Makan Malam Seru di Kopi Oey Bandar Lampung

Kopi Oey Bandar Lampung | Dalam rangka meliput Festival Krakatau 20015, malam terakhir di Lampung, kami menginap di Pop! Hotel Tanjung Karang. Untuk makam malam,  Asisten Manager-nya yang ramah, Pak Oha, membawa saya dan teman-teman blogger ke  Kopi Oey Bandar Lampung. Kebetulan kafe hasil besutan Pak Bondan Oeynarno (Winarno) ini letaknya bersebelahan dengan hotel. Jadi kami yang sudah capek seharian tak perlu berjalan jauh, beberapa langkah saja ke samping hotel sudah sampai di bangunan bertingkat dua. Sekilas lihat seperti menempel pada bangunan hotel. Tapi tidak. Ada space lumayan luas diantara kedua bangunan untuk parkir  tamu hotel dan bisa juga digunakan tamu Kopi Oey.

kopi oey Bandar Lampung

Agar lebih bebas ngobrol Pak Oha membawa kami ke lantai dua, ke teras terbuka yang dilengkapi bangku dan meja panjang dari kayu. Dari sini pemandangan langsung terbuka ke langit yang saat itu sedang purnama dan jalan Wolter Monginsidi di bawahnya.

Kopi Oey  ini boleh lah disebut sebagai tempat nongkrong ngehits di Bandar Lampung. Pembukaannya beriringan dengan Hotel! Pop Tanjung karang yakni pada tahun 2014. Dan sepertinya sudah mendapat tempat sendiri di hati masyarakat kota Sang Bumi Ruwa Jurai. Ruang atasnya cukup lapang,di lengkapi  furniture kayu beraksen Cina, lukisan-lukisan kreatif di dinding, dan lampu-lampu di dalam kandang burung, secara keseluruhan menyatu menampilkan aksen unik. Memang tempat seperti ini enak untuk menikmati makanan sekaligus bercengkerama bersama keluarga, teman-teman, maupun pujaan hati tercinta. Tak heran bila saya dan teman-teman pun betah berlama-lama ngobrol ngalor-ngidul. Kami hanya bubar ketika benar-benar merasa lelah dan mata menuntut diajak tidur.

kopi oey bandar lampung
Pak Oha menerangkan beberapa menu istimewa Kopi Oey Lampung
kopi oey bandar lampung
Suasana yang cozy di lantai 2

Makanan di Kopi Oey Bandar Lampung

Setelah teman-teman memperkenalkan blog masing-masing, Pak Oha menunjukan daftar menu pada setiap orang. Kopi Oey Bandar Lampung menyediakan cukup banyak variasi menu. Menilai dari Kabar Menu yang dirancang mirip koran mini, terbagi ke dalam Menu Utama, Sarapan, Kudapan, Menu Mie, dan Ekstra. Segmen ekstra ini jika tamu menginginkan tambahan sambal roa, nasi putih, atau susu kental manis. Sementara untuk minuman tersedia hangat dan dingin.

Karena sudah malam dan tidak terlalu berat saya memilih Mie Kepiting Pontianak sebagai hidangan utama. Sebagai pecinta seafood sejati, mie keriting yang diberi toping sayuran, bakso ikan, ayam cincang kecap, dan daging kepiting ternyata memang tidak salah pilih. Yang masalah hanya porsinya: Terlalu besar untuk ukuran makan malam. Disamping kuahnya sedikit keasinan bagi lidah saya. Terpaksa deh megap-megap menghabiskannya.

Menengok ke meja teman-teman ternyata kami memesan beragam hidangan. Ada yang memilih Soto Tangkar, Nasi Capcay, Nasi Sapi Lada Hitam, dll.

Mie Kepiting Pontianak
Mie Kepiting Pontianak
Soto Tangkar Kopi Oey
Soto Tangkar
Nasi Capcay berteman Chocolate Smoothies
Nasi Capcay berteman Chocolate Smoothies

Untuk minuman saya memilih Jus Caisim. Caisim itu nama sayuran bukan, ya? Iya sayuran yang kadang disebut juga sawi hijau oleh ibu saya. Enak apa sayuran di jus? Enak banget saudara-saudara! Yang aneh rasanya tidak seperti jus sayuran tapi jus alpukat. Itu berkat ampuran beberapa buah ditambah bahan lain yang tentunya peracik minuman  Kopi Oey yang tahu.

Teman-teman ada yang memesan Wedang Uwuh dan Wedang Jahe. Pilihan cermat mengingat kami sudah lelah seharian, kedua minuman tradisional ini segera saja meluruh kepenatan.

Wedang uwuh dan Wedang jahe. Pilihan tepat untuk menghangatkan badan dan meluruh kepenatan
Wedang uwuh dan Wedang jahe. Pilihan tepat untuk menghangatkan badan dan meluruh kepenatan
Jus Caisim pilihan saya dan Jus Singkog
Jus Caisim pilihan saya dan Jus Singkog

Singkong Goreng Sambal Roa dan Jus Singkong

Di samping makanan dan minuman yang sudah kami pilih sesuai selera masing-masing,  Pak Oha memperkenalkan Singkong Goreng Sambal Roa sebagai kudapan penutup. Iya di Makassar dan sekitarnya teman-teman terbiasa menikmati pisang goreng atau singkong goreng dengan sambal. Maka Kopi Oey Bandar Lampung mencoba memperkenalkan silang rasa ini kepada pecinta kuliner pada gerai-gerai mereka. Menurut Pak oha di Lampung sendiri sambutannya cukup bagus.

You know what? Singkong ternyata tak hanya enak digoreng atau dibuat tapai tapi juga asyik dibuat minuman. Iya untuk pertama kali saya mencoba Jus Singkong di Kopi Oey Bandar Lampung ini. Kalau saja tidak keburu kenyang mau deh pesan satu gelas lagi…

Singkong Goreng Sambal Roa
Singkong Goreng Sambal Roa

Terakhir : – Bagi saya lumayan berkesan menikmati makan malam bersama teman-teman di Kopi Oey Bandar Lampung ini. Bagaimana tidak? Dengan makanan enak, harga reasonable, suasana nyaman, service cepat, dan para staff yang melayani cukuk tanggap, bukan kah ini yang dicari dari sebuah cafe di kota yang tak terlalu besar seperti Bandar Lampung?

Kopi Oey Bandar Lampung
Jl. Wolter Monginsidi No.56
Telp.+ 62 721 241 742
Bandar Lampung

37 thoughts on “Makan Malam Seru di Kopi Oey Bandar Lampung

    1. Buat nemanin minum kopi kayaknya bakalan enak banget deh, Mbak Don. Kopinya kopi kental Oey, kudapannya singkong sambal roa..Wah…Jadi pengen lagi hehehe..

  1. Lihat penampakannya jus caisim itu kayak jus alpokat, hehe…
    Nah, makan singkong goreng dengan sambal pasti beda sensasinya ya uni, 🙂 Kalo bagi saya hal itu lebih nikmat.

  2. Sudah pernah ke sini, tapi cuma numpang ngerjain tugas bentar..
    Yang saya cobain kalau ndah salah namanay Kopi Indotjina. Intinya kopi drip dengan susu/creamer gitu. Sama kentang goreng aja.

    Tapi lihat Mie Kepitingnya….jadi mau cobain lagi deh. Kayaknya enak
    😀

  3. Jadi ingat suasana makan malam di Kopi oey lampung yang menu makanannya neka-enak, apalagi di suguhkan dengan pemandangan suasana Bandar lampung di malam hari ya mba, kayanya pengin balik lagi nih…. he,, he, he,,

  4. Meski nggak lama tapi chit-chat di Kopi Oey Bandar Lampung ini paling syahdu en santai banget. Dikelilingi pemandangan lampu tengah kota, trus topik aneka ragam mulai dari kegiatan travel sampai yg sepele bikin ngakak terpingkal-pingkal. Setuju kata mas Indra, jadi pingin ke sana lagi rame-rame trus ngobrol lebih lama sampe capek hahahaa.

  5. Gelas wedangnya besar, mestinya bisa buat bertiga. Aku minum sendiri nggak abis 😀

    Tempatnya asyik buat nongkrong2 sambil ngobrol ngalor ngidul. Suasananya bikin betah. Apalagi sebelahan persis sama hotelnya, tinggal loncat dari jendela kamar juga nyampe. *loncat??? :))))

  6. mbak, di brosur di tulis kopie pekat tidak bisa tidur, kayaknya di kopi oey ini lebih ngejual kopi varian robusta ya? karena biasanya yang jadi kawan begadang itu kopi varian robusta

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?