
Tetap bugar selama puasa adalah kunci utama agar rencana liburan kita tidak berantakan di tengah jalan. Sobat JEI, Ramadhan memang bulan penuh berkah yang selalu kita tunggu. Namun, seringkali kita cemas apakah fisik kuat untuk jalan-jalan? Tenang saja. Artikel ini merangkum panduan praktis tentang menjaga mutu makanan, pentingnya hidrasi tubuh, cerdik memilih pemanis alami, hingga trik mengamankan asupan vitamin saat puasa. Semuanya terangkum agar agenda traveling saat puasa berjalan lancar tanpa harus rebahan seharian di kasur hotel.
Jaga Hidrasi Tubuh Saat Berpindah Tempat
Air adalah komponen paling krusial bagi manusia. Tubuh kita setengahnya berupa cairan. Berpuasa bukan alasan mesin tubuh berhenti beroperasi, apalagi jika Sobat JEI sedang menjelajah kota atau alam baru.
Hindari Dehidrasi Demi Traveling Saat Puasa yang Menyenangkan
Sakit kepala, gampang emosi, dan kelelahan sering muncul karena tubuh menjerit minta air. Kulit kusam dan kering juga mengintai. Kaum wanita pasti tidak mau kan foto liburannya gagal estetik gara-gara kulit bersisik?
Menurut riset dari Journal of Clinical Nutrition, dehidrasi ringan saja (sekitar 1-3% dari berat badan) mampu menurunkan tingkat konsentrasi dan energi secara drastis. Dr. Lawrence Armstrong, pakar hidrasi internasional, menegaskan bahwa penurunan cairan berdampak langsung pada kelelahan otot. Jadi, maksimalkan asupan air putih dari waktu berbuka hingga imsak. Taktik ini menjamin tubuh tetap bugar selama puasa walau jadwal itinerary padat.
Baca juga:
Agar Tetap Bugar Traveling Saat Puasa, Ganti Gula Putih dengan Pemanis Alami
Berbuka puasa pakai es sirup dingin rasanya memang seperti melihat fatamorgana di padang pasir. Segar luar biasa! Tapi faktanya, gula putih justru merampok mineral berharga dari dalam tubuh kita.
Rahasia Energi Ekstra Agar Tetap Bugar Selama Puasa
Nasi putih dan roti tawar memiliki sifat yang mirip dengan gula putih. Coba ganti karbohidrat tersebut dengan nasi merah atau roti gandum utuh. Gula berlebih membuat tubuh cepat haus. Saat jalan-jalan, bolak-balik mencari toilet dan kehausan tentu sangat merepotkan.
Dr. David Ludwig dari Harvard School of Public Health menemukan fakta bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi (seperti gula putih) memicu lonjakan gula darah sesaat, lalu membuat energi anjlok drastis (sugar crash). Supaya energi stabil saat traveling saat puasa, Sobat JEI sebaiknya beralih ke pemanis alami. Gula aren organik atau madu asli adalah pilihan cerdas penyuplai tenaga yang ramah kesehatan.
Kembalikan Cairan dengan Sup Hangat
Sup cair atau cream soup sangat praktis Sobat JEI siapkan, bahkan saat menyewa homestay atau apartemen di kota tujuan. Jadi saat buka puasa, cari sup ayam, sup jamur, atau sup jagung manis punya gizi tinggi yang cepat tubuh serap.
Nyaman di Perut, Bantu Jaga Hidrasi Tubuh
Sup adalah taktik jitu menyelundupkan air ke dalam tubuh tanpa terasa kembung. Menurut Dr. Michael Roizen, Kepala Petugas Kesehatan Cleveland Clinic, mengawali makan dengan kuah kaldu hangat membantu usus beradaptasi pelan-pelan setelah belasan jam istirahat.
Jangan langsung hajar perut dengan hidangan porsi kuli. Usus bisa kaget! Sup hangat tidak membebani kerja lambung. Hasilnya, pencernaan aman dan Sobat JEI bisa tetap bugar selama puasa untuk lanjut jalan-jalan malam atau tarawih tanpa drama perut begah.
Amankan Stok Vitamin Saat Puasa
Kadang kita ragu, apakah kuliner lokal yang kita santap di tempat liburan sudah memenuhi standar gizi? Apalagi kita tahu hasil bumi nenek moyang kita dulu jauh lebih padat nutrisi daripada makanan modern.
Mengapa Kita Butuh Tambahan Vitamin Saat Puasa?
Pupuk kimia dan metode pertanian modern sayangnya sering menggerus unsur hara tanah. Riset mendalam dari University of Texas yang dipimpin oleh Dr. Donald Davis membuktikan bahwa kandungan nutrisi pada 43 jenis sayuran menurun tajam selama setengah abad terakhir akibat eksploitasi lahan.
Oleh karena itu, pantau asupan vitamin C, B kompleks, seng, selenium, dan vitamin E. Pakar nutrisi holistik, Dr. Josh Axe, selalu menyarankan asupan antioksidan utuh untuk membuang racun seluler dan menjaga kita awet muda. Vitamin B-kompleks juga sangat ampuh mengusir stres.
Perjalanan traveling kadang bikin stres kalau nyasar atau kena macet, bukan? Pastikan Sobat JEI memperbanyak konsumsi sayur dan buah segar, syukur-syukur mendapat yang bersertifikasi organik di pasar lokal, agar senantiasa tetap bugar selama puasa.
Selamat menyusun rencana perjalanan dan selamat menjalankan ibadah puasa, Sobat JEI!
