Memanfaatkan Jejaring Sosial untuk Tambah Pengetahuan

imageManfaatkan Jejaring sosial untuk tambah pengetahuan sudah sering saya praktekan. Contohnya saat jalan di sebuah resort di Bogor terlihat bunga yang sudah familiar namun lupa namanya. Langsung saja difoto pakai ponsel lalu tak unggah ke Instagram dan Facebook untuk bertanya mengenai namanya. Tak lama kemudian jawaban bertubi-tubi pun datang dari teman-teman. Bunga yang luput dari ingatan saya itu ternyata Hydrangea. Nama lainnya adalah Hortensia, Kembang Bokor, dan Kembang Brondong dalam bahasa Sunda.

Keren kan?

Ya begitulah salah satu manfaat jejaring sosial dalam sosmed yang saya rasakan. Kita tak perlu terkurung dalam ketidak tahuan selamanya sebab informasi umum seperti itu bisa ditanyakan di berbagai forum. Emang sih Google bisa menjawab hampir segala hal bila kuncinya adalah kata tapi tidak gambar.

Hydrangea berlanjut ke nama-nama tumbuhan lain. Maklum lah saya baru menaruh perhatian pada tumbuhan hanya kala memotret jadi menerima akibatnya bila lebih banyak tak tahu menahu soak nama-nama mereka. Alhamdulillah sekarang saya bisa mengidentifikasi beberapa jenis bunga seperti iris, heliconia, bunga lipenstik, alamanda, begonia, bandotan, dan lain-lain, itu semua berkat bantuan teman-teman di sosmed.

Manfaatkan Jejaring Sosial untuk Tambah Pengetahuan

Jenis pertanyaan yang bisa dilempar ke forum umum tentu bukan hanya soal bunga dan tanaman saja. Apapun informasi yang kita inginkan asal dikemas dalam bahasa yang baik, dilempar ke forum yang tepat, dan orang tak menganggap jawabannya sebagai rahasia pribadi, yakin deh kita akan mendapat apa yang kita mau. Dengan kata lain hidup di era serbuan informasi seperti sekarang mustahil saja bila kita tetap “tak tercerahkan”. Namun bila itu masih terjadi berarti ada kesalahan dan itu terletak di pihak kita.

Solusi dari berbagai masalah tak terletak pada jawaban namun pada pertanyaan. Mengajukan pertanyaan yang tepat sudah menyekesaikan setengah masalah. Jadi manfaatkan jejaring sosial untuk tambah pengetahuan dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Setelah itu kerjakan. Sebab informasi tak berguna jika tak diikuti eksekusi atau tindakan.

Apakah teman-teman juga memanfaatkan jejaring sosial untuk tambah pengetahuan?

@eviindrawanto
Yang bekerja lebih baik akan jadi yang terbaik

22 thoughts on “Memanfaatkan Jejaring Sosial untuk Tambah Pengetahuan

  1. oh iya udah pasti uni..
    blog dan sosmed banyak membantuku juga uni..
    cari nama tumbuhan, cari alamat…bakal banyak deh yang bantuin…
    belajar foto juga banyak dapat masukan dari grup di FB

  2. Kalau penasaran sama nama pohon, biasanya aku buka BBM, kirim fotonya ke bapak, hehehe. Pernah lihat pohon Bintaro tapi engga yakin, kirim ke bapak langsung dijawab deh 😀

  3. Jejaring sosial sangat membantu, karena biasanya pendapat dan experience yang datang sifatnya sangat personal dan dari user sendiri. Jadi lebih terpercaya ya. Makanya senang kalau blogging, bisa baca sharing orang yang mungkin berguna juga buat kita, Bu.

  4. Alhamdulillah Dhe juga jadi tahu nama bunga itu hortensia dari blog Evi, hahahaha..dr dl mah ga tau padahal itu bunga yang paling banyak ditanam oleh almh. mamak di mantan rumah kami dulu 😀

  5. Toosss dulu bu, saya juga sering memanfaatkan jejaring sosial untuk menambah pengetahuan … kadang minta tolong teman di LN untuk mencarikan informasi yg di Indonesia tdk bisa gratis … hi.hi.hi.

  6. Jejaring sosil bagi saya bukan hanya untuk menambah ilmu pengetahuan, namun juga dapat memperluas silaturahmi dengan saling men support. Jadi dapat membuat hidup kita semakin enak dan nimat.

    Salam

  7. Hahaha, tetapi menurutku kita pun tetap harus selektif dalam arti tidak semua yang kita baca di internet benar kan. Tergantung sumbernya, hehehe *aduh ini pendapat yg sungguh terpengaruh pengalaman pribadi dalam hal riset untuk kerjaan, hehe*.

  8. Saya aktif bermain di twitter Mbak. Dari twitter saya bertemu banyak sahabat-sahabat baru. Kebanyakan sahabat saya di Sukabumi sekarang ini justru sahabat yang bertemu di twitter. Karena kebanyakan teman lama saya sudah jarang sekali yang kini tinggal di Sukabumi. AKhirnya juga nyambung deh dgn komunitas-komunitas sosial yg ada di Sukabumi.

    Minggu kemarin saya menyusuri Muara Gembong sampai mengnjungi masjid alam Blacan. Sudah lama ingin kesana, tapi teman2 di pabrik tidak ada yang paham kesana. Akhirnya saya ke Muara Gembong justru dengan teman2 yang ketemu di twitter. Dgn suka rela mereka mengantar saya.
    Jadi bagi saya melalui jejaring sosial itu ya tambah teman ya tambah pengetahuan juga, Mbak.

    Salam,

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?