh sangat cepat dan tidak butuh pestisida berlebih. Memilih bambu berarti kita mendukung material yang mudah diperbarui secara alami.
Filosofi Sekali Mendayung, Dua Pulau Terlampaui
Pilihan ini mengingatkan saya pada peribahasa lama: “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui.” Mengapa?
- Fungsi Informasi: Undangan tersampaikan dengan jelas.
- Fungsi Pakai: Penerima mendapatkan kipas bambu yang berguna.
- Konservasi: Penggunaan kain dan bambu mengurangi permintaan kertas konvensional.
Secara tidak langsung, langkah kecil ini turut melindungi hutan kita. Kita mengurangi jejak karbon dari industri bubur kertas yang masif air dan energi.
Manfaat Jangka Panjang untuk Sehari-hari
Meskipun acaranya sudah lama lewat, kipas ini tidak menjadi sampah. Kita tetap bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan. Inilah inti dari gaya hidup minim sampah (zero waste).
Saat musim panas tiba dan ruangan terasa gerah (sumuk), kipas tangan ini jadi penyelamat. Sobat JEI bahkan bisa membawanya saat traveling. Bentuknya ringkas, ringan, dan tidak memakan tempat di tas.
Barang yang punya nilai guna tinggi pasti akan orang simpan lebih lama. Kita berhasil maksimalkan fungsi barang dari sekadar pemberitahuan menjadi benda fungsional.
Baca juga:
Bagaimana Pendapat Sobat JEI?
Sekarang giliran kamu bersuara. Lebih suka mana, undangan kipas yang serbaguna ini atau kartu kertas luks yang akhirnya terbuang?
Yuk, mulai pertimbangkan aspek keberunaan saat memilih barang. Langkah kecil kita maksimalkan fungsi barang bisa berdampak besar bagi lingkungan.
