Puding Daun Pisang

Puding Daun Pisang – Kreativitas Tanpa Batas

Selama ini kita menggunakan daun pisang hanya sebagai pembungkus makanan. Kalaupun sempat mencecap rasa, paling-paling aroma yang tertinggal dari makanan yang dibungkusnya. Ternyata ada seorang ibu yang berpikir di luar kotak. Menurutnya daun pisang juga enak diolah jadi makanan. Paling tidak mengambil  manfaat rasa, aroma dan warnanya. Maka dari tanganya lahir kreasi baru: Puding Daun Pisang.

cara membuat puding daun pisang

Proses pembuatan puding

Cara Membuat Puding Daun Pisang

Dari workshop yang saya ikuti  ternyata membuat puding daun pisang( terlihat) mudah. Gunakan setengah pelepah daun pisang kepok atau pisang batu yang sudah hijau tapi tidak terlalu tua. Gunting tipis-tipis lalu blender dengan menambahkan satu gelas air. Setelah lembut bubur daun pisang itu disaring dan di peras. Sekarang sari daun pisang kaya klorofil siap dimasak.

Didihkan 6 gelas air. Masukan  2 bungkus agar-agar putih yang telah diencerkan dengan air dingin sebelumnya.  Tambahkan gula sesuai selera. Perkaya rasa dengan menambahkan sedikit vanili. Setelah mendidih angkat dan dinginkan dalam loyang.

puding daun pisang

Air perasan daun pisang dimasak dengan tepung agar

puding daun pisang

Puding siap dicetak dan didinginkan

Rasa Puding Daun Pisang

Mungkin karena sudah terbiasa dengan aromanya, rasa puding daun pisang  tidak aneh. Maksudnya sekalipun seumur hidup baru sekali mencoba, jika dipersilakan mencicipi lagi, pasti saya tak menolak. Enak kok :). Jadi apa sih rasa persisnya? Yah coba bayangkan saja  daun pisang dibubuhi  gula dan vanili  :).

Kelahiran puding ini seperti juga sejarah berbagai menu lahir dari proses coba-coba. Otak kreatif melihat pemanfaatan lain dari sumber alam yang terdapat disekelilingnya. Sudah berapa lama daun pisang dikenal sebagai pembungkus? Namun menunggu ibu ini merubahnya jadi makanan. Memang begitulah perkembangan budaya makan masyarakat: Menciptakan sesuatu yang baru dari bahan yang berlimpah dari lingkungan.

Mau mencoba kawan?

[email protected]

96 thoughts on “Puding Daun Pisang

    1. Kandungan nutrisi daun pisang yang pasti saya belum tahu Mbak Esti sebab butuh penelitian. Hanya kalau manfaat dari klorofilnya tentu banyak Yang diantaranya berfungsi sebagai serat, yang seperti sayuran berguna sebagai penyeimbang gizi 🙂

  1. rasanya daun pisangnya cuma jadi bahan tambahan aja mbak, soalnya agar2 rasa, gula, jadi dominan,s ehingga menjadi pudng biasa, bener nggak? tapi saya mau coba nih

    1. Iya May..Rasa daunnya mengingatkan aku pada hujan berpayung daun pisang jaman dulu..Hehehe..itu kenangan dalam rasannya, May..

    1. Mbak Dey, menurut ibu yg mengajarkannya, pakai daun pisang kepok atau batu. Kalau yg lain not sure, Mbak 🙂

      1. makasih jawabannya mbak, soalnya halaman rumah saya banyak pohon pisang. Tapi ternyata ngga ada pisang yg dimaksud, ngga bisa nyobain deh .. hehe

    1. Seperti kata peribahasa, Mbak Niken, alah bisa karena biasa. Ada teman saya yg geli banget kalau melihat lindung, menurutnya sama seperti ular. Tapi orang kampung saya suka banget hewan berlendir ini sehingga harganya lebih mahal dari ikan biasa 🙂

  2. kalau pengen nyoba sesuayu yg bru baiknya aku jangan dikasih fau dulu deh bahan dasarnya
    kl udah berasa enak baru dibilangin biar nggak enek

  3. enak nih..
    tapi pertanyaan saya sama dengan teman di atas..
    ini yang dimasak daun atau pelepahnya? setahu saya., daun dan pelepah itu bagian terpisah..
    atau pelepah hanya dijadikan takaran untuk ukuran daun pisang yang diolah?
    😀

    salam kenal

    1. Iya mas, satuan daun pisang kan pelepah. Untuk mengatakan setengah dari selembar daun pisang, aku sebut setengah pelepah 🙂

  4. jadi, daun pisang yang masih muda ya yang digunakan sebagai bahan utama 🙂
    Apakah hanya dua jenis pisang itu yang bisa digunakan? atau jenis pisang lain juga bisa mbak?

  5. Hm… nambah lagi manfaat tumbuhan pisang ya mbak.. Maaf mbak, sebenarnya, apa alasan utama pemanfaatan daun pisang ini mbak? penambahan manfaat / nilai ekonomis saja atau memang sengaja diambil manfaat unsur gizi daun pisang itu?

    1. Temanya sih keaneka ragaman pangan dan membantu ekonomi keluarga dengan memanfaatkan tumbuhan yg ada disekitar, mbak Mechta 🙂

  6. Jadi penasaran deh, aduh jadi deg deg-an nyobaik bikin dan menikmati rasanya.

    Dan baru kali ini aku menemukan informasi yang sedikit aneh tapi penasaran buat di coba.

    Mbk Evi, thank you sudah share infonya.

    Nanti kalau sudah saya cobain di rumah, tak inbok ya mengenai kesan – kesannya.

    Hehe

    1. Jadi emang gak sembarangan kalau mereka manyarankan pengunaan daun pisang sebagai sumber makanan ya, Mas Andy…

  7. Dengan penemuan ini akan semakin banyak manfaat daun pisang dan semakin banyak pula puding2 dari bahan yang lain.
    Mungkin daun keladi,daun waru, daun lamtoro dan sebagainya bisa dibuat puding
    Salam hangat dari Surabaya

    1. Memanfaatkan daun lain, yah gak mesti untuk puding sih Pakde..bisa dijadikan sayur atau cemilan lain. Salam hangat juga dari Serpong, Pakde 🙂

  8. Betul kreativitas tanpa batas Uni Evi,
    Kalau untuk pembungkus seraya dikukus aman bagi makanan berarti pula aman saat dijadikan pewarna alami puding. Terima kasih Uni telah berbagi. Salam

  9. Udah kayak pohon kelapa ya pisang neh. Semua bagiannya bisa kita manfaatkan. Wow, kapan2 coba ah…cuma cari daun pisang di Bogor agak susah. Soalnya ga punya kebon sendiri. Di pasar kebanyakan tua-tua yg siap buat bungkus kue. Kami biasanya beli buat alas wingko atau buat bungkus ketimus atau pepes.

    Moga2 bisa coba tar pas Ramadan. Sekalian mo eksperimen coba-coba bikin jus dari daun pintu 🙂 Makasih infonya, Mbak. Sangat menarik

  10. wah, baru tau. kreatif ini. mungkin soal rasa hanya perlu pembiasaan aja ya, bun. kayak daun-daun lain yang disayur juga.

    1. Karena jarang dimakan, rasa daun pisang ini emang mesti dengan sabar dikenalkan pada indra pengecap kita, Mbak Ila 🙂

  11. Seperti beberapa teman yang lain, saya juga baru tau ada puding daun pisang. Informasi baru nih Uni…
    Terima kasih 🙂

  12. Mbak Evi, saya baru tau kalo daun pisang ternyata bisa dibikin puding…kalo mbak Evi yang bikinin, saya pasti mau coba…
    😉

  13. Bikinnya juga ternyata sangat sederhana ya, mbak…tapi tetep, akan lebih sederhana kalo saya tinggal makan…hehehehe 😀
    Apa kabar, mbak?
    Sehat-sehat kan?

    1. Iya sederhana Mbak Irma..Cuma nambahin peresan daun pisang saja seperti kita memeras daun suji untuk cendol.
      Alhamdulillah kabarku baik Mbak. Dirimu juga kan? Amin

  14. saya kok jadi penasaran dengan rasanya..beneran,,,ntar saya minta tolong ke istri-ku buat mencoba resep ini…. 🙂

    1. Karena ada gulanya, kayaknya gak berasa sepet deh Mbak Ika. Itu kayaknya mengapa mereka menyarankan daun pisang kepok, karena gak sepet 🙂

  15. Puding daun pisang … hmmm cocok banget buat buka puasa neh. Oiya, selamat menunaikan ibadah puasa dan tarawih, serta ibadah-ibadah lainnya ya, Teh. Thanks sharingnya ^_^

  16. Mba, kayanya enak tuh pudingnya. ijin copas untuk dipraktekan ya. Untuk menu buka puasa di hari pertama nanti. He…x9

    Salam wisata

  17. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Evi…

    Selamat menjalani ibadah puasa dan semoga ibadah kita akan lebih baik dari tahun kelmarin.
    Mbak, puding daun pisangnya seakan sama seperti membuat puding daun pandan. Pasti enak dan saya ingin sekali mencobanya kerana di rumah saya ada pokok pisang kepok.

    Ini pasti resepi yang baru ya mbak kerana saya baru tahu tentang puding daun pisang ini.
    Salam manis dan selamat berbuka puasa. 😀

    1. Waalaikumsalam Mbak Fatimah 🙂
      Sepertinya begitu ya Mbak, daun pandan juga dijuganakan untuk puding.

      Selamat menjalankan ibadah puasa. Salam manis dari sini 🙂

  18. wah mbak evi kangen main kemari…untung bisa di proceed buka blog nya mbak evi dari kantor…akhirnya…dirumah suka nggak sempat BW sementara dikantor kadang blog yang berbayar gitu suka di block…
    mbak mumpung ramadhan, baru bisa sowan alias mampir sekarang..mohon maaf lahir dan batin yah mbak dari emak kinan dan keluarga kalo ada salah salah kata, koment maupunpersepsi..suka ngikutin dari FB tulisan dan update status mbak evi.wah perjalanan yang menarik mbak..terus ini daun pisang ternyata bisa dipake untuk puding yah..catet ahh..siapa tahu bisa di praktekkan cari daun pisang dulu 🙂

    1. Terima kasih sudah mampir Mbak..Jadi sering kena block ya..Yah gak apa2 lah mau diapakan lagi kalau kebijaksaan kantor sudah begitu. Selamat berpuasa ya..:)

  19. wah mbak evi kangen main kemari…untung bisa di proceed buka blog nya mbak evi dari kantor…akhirnya…dirumah suka nggak sempat BW sementara dikantor kadang blog yang berbayar gitu suka di block…
    mbak mumpung ramadhan, baru bisa sowan alias mampir sekarang..mohon maaf lahir dan batin yah mbak dari emak kinan dan keluarga kalo ada salah salah kata, koment maupunpersepsi..suka ngikutin dari FB tulisan dan update status mbak evi.wah perjalanan yang menarik mbak..terus ini daun pisang ternyata bisa dipake untuk puding yah..catet ahh..siapa tahu bisa di praktekkan cari daun pisang dulu 🙂

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?