Peran Blogger Menuju ASEAN Community 2015

Insya Allah 31 Desember 2015 akan lahir ASEAN Community, sebuah wadah untuk mempercepat proses perkembangan ekonomi, politik, dan sosiobudaya di kawasan Asia Tenggara.Sebuah kerjasama saling terkait antar negara yang mirip dengan Uni Eropa.

Untuk keperluan itu Ditjen Kerjasama ASEAN Kemlu RI menyiapkan program sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya melibatkan komunitas blogger Indonesia.  Maka 20 April kemarin saya ikut dalam diskusi Indonesia Manuju ASEAN Community 2015 yang berlangsung di gedung Caraka Loka Pusdiklat Kemenlu. Hadir dalam acara ini ASEAN Blogger Community, Emak-Emak Blogger, Dblogger dan Blogger Reporter Indonesia.

When ideas win there are no problem

Tantangan dan Peluang

Terjadi semacam kekuatiran pada sebagian masyarakat bahwa pembentukan Komunitas ASEAN akan membuat Indonesia semakin terpuruk. Sekarang saja negara kita banjir produk asing dan secara ekonomi bersaing dengan Singapura dan Malaysia saja sudah ngos-ngosan. Apa yang akan terjadi jika Komunitas ASEAN resmi terbentuk, bukannya makin tenggelam?

Tantangan ke depan memang sangat besar. Tapi terus memelihara rasa pesimis dan pikiran negatif tak ada gunanya. Itu menyakiti diri sendiri. Disamping  there is no point to return karena pembentukan sudah ditanda tangani para pemimpin ASEAN November 2012 lalu, bangsa Indonesia punya modal lebih dari cukup untuk terkoneksi dengan seluruh masyarakat ASEAN. Potensi alam? Siapa yang meragukan. Jumlah penduduk?  240 juta jiwa man! Dengan  kata lain tak ada yang perlu ada kekuatiran berlebihan. Bergabungnya Indonesia dalam Komunitas ASEAN merupakan peluang kita dalam meningkatkan daya saing!

Apa lagi dalam sambutan pembukanya, Bapak Dirjen Kerja Sama ASEAN, I Gusti Wesaka Puja mengutip kajian McKinsey Global Institute yang memprediksi bahwa pada 2030 Indonesia akan masuk dalam tujuh besar kekuatan ekonomi dunia. Begitupun kelas menenangah meningkat jumlahnya dari 45 juta jiwa tahun 2010 jadi 135 juta orang tahun 2030. Sebuah pertumbuhan ekonomi besar yang tentu saja ikut disumbangkan oleh kerjasama ASEAN Community.

Hermawan Kartajaya

Peran Blogger Menuju ASEAN Community

Terus mengapa melibatkan bloggers? Believe or not, menurut Hermawan Kartajaya, dalam diskusi bertema Youth, Women and Netizen bahwa masa depan kita, New Indonesia  atau New ASEAN terletak ditangan para Netizen. Mereka yang akan membuka sekat  perbedaan dan halangan melalui pertukaran pemikiran. Maka diharapkan blogger Indonesia selalu berpikir positif, menyebarkan attitude positif, melihat peluangnya dan bukan tantangannya.

” Bloggers are communication ideas, fine ideas…” Itu dikatakan David Carden, Duta Besar AS untuk ASEAN saat berdialog dengan Bloggers. Dan Amerika mendorong setiap orang mengeluarkan ide-ide independen dan original yang akan berdampak positif terhadap kemajuan masyarakat. Blogger dan media komunikasinya  turut aktif dalam menyebarkan ide-ide tersebut. Sebab ” When ideas win there is no problem” Katanya

Peran Sosial Media

Media sosial akan berperan aktif sebagai jembatan komunikasi dalam menyatukan berbagai perbedaan dalam ASEAN Community. Apa lagi sebagai pemakai internet ke-3 terbesar di dunia, bloggers atau pengguna media sosial akan mampu menggugah kesadaran masyarakat bahwa sekarang dunia saling terhubung. Kita bisa melakukan sesuatu untuk memajukan negara. Entah mempromosikan potensi Indonesia, membuat kontak bisnis atau  menjalin kerja sama dalam berbagai aspek sosiobudaya.

Tidak seperti jurnalis mainstream atau pemerintah yang terikat oleh kode etik tertentu, blogger bebas mengambil tema maupun sudut pandang dalam menyampaikan sesuatu. Terlebih lagi blogger Indonesia yang tak punya sumbatan dalam menyalurkan aspirasi politik seperti halnya negara tetangga yang lebih banyak menggunakan internet untuk berpolitik. Jadi  tiga pilar penting kerja sama ekonomi, politik dan keamanan, serta sosial dan kebudayaan dalam ASEAN bisa dieksplorasi habis-habisan.

Menurutmu kawan?

Ohya bagi kawan yang belum ikut GA pertama saya silahkan cek disini ya 🙂

@eviindrawanto

43 thoughts on “Peran Blogger Menuju ASEAN Community 2015

  1. Dengan adanya ASEAN COMMUNITY 2015 Insya Allah akan mengangkat segala potensi yang terpendam di Nusantara menjadi kekuatan riel di segala disegala bidang. Ingat nenek moyang Nusantara ini bangsa yang berperadaban tinggi. Ingat Prof. Santos dan Openheimer yang meneliti Nusantara. Inilah surga di timur. Bahkan Prof. Santos menyimpulkan inilah benua ATLANTIS yang hilang yang pernah di tulis Plato di era sebelum masehi. Ayo persiapkan diri kita untuk mengangakat kembali kebesaran Nusantara ke permukaan bangsa bangsa di Dunia. Hiduplah negeri, Hiduplah bangsaku untuk Indonesia Raya. Bahkan dalam hipotesa salah satu diantaramereka ( Prof Santos dan Openheimer ) dikatakan bahwa bangsa bangsa di dunia berasal dari Sunda Lan alias Atlantik alias Nusantara yang sekarang bernama INDONESIA RAYA. Salam Nusantara.

    1. Dengan bergabungnya Indonesia dalam Komunitas ASEAN, kita akan terpapar langsung berkompetisi dengan negara jiran dalam segala hal ya Pak. Karena there is no point to return, satu-satunya cara adalah menaikan kompetensi kita dalam segala bidang. Hanya dengan cara itu kita bisa bersaing..

  2. Pesta bloger 2013 di Solo, mbak Evi datang tidak ke kotaku ini? Mudah-mudahan even besar pesta bloger di masa depan akan semakin mempererat tali persahabatan sesama bloger. Salam….

    1. Alhamdulillh aku datang, Mbak Arum. YAh kegiatan blogging bertambah semarak dng adanya event2 seperti ini 🙂

  3. wah saya suka ajakan berfikir positif itu.
    berfikir positif itu bikin energi bertambah lho 🙂
    ———-
    Bagaimanapun, dalam setiap situasi kita harus mengambil sikap. Dan kalau sudah harus mengambil sikap mengapa yg tak postif saja. Dengan bersikap positif kreativitas akan berkembang. Begitu pendapat sayah Mas Triunt 🙂

  4. Setuju sekali, buat apa memelihara sifat pesimis dan negatif. Nggak ada gunanya.
    ===============
    Iya, dibuang ke laut saja yang negatif2 ya Mas 🙂

  5. Ulasannya informatif sekali, Mba Evi.

    “Tidak seperti jurnalis mainstream atau pemerintah yang terikat oleh kode etik tertentu, blogger bebas mengambil tema maupun sudut pandang dalam menyampaikan sesuatu.” < -- inilah enaknya jadi blogger ya Mba. 🙂 Dan semoga blogger2 Indonesia akan senantiasa mampu menyampaikan aspirasi, informasi, inspirasi secara positif ya, Mba. Cu in Solo yaaaa. 🙂 ---------- Betul Mbak Alaika, Indonesia itu buku yg terbuka. Banyak hal positif yg bisa kita kaji di dalamnya. KAlau ada yg mengkaji jelek, biar saja,blogger mengkaji yg bagus2 saja. HAyadi Solo kayaknya bakal jadi ajang spektakuler ni Mbak, secara bloger2 kelas berat ngumpul disana semua 🙂

  6. setuju tuh : masa depan ASEAN di tangan netizen.

    *saya termasuk netizen bukan yah ?
    —————
    Mas Komuter aku ikuti kalimat Mario Teguh “mari kita memantaskan diri sebagai Netizen” heheehe

  7. Sempat duduk sebelahan di sesi terakhir tetapi nggak ngobrol banyak ya mbak Evi 🙂 saking asiknya nyimak pembicara. Aku jg tidak bisa ikut sampai penutupan, harus segera ke Bandung :(.
    Niat mau nulis juga tentang acara ini belum sempat.. aku ijin copas dan share ya mbak, tulisanmu untuk group FB-ku. Semoga di event berikutnya bisa ngobrol banyak yaa… 😉
    =============
    Iya Insya Allah akan ada kopdar lainnya Mbak Lisa..
    Silahkan di share, senang sekali. Makasih ya Mbak 😉

  8. sebuah peluang telah hadir di depan kita di era kesejagatan ini. derasnya informasi tak bisa lagi dihindari… mau nggak mau, siap nggak siap tetap harus dihadapi.
    lebih baik menyiapkan diri sekaligus membuktikan bahwa kualitas kita nggak kalah kok dengan bangsa-bangsa asing…. dan jangan ada perasaan minder atau merasa kalah sebelum berperang
    ————
    Betul Mas Yudhi. Seperti kata pepatah, ketimbang mengutuki kegelapan lebih baik cari lilin untuk dinyalakan..:)

  9. berbagi melalui postingan, pembentukan opini oleh blogger makin menguat getarnya. Bila Uni Evi ke Solo dan bisa jumpa sungguh bsyukur. Salam
    ——–
    kalau banyak blogger yg melakukannya pasti cetar membahana Mbak Prih. INsya Allah kalau di solo kita bisa bertemu ya mbak 🙂

    1. wah padahal Solo dekat dengan kampung halaman saya … semoga di kesempatan lain kita bisa bertemu ya bu … 😀
      ————
      Kalau kita masih sama-sama senang ngeblog, Insya Allah bakal ketemu jalan untuk kopdaran Mas Hindri 🙂

  10. Wah ada Pak Hermawan juga, saya sangat kagum atas tulisan-tulisan beliau yang selalu berorentasi masa depan. Semoga setelah acara nanti ada banyak hal yang bisa dibagikan untuk kita semua yang tidak bisa ikutan.
    Tulisan blogger memang bebas, namun tetap saja perlu kita ingat bahwa apapun yang kita tulis dan apapun yang kita sampaikan pada orang lain, kelak ada pertanggungjawabannya. Jika ada banyak kebaikan yang bermanfaat untuk orang lain, maka Insya Alloh itu akan menjadi ladang amal kita lewat tulisan.
    ——–
    Iya insya Allah kalau diniatkan utk menyebarkan kebaikan, tulisan akan bermanfaat bagi orang lain ya Pakies. Dan hendaknya kita melakukannya secara bertanggung jawab

    1. Sepakat mas pakies,,, tulisan kudu bisa dipertanggungjawabkan. Yah, sebisa mungkin membuat tulisan yang memberi kemanfaatan buat yang lain 😉

  11. Mbaaa ke Solo Kah?
    Sampe ketemu di sana Ya *semoga
    ———
    Iya Insya Allah Cik. Asyik kita bisa lama nih kopdarannya 🙂

  12. iya selama kebebasan yang sekarang ada di manfaatkan dengan baik, harusnya blogger Indonesia bisa tumbuh lebih baik lagi…. Suaranya lebih mudah terdengar.
    —-
    Kebebasan ibarat pisau bermata ibarat api. Kalau fungsinya cuma utk membakar maka dia akan menghanguskan segalanya. Tapi kalau digunakan sbg suluh dia akan menerangi lingkungan sekitar. Begitu ya Bro 🙂

  13. Di sinilah sesungguhnya seorang blogger itu mempunyai peran yang besar ya, Mbak Evi. Semoga diri ini terus bisa belajar dan bisa menjadi blogger yang bermanfaat 🙂
    ——–
    Amin. Karena ladang amal itu bisa kita temukan dimana saja ya Pak Azzet. Ladang amal blogger adalah menyemangati orang agar hari ini lebih baik dr kemarin

  14. Saya sih setuju aje. Siapa yang meragukan?! Ya paling kita sendiri yang ragu! Padahal bakat ada. Gimana ceritanya klo seandainya Indonesia saja yg tdk ikut di kawasan ASEAN. Kita harus berbuat atau mencoba dulu, lagian hanya di Indonesia Komunitas Blogger yang besar. Komunitas Blogger negara lain belum bisa menyamai Indonesia.

    Sampai ketemu di Asean Blogger Festival…! Like this qoute….! 😉
    Semangat dulu, klo semangat yang mati, ya sudahlah yg lain jg bakalan mati meski ada kemauan, ini menurut saya…!!!
    ———
    iya nanti di Solo mari kita tunjukan blogger Indonesia itu adalah segerombol orang bersikap ingin maju, Mas. GAk takut perubahan karena selalu mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan 🙂

  15. setuju, Mbak. Sebetulnya kita kaya akan SDA dan SDM. Yang kita perlukan skrg adlh mulai berpikir kreatif dan mulai belajar bersaing.
    ———-
    Jadi sebgai blogger mari kita selalu hembuskan semangat positif Mbak Myr 🙂

  16. Pak Hermawan ko pakai topi petani? :). Potensi terbesar Indonesia ada di jumlah penduduknya yang besar, semoga bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan ekonomi ;).
    ———–
    Dalam acara kemarin ada komunitas Topi Bambu, Mbak Nella. Nah topi ini ceritanya produk mereka sedang dipromosikan

  17. Wah ada Hermawan …

    Biasanya pasti dia ngomong …
    “… ketika saya transit di Abu Dhabi … ”
    “… ketika saya ngopi-ngopi di Milan … ”
    “… ketika saya seminar di LA … dst … dst … dst …”

    hehehe

    Salam saya Bu Evi
    ————
    haha..kalau gitu, keliling dunia termasuk branding dia Om. Gak persis gitu sih ngomongnya, tapi kerja samanya dengan Bapak Marketing dunia Phillip Kotler 🙂

  18. setuju banget mba, dengan visi dan misi ini.. membayangkan kebersamaan bogger yang akan membawa peran aktif pembentukan generasi yang maju dan positif thinking *indahnyaaa 🙂
    ————
    Dan kalau kita terus menerus menuliskan yg positif dari dari negara kita, masa sih kita gak maju menymai negara2 makmur 🙂

  19. Ternyata peran netizen bisa kerasa sekali ya Mba dampaknya.
    ————–
    Konon dunia sekarang makin flat Mas Dani. Komunikasi tidak lagi secara vertikal tapi sudah horizontal. Dalam dunia yang flat ini kita terkoneksi lebih mudah dan saling mempengaruhi. Jadi peran Blogger disitu, menyebarkan pengaruhi positif yang dia dapat dari lingkungan dan menyampaikan lewat tulisan 🙂

  20. mbak Evi pasti ikut ya acara yg di Solo nanti 🙂
    ============
    Insya Allah Mbak El..Wish me luck. Terima kasih 🙂

  21. namun perlu di tekankan, kualitas dari content yang disajikan blogger, walaupun tidak terikat kode etik seperti jurnalis, namun harus bertanggung jawab & berkualitas atas apa yang dimuat.
    ================
    Iya tentu saja Mas Andi..Sebetulnya gak ada yg tak terikat dengan kode etik..Hanya kode etik blogger sedikit berbeda dengan kode etik jurnalis 😉

  22. Apakah wacana ini juga nanti akan disinggung di Solo ya Uni?
    =================
    Pak Hermawan sudah menyinggungnya kemarin..Dan sepertinya akan banyak omongan yang sifatnya mengangkat Indonesia Mas Lozz 🙂

  23. Semoga blogger2 Indonesia punya andil besar dalam memajukan Indonesia ya Mbak..Amin.
    —————–
    Amin. Semoga lahir ide-ide yang memercikan ide pula dalam kepala orang lain. Lalu efeknya jadi berantai…Kalau sudah begitu bangsa kitapun akan bangkit sebagai halnya negara2 maju saat ini 🙂

  24. iya uni, di sini kita tidak terikat banyak aturan.. jadi mari manfaatkan untuk berbagi konten positif dengan bahasa kalbu masing2.. 😀
    ————-
    Iya May banyak hal positif yang bisa ditulis tentang negara kita..Gak kekurangan bahan untukmenepatkannya sbg negara keren. Jadi mari itu saja yg kita tulis 🙂

  25. asean…
    baru inget kalo organisasi itu ada, bu
    lama bener ga kedengaran gaungnya
    padahal jaman sekolah dulu kayaknya ngetren banget
    semoga bermanfaat untuk memajukan kesejahteraan rakyat deh..
    ===============
    ASEAN itu baru menggelegar memabahana pas lagi ada acara seremonial saja ya Mas…Semoga setelah terbentuk Asean Community kita akan mendengar banyak cerita darinya 😉

  26. tulisannya bermutu om,
    nggak kyk punya q -_-
    ============
    Hehehe..Makasih Om Kempor..Call me Mbak instead of Om. Gara-gara melihat PP Google+ aku ya..nah itu anakku Mas..Tapi salah aku sendiri ya, masang foto beda dari identitas sebenarnya 🙂

  27. Semoga blogger Indonesia terus menyampaikan konten positif tentang Indonesia dalam tulisan2nya 🙂
    ————
    Iya Mbak Akin. Karena pikiran itu ibarat virus, sebaiknya kita menyebarkan virus positif saja. Agar bangsa kita ikutan positif 🙂

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?