Key Takeaways
- Tarusan Kamang adalah destinasi wisata alam yang menarik dengan danau unik yang kadang berair dan kadang mengering.
- Fenomena danau karst terjadi karena lubang pembuangan di dasar danau, mempengaruhi tingkat airnya.
- Untuk menuju Tarusan Kamang, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum dari Bukittinggi.
- Wisata Tarusan Kamang menawarkan fasilitas seperti warung warga, sewa sampan, dan spot foto yang indah.
- Harga tiket masuk ke Tarusan Kamang terjangkau, dengan biaya parkir motor dan mobil yang murah.
Sebagai destinasi wisata alam Tarusan Kamang Bukittinggi kian menarik untuk disambangi. Airnya yang kadang berlimpah dan kadang kering tanpa diketahui persis penyebabnya menjadi alasan utama rasa penasaran wisatawan. Pemandangannya pun sangat cantik karena dikelilingi perbukitan hijau. Lokasinya yang tak jauh dari pusat kota membuat Danau Tarusan Kamang jadi tempat favorit warga lokal maupun traveler untuk menanti senja. Jika Teman-teman sedang berada di Sumatra Barat, ini adalah salah satu destinasi wajib yang harus masuk dalam daftar kunjungan.
Mengungkap Misteri Danau Tarusan Kamang yang Bisa Menghilang
Cerita fenomena alam ini sudah terdengar sejak saya kecil. Lokasinya sangat dekat dari dusun kelahiran saya di Magek. Anehnya, meskipun sering lewat, saya baru benar-benar meluangkan waktu untuk mengeksplorasi keunikannya belakangan ini. Misteri Danau Tarusan Kamang memang selalu menjadi buah bibir media massa dan para blogger karena sifatnya yang unik: terkadang airnya penuh hingga bisa digunakan untuk bersampan, namun di waktu lain berubah menjadi padang rumput yang luas.
Secara ilmiah, fenomena danau karst ini terjadi karena adanya lubang-lubang pembuangan (ponor) di dasar danau. Saat air tanah di bawah bukit surut, air danau tersedot ke bawah. Sebaliknya, saat tekanan air tanah tinggi, air akan menyembur keluar memenuhi permukaan. Inilah yang menjelaskan mengapa danau ini bisa kering meskipun di musim penghujan.
Cara Menuju ke Tarusan Kamang dari Bukittinggi
Meskipun letaknya relatif dekat, Teman-teman perlu tahu rute yang tepat agar tidak tersasar. Berikut adalah panduan cara menuju ke Tarusan Kamang yang paling efisien:
1. Menggunakan Kendaraan Pribadi atau Ojek
Jika menggunakan motor atau mobil, jarak dari jam gadang hanya sekitar 14 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 30-40 menit. Teman-teman bisa mengarahkan kendaraan menuju jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh, lalu berbelok di Simpang Tanjung Alam menuju arah Nagari Kamang Mudiak.
2. Menggunakan Transportasi Umum (Angkot)
Bagi traveler mandiri, pergilah ke Terminal Pasar Banto atau Pasar Bawah. Carilah angkot jurusan Bukittinggi – Pakan Sinayan atau Bukittinggi – Kamang. Mintalah sopir menurunkan Teman-teman di depan SD Tarusan atau Simpang Tarusan. Dari sana, Teman-teman bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki santai masuk ke dalam Jorong Halalang.
Baca juga:Wisata Kerbau Rawa Danau Panggang
Keindahan Alam Kamang Mudiak dan Fasilitas Wisata
Saat saya tiba, saya mendapati danau yang sedang kering. Alih-alih air yang menggenang, di depan mata justru terhampar padang rumput hijau yang luas. Penduduk lokal memanfaatkannya sebagai lapangan bola lengkap dengan gawangnya. Meski tanpa air, keindahan alam Kamang Mudiak tetap mempesona. Kerbau-kerbau merumput dengan tenang di bawah naungan awan putih dan bukit barisan yang megah.
Kini, area wisata Tarusan Kamang sudah lebih tertata dibandingkan beberapa tahun lalu. Di sekitar lokasi sudah tersedia:
- Warung warga: Tempat beristirahat sambil menikmati kopi atau makanan ringan.
- Sewa Sampan: Tersedia jika air danau sedang pasang (biaya sekitar Rp10.000 – Rp20.000 per orang).
- Spot Foto: Hamparan rumput atau permukaan air dengan latar perbukitan karst yang fotogenik.
Update Harga Tiket Masuk dan Biaya Wisata
Teman-teman tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam karena harga tiket masuk Tarusan Kamang masih sangat terjangkau. Berdasarkan informasi terbaru, pengunjung biasanya hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan:
- Parkir Motor: Rp3.000 – Rp5.000
- Parkir Mobil: Rp10.000
- Tiket Masuk: Seringkali bersifat sukarela atau gratis, tergantung pengelolaan nagari setempat pada saat itu.
Baca juga:
Danau Kamang Mudiak dalam Penelitian Ilmiah
Selain keindahannya, tempat ini menyimpan sejarah geologi yang panjang. Di bagian tepi danau, Teman-teman akan menemukan bongkahan batu gamping (kapur) yang berusia ratusan abad. Para ahli menjelaskan bahwa kawasan ini merupakan bagian dari zona patahan Sumatera. Penemuan fosil atau batuan pantai di area pegunungan ini membuktikan bahwa wilayah ini dahulu mungkin berada di bawah permukaan laut sebelum terjadinya pengangkatan daratan.
Baca juga: Eksotisme Pakan Sinayan
Tips Berkunjung ke Wisata Alam Tarusan Kamang Bukittinggi
Sebelum berangkat, ada baiknya Teman-teman memperhatikan beberapa tips berikut:
- Waktu Terbaik: Datanglah pada pagi hari atau sore hari sekitar jam 16.00 WIB untuk menghindari panas terik dan mendapatkan cahaya golden hour.
- Bawa Lensa Tele: Jika Teman-teman suka fotografi, lensa panjang sangat berguna untuk memotret burung bangau yang sering hinggap di punggung kerbau.
- Jaga Kebersihan: Sayangnya, saya masih melihat sampah plastik bekas bungkus makanan di tepi danau. Mari kita jaga aset wisata Tarusan Kamang ini dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Pernik perjalanan ini melibas rasa gerah di bawah panas terik. Meskipun danau sedang kering, pesona Jorong Halalang dengan rumah gadang tuanya tetap memberikan kedamaian. Semoga informasi ini membantu rencana perjalanan Teman-teman ke Sumatra Barat!
@eviindrawanto
Baca juga Danau Sipin Jambi, Wisata Alam di Tengah Kota
Baca juga  Halong Bay Cruise Vietnam
Baca juga Wisata Pulau Sebesi Krakatau Lampung
Keindahan Alam Kamang Mudiak
Baca juga  Pulau Manimbora Misteri Tulang Belulang Manusia
Baca juga : Eksotisme Pakan Sinayan

@eviindrawanto


