Mampir Yuk : Es Durian Gula Aren Asli

Kalau lah ada kosa kata yang melekat hebat dalam ingatan saya, salah satunya adalah gula aren. Saking terbiasanya tulisan kecil di tepi jalan saja dapat terlihat bahkan pada saat mobil sedang melaju. “Berhenti…Berhenti…” kata saya pada Pak Supir. “Mau coba es durian gula aren asli, gak?”

es durian gula aren asli
Es Durian Gula Aren Asli

Sore itu jalan raya Cikupa Tangerang tak seramai biasanya, maklum masih suasana liburan lebaran, maka dengan atret sedikit mobil bisa belok kiri menuju ruko yang memajang tulisan ” Es Durian Gula Aren Asli” tadi. Yang membuat saya ingin berhenti memang faktor gula arennya, memenuhi rasa ingin tahu, apa pula rasanya es durian dinikmati dengan gula aren? Kalau sirupnya sih sudah biasa karena salah satu produk Arenga. Disamping itu sering sih menikmati es durian tapi dengan gula aren ya baru kali itu.

Sebetulnya produk utama dari ruko yang dituju adalah menjual buah durian. Mungkin untuk menarik lebih banyak pengunjung atau sebagai salah satu strategi untuk menjual durian yang sudah terlalu masakm tak begitu sedap lagi dinikmati karena terlaly banyak alkoholnya, maka dibuat lah es durian gula aren asli ini. Dan tampaknya strategi itu cukup berhasil. Saat kami masuk cuma sedikit meja yang kosong.

Es durian yang ditawarkan terdiri dari berbagai varian. Dimulai dari durian, es batu dan kinca gula aren saja sebagai campuran dasar dan harganya paling murah. Meningkat lagi campuran dasar ditambah serutan kelapa muda. Dan terakhir, campuran dasar, serutan kelapa lalu ketan hitam. Agar memahami seluruh kontennya saya pesan yang nomor 3 dan memang tidak mengecewakan. Pantasan banyak anak muda hangout di sana. Dan setidaknya sekali lagi ini membuktikan teori saya bahwa pemakaian gula aren itu tergantung level kreativias alias tak terbatas. #promote mode off :).

Pernah mencoba es durian gula aren kawan?

24 thoughts on “Mampir Yuk : Es Durian Gula Aren Asli

  1. di makassar juga sekarang pedagang lebih memilih menggunakan gula aren sebagai bahan pemanisnya, daripada sirop,,,apalagi kalo dicampurkan air kelapa muda,,,,dan konsumen juga lebih suka gula aren,,karena tidak membuat mulut cepat kering…..keep happy blogging always..salam dari Makassar 🙂

    1. Senang membacanya Pak Hari. Makin sadar orang pada kesehatan, maka gula aren pun akan diterima dengan lupas. Makasih Pak, salam dari Serpong 🙂

  2. ngebacanya aja udah bikin ngiler, pengen…
    dulu di jalanan surabaya sy juga pernah lihat ada yang jual, tapi sekarang pas dicari-cari kok jarang ya… Seger banget kalau inget dulu… hehe… jadi pengen, semoga masih ada… thanks mas udah mengingatkan 🙂

  3. gula aren memang menjadi bagian identitas Uni Evi, saat blusukan ketemu pohon arenpun yang teringat juga Uni, pelabelan hidup ya Uni.
    Glek…rasanya pasti lezat, ketan hitamnya bikin tambah nikmat.

    1. Alhamdulillah, aku mulai identik dengan gula aren ya Mbak Prih..Hehehe makasih, Mbak emang selalu pandai menyenangkan hati teman

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?