(Review) Batiqa Hotel Cirebon, Kesambi

Di awal  Juni dan sebelum memasuki Ramadhan 2016, saya, teman-teman blogger, dan Jakarta Corners memutuskan jalan-jalan ke Cirebon. Seperti biasa untuk tempat menginap kami memilih lokasi yang dekat dengan destinasi wisata. Tujuannya tentu agar lebih mudah soal transportasi. Setelah merundingkan dengan seksama maka kami memutuskan untuk memilih Batiqa Hotel Cirebon Kesambi. Hotel ini terletak di Jalan Doktor Cipto Mangunkusumo tepat di jantung Kota Cirebon. Pertimbangan lainnya adalah teman yang  pernah menginap di sana memberi rekomendasi positif.

batiqa hotel cirebon kesambi
Batiqa Hotel Cirebon

Maka tanggal 1 Juni kami  berangkat dari stasiun Gambir. Satu orang lagi berangkat dari Solo. Meet pointnya adalah stasiun Cirebon. Rupanya Kereta api Tegal Bahari  hanya butuh waktu 2 jam lebih  untuk menurunkan kami di stasiun yang mulai di bangun tahun 1920 berdasarkan karya arsitek Pieter Adriaan Jacobus Moojen (1879–1955) dan sudah beberapa kali mengalami renovasi . Berhubung kami berangkat sendiri-sendiri waktu kedatangannya tidak sama. Untung di sana ada gerai donat yang punya sambungan wifi (lemot sih), jadi acara menunggu tidak begitu terasa.

Setelah semua berkumpul kami langsung keluar dari stasiun dan kebetulan  sudah sejak tadi ditunggu oleh mobil jemputan dari Batiqa Hotel Cirebon, Kesambi. Di pertemuan pertama bersama staff Batiqa Hotel Cirebon ini saya sudah menangkap kesan akan mendapat pelayana  ramah. Dan terbukti sampai 3 hari ke depan kami mendapat pelayanan penuh sebagaimana standar service sebuah hotel berlaku. Kecuali seorang Bapak yang bertugas di meja resepsionis dan satu hari pernah menyopiri kami ke Gua Sunyaragi. Muka Bapak itu sepertinya lebih asem dari cuka pempek. Sementara Mas Bayu yang menjemput kami, tahu kami belum makan siang langsung bertanya kami hendak makan apa sebelum keluar dari halaman stasiun. Kebetulan Nasi Jamblang Ibu Nur  yang banyak diperbincangkan orang itu tidak jauh lokasinya. Maka lunch pertama kami di Kota Cirebon berlangsung dengan khidmat bersama sepiring nasi jamblang berpelengkap lauk pauk aduhai..

Batiqa artinya Batik Quality A
Batiqa artinya Batik Quality A
batiqa hotel cirebon kesambi 3
Selamat datang….

Jangan lupa mampir ke Keraton Kasepuhan

Batiqa Hotel Cirebon, Kesambi

Batiqa merupakan jaringan hotel bintang 3 yang dikelola oleh PT. Surya Internusa Hotels. Memiliki 6 buah jaringan hotel yang tersebar di 6 kota besar. Yang pertama ada di Karawang dan berdiri tahun 2014. Diikuti Batiqa Hotel Cikarang, Cirebon, Palembang dan Pekanbaru. Sementara yang terbaru adalah Batiqa Hotel Lampung yang baru di launching tanggal 1 Juni kemarin.

Bangunan Batiqa Hotel Cirebon ini modern berkonsep minimalis. Berada di tepi jalan raya dan dekat dari tempat- tempat wisata Heritage Cirebon. Sahabat Jurnal Evi Indrawanto (JEI) mau ke mana saja di Cirebon? Jantung pariwisata Kota Udang ini memang  warisan budayanya. Jadi pergilah ke Keraton Kasepuhan dengan Masjid Cipta Rasa itu. Rasakan bagaimana aura masa lalu menyergap saat berada di bekas bangunan Kerajaan Pakungwati. Singgah ke Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, Masjid Merah Panjunan, atau Gua Sunyaragi. Jika sahabat JEI beruntung akan ada saja yang bersedia menceritakan sejarah kota mereka kepada kita.  Yang penting siapkan telinga dan buku catatan ya. Atau bawa alat perekam agar tidak ada yang terlewat. Oh ya yang mau main air bisa ke Cirebon Waterland Ade Irma Suryani atau ke Pantai Kejawanan.

Lokasi Batiqa Cirebon ini memang strategis. Selain dekat ke Stasiun Kereta Api, yang mau belanja oleh-oleh tempatnya juga tidak jauh. Pergi saja ke Toko Daud yang terletak di Jalan Sukalila Utara No 4D, dekat Pasar Pagi Cirebon. Atau ke Toko Pengestu yang berada di sebelahnya. Sementara yang mau belanja batik, semua orang merekomendasikan ke Trusmi.

Ngobrol cantik menikmati sore
Ngobrol cantik menikmati sore

Stasiun Kereta Api Cirebon

batiqa hotel cirebon kesambi 4
Superior room
batiqa hotel cirebon kesambi 8
Suit room

Fasilitas di Batiqa Hotel Cirebon Kesambi

Sekalipun hotel bintang 3 memasuki lobinya kita akan menemukan rasa mewah. Itu berkat unsur tradisional Indonesia yang ditata secara elegan. Coba saja. Ada kursi rotan kuno di pojokan yang akan membuat pekerjaan menunggu tidak menjemukan. Tersedia juga sepasang bangku kayu panjang untuk menikmati welcome drink bersama keluarga dan sahabat. Cetakan batik printing yang ditata secara elok di belakang front office, ditambah  sentuhan kuntum anggrek biru, sungguh  memesona untuk dilihat. Disempurnakan oleh staf yang ramah  jadi lah komposisi unik dari Batiqa Hotel Cirebon. Ohya hiasan batik mega mendung  biru yang tergantung di dinding  menonjolkan identitas diri kecirebonan nan jelita. Sesuai dengan nama Batiqa yang berarti Batik Kualitas A ( A Quality).

Meja kerja yang cukup lebar di suit room
Meja kerja yang cukup lebar di suit room

Kamar

Mbak Yulli, Marketing Batiqa Hotel Cirebon menerangkan bahwa mereka mempunyai 97 kamar Superior dengan ukuran 20 m2 dan 11 suit berukuran 40 M2. Dengan ketersediaan 108 kamar  seperti ini tentu saja pilihan leluasa bagi para tamu. Yang ingin membawa keluarga jalan-jalan  atau bisnis tinggal pilih suit. Sementara yang berdua atau sendiri pilih kamar Superior.

Selama menginap di Batiqa Hotel Cirebon Kesambi , saya menempati kamar superior. Semua fasilitas standar hotel bintang tiga tersedia di sini. Seperangkat meja kerja,  televisi flat, peralatan minum kopi dan teh,  lemari gantung, safe deposit box , sendal dan lain-lain. Bahkan sampai ke dalam kamar rupanya saya masih ditemani pola batik mega mendung, kali ini berupa rajutan rotan.

Yang senang berolahraga atau menjadikan olahraga bagian dari rutinitas sehari-hari  tak perlu kuatir. Walau saat ini Batiqa Hotel Cirebon belum mempunya kolam renang namun Sahabat JEI bisa pergi ke lantai 3. Di sana tersedia beberapa peralatan gym yang bisa digunakan oleh para tamu. Lari lah selama 10 menit di atas  treadmill, lalu kencangkan otot-otot dengan dumble sejenak, kita pun siap menselisik tiap jengkal wilayah yang pernah dipimpin oleh Sunan Gunung Jati ini.

Untuk melengkapi aktivitas bisnis atau rapat-rapat yang hendak berlangsung di Cirebon, Batiqa Hotel dilengkapi 3 meeting room.

Suit room working table
Suit room working table
Wastefel
Superior room wastafel

Sarapan

Untuk sarapan menu yang tersedia di Fresca Bistro cukup bervariasi. Dari makanan Indonesia seperti nasi goreng bersama perangkat lauk pauknya. Agar perut tidak terlalu kaget boleh juga menikmati bubur ayam atau bubur kacang hijau terlebih dahalu. Untuk yang berbau western ada roti, sereal, telur mata sapi atau ceplok yang bisa dipesan kepada chef-nya.

Untuk minuman juga tersedia teh, kopi, berikut beragam jus seperti mangga, jeruk, jambu merah, dan susu.

Ramadhan Bersama Batiqa Hotel Cirebon.

Ramadhan telah datang. Bulan berkah penuh ampunan. Bulan suci aktivitas ekonomi tidak berhenti malah perputaran uang semakin kencang. Asiknya lagi di berbagai tempat kita menemukan banyak diskon dan tak terkecuali di Batiqa Hotel Cirebon. Coba deh kontak mereka sekarang juga sebab saat ini sedang bertebaran diskon di sana. Mulai dari kamar sampai di Fresca Bistro. Selama Ramadhan juga ada all you can eat buffet seharga Rp.85.000/orang.

batiqa hotel cirebon kesambi 6
Lukisan cantik di dinding Fresqa Bistro
batiqa hotel cirebon kesambi 5
Tersedia juga sereal untuk sarapan
batiqa hotel cirebon kesambi 9
Juice dan susu

Kemewahan Lidah  di Fresca Bistro

Fresca Bistro yang terletak di lantai bawah tidak hanya untuk tamu hotel. Resto yang menyajikan perpaduan masakan China dan Jawa ini juga terbuka untuk umum. Kabar baiknya lagi, di Batiqa Hotel Cirebon ini, Sahabat JEI boleh lah menghilangkan kesan bahwa makan di hotel itu mahal. Dengan menu bervariasi dan diganti setiap minggu, pun yang mau makan malam romantis dengan pasangan, bakal tidak mati gaya deh. Apa lagi lingkungan Fresca Bistro mendukung.

Saya termasuk yang suka pada makanan berkuah dan disajikan hangat. Kebetulan kemarin kami mencoba menikmati steamboat ala Batiqa. Seperti teman-teman tahu bahwa  isi hidangan yang dimatangkan di depan kita ini bermacam-macam. Ada daging ayam, udang, cumi, bakso, tahu, dan sayuran. Untuk menikmati ini Chef Asep menyajikan dua kuah: Tomyan dan Kaldu. Tomyan ada rasa asem dan sedikit pedas. Sementara kaldu lebih soft. Namun kedua kaldu ini tentu saja sama enaknya.

Nah makan steamboat atau shabu-shabu  ini cocoknya memang beramai-ramai. Jadi kalau mau “nyabu”  jangan lupa undang teman-teman 🙂

Fresca Bistro dibuka dari jam 6 pagi sampai pukaul 23.00 malam.

batiqa hotel cirebon 10
Chef Asep menyiapkan Steamboat atau shabu-shabu
batiqa hotel cirebon 11
Kuah terbagi dua Tomyam Soup dan Soup bening
batiqa hotel cirebon 12
Daging-dagingan perlengkapan steamboat untuk 4 orang

Sekarang mau kemana lagi kita?

Kalau ke Bali coba tengok : Sukun Bali Cottages   ~ Derawan : Menginap Asyik di Derawan Fisheries  ~ Lampung : Omah Akas  ~ Malang : Hotel Pelangi . Atau coba tengok semua reviews yang ada dalam blog ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa teman-teman. Yuk siap-siap liburan lebaran 🙂

BATIQA Hotel Cirebon
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo, Kesambi Cirebon, Jawa Barat 45153
Telp. +62 231 8338000
Email :[email protected]

 

54 thoughts on “(Review) Batiqa Hotel Cirebon, Kesambi

    1. Hahaha..Kakak Cumi tidak dilupakan tapi kita ngeri bahwa blogger femes. Aku tak memuaskan hahahahaha….
      Ampun kakak Lain kali tobat….

    1. Ah Cirebon memang asyik untuk ditelusuri bersama anak-anak, Teh Dey. Nginepnya di Batiqa saja. Tidak terlalu mahal tapi hotelnya asik.

    1. Iya nasi jamblang di Cirebon ini memang unik Mbak Muna. Sekarang sih sudah tidak ada yang jualan di bawah pohon jamblang, sudah beralih ke ruko atau ke warung-warung. Tapi spiritnya tetap sama, sekepal nasi dibungkus daun jati kemudian dinikmati oleh aneka lauk pauk 🙂

  1. Entah kenapa kok naksir bantal empuk nan tingginya Batiqa Cirebon hahaha. Cirebon punya heritage yang buanyak banget, sungguh bikin betah. Andai kata UNESCO nobatin Cirebon sebagai salah satu World Heritage Site UNESCO di Indonesia, pasti kudukung deh 🙂

    1. Semoga segala heritages itu lebih dirawat lagi oleh stakeholder dan Dinas Pariwisata setempat, Ya Halim. Seperti kita lihat kemarin di beberapa tempat masih amburadul. Kalau sudah rapi memang sangat layak diajukan ke UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia 🙂

    1. Iya memang didominasi oleh batik Mega mendung, Mbak Eda. Bahkan disini saya baru sadar bahwa Megamendung Ternyata banyak juga motifnya 🙂

    1. Sepertinya begitu mbak Nana. Batiqa Hotel sedang mengembangkan sayap di Indonesia. Semoga bisa menjangkau seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Dengan begitu pariwisata pun kian meningkat karena orang lebih mudah menemukan penginapan

    1. Jadi ingat lagi ujaran seorang motivator beberapa tahun yang lalu: jual lah Indonesia, katanya. Iya memang kita bisa menjual Indonesia untuk hal apapun. Yang penting kreativitasnya harus kenceng Mbak Lia

    1. Iya nih Mbak Andy, suatu saat pengen bareng teman-teman blogger eksplorasi Lombok. Telisik sudut-sudutnya dan belajar dari kearifan lokal. Wish us luck 🙂

    1. Iya silahkan dicoba kalau jalan-jalan ke Cirebon, Mbak Ida. Di tepi jalan raya dan kelihatan kok dari kendaraan yang sedang berjalan 🙂

  2. Wah menarik juga ya …
    saya sudah lama tidak ke Cirebon …
    Mudah-mudahan nanti ada kesempatan ke Cirebon dan merasakan hotel ini

    salam saya Bu Evi

    1. Iya Batiqa Hotel Lampung baru saja diresmikan bulan Juni ini ya, Mas Yo. Saya pikir kelesuan kunjungan hanya untuk sementara. Sebab Lampung akan terus berkembang baik sisi ekonomi maupun pariwisatanya. Itu mungkin pertimbangannya Mengapa semakin banyak Hotel bertumbuh di sana, Mas Yo 🙂

    1. Iya Cirebon relatif lebih dekat dari Jakarta sekarang Mbak Ira. Kalau mau libur akhir pekan lebih baik hotel di booking terlebih dahulu. Sekarang Cirebon tak kalah padat dari kota Bandung 🙂

    1. Terima kasih sudah mampir Hotel di Cirebon. Terima kasih juga atas keramahannya menyambut kami. Semoga di lain kesempatan kami bisa mampir lagi

  3. Dari dulu pingin eksplor Cirebon lebih dari dua hari tapi lum kesampaian. Batiqa Hotel kayaknya asyik untuk nginep bareng keluarga..

    Semoga Batiqa tahu harapanku.. hihi.. *kode..

    1. Iya salah satu keunikan menginap di batiqa Hotel Cirebon adalah disainnya Yang menarik selain lokasinya berdekatan dengan beberapa objek wisata, Mbak Putri

  4. Mantap banget mba Evi, saya jdi kangen sama istri nih, huhu…
    sekrang masih jauhan karena ada suatu kendala, semoga aja suatu saat bisa wisata ke hotel Batiqa, doanya ya mba, terima kasih dan salam kenal

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?