Mengikuti Halal World Expo 2007

Alhamdulillah perusahaan kami CV. Diva Maju Bersama yang diwakili Indrawanto, mengikuti Halal World Expo 2007. Diadakan di Abu Dhabi National Exhibition Centre – Uni Emirat Arab,  berlangsung tanggal 9-11 Desember 2007.
Halal Word Expo merupakan pameran Halal  bergengsi tingkat dunia. Membaca dari catalog tertulis seperti ini :
Sebelumnya  team Halal World Expo 2007 sudah mengadakan riset berbulan-bulan untuk meneliti industri-industri global yang mencerminkan kondisi trend pasar saat ini. Berdasarkan itu mereka memilih beragam  exhibitor yang akan menawarkan produk dan jasa Halal yang tersedia secara internasional.

Konsep Pameran Halal World Expo

Halal Word Expo konsepnya semacam pameran dari kita untuk kita. Beberapa perusahaan terkemuka, baik regional UEA maupun internasional diminta berperan sebagai tuan rumah. Sepanjang acara mereka membuka diri untuk bertemu dan berdiskusi. Tentu juga sambil mempromosikan jasa atau produk mereka kepada pengunjung.

Sementara beberapa figur bisnis senior dari beberapa belahan bumi juga hadir, disediakan untuk berdebat. Isunya beragam. Yang utama mengenai permasalahan bisnis yang mempengaruhi basis industri Halal sehari-hari.

Indonesia diwakili oleh 6 perusahaan yaitu : Ananta Bali Aromatic, CV.Diva maju Bersama, PT. Mahkota Dewa Indonesia, CV. Mirasa Food Industry, PT. Mubarokfood Cipta Delia dan PT. Sinar Sosro.
Umpan Balik yang Mencerahkan

Yang menarik dari pameran ini, sekalipun Indra masih di Abu Dhabi, beberapa email enquiries sudah masuk ke komputer di rumah. Bahkan ketika dia dan teman-teman melanjutkan perjalanan ke Dubai, dari India masuk email yang berasal dari seorang sekretaris sebuah perusahaan bumbu pasta yang mengatakan bahwa bosnya akan berada di Jakarta awal Januari 2008. Mereka ingin membuat pembicaraan serius dengan kami.

Daya Tarik Gula Aren
Produk kami memiliki traditional contains nan unik. Kalaupun melibatkan teknologi tertentu dalam proses produksi, itu berkat inovasi dan pemikiran kami sendiri. Kami berusaha keras menghadirkan gula semut yang diinginkan pelanggan dalam 2 tahun terakhir.
Dalam Halal World Expo ini keunikan tersebut tertangkap oleh majalah Fresh & Bloom Middle East. Mereka memwawancarai Indra dan menggali agak dalam system per-enau-an di Indonesia. Dan pula Bagaimana proses transformasinya jadi palm sugar.
Kebetulan mereka  mengenal suku Badui di Banten. Dari situ Indra menceritakan salah satu keunggulan gula aren. Bahwa  orang Badui cuma butuh bekal “sekepalan tangan” gula aren untuk melakukan 3 hari perjalanan. Mereka manggut-manggut sambil motret dan mungkin berpikir. “ soal daya tahan” orang Indonesia memang nomor satu.
Salam,

Evi
http://gula-aren.blogspot.com/

20 thoughts on “Mengikuti Halal World Expo 2007

    1. Amay ini posting lama, tahun 2007, dari blog lain. Aku sekarang jadi ngerti, rupanya widget seo yg aku pasang kemarin, memunculkan kembali posting2 yg dia anggap belum diindeks oleh Google. Gak apa2 ya May..Mayan aku gak harus bikin posting baru, walau evennya sdh berlangsung 6 tahun lalu hehehe…

    1. Iya Uncle, gula berkalori tinggi. Untuk gula aren juga masih ada unsur gizinya. Dan tidak menaikan kadar gula darah seketika seperti halnya gula putih. Jadi besok2 kalau mendaki bawabeberapa bongkah gula aren deh, mayan buat amunisi

  1. jalan-jalan donk mba, tapi dibanding gula aren, kata’a kadar gula yang tertinggi masih buah kurma, betul kagak ya mba ?

  2. jadi ingat waktu kelas 6 SD dulu nih bun, waktu mau praktek lari untuk ujian akhir. Ada teman yang membawa gula aren trus kami dibagi-bagi katanya makan itu selama lari biar gak lemas 🙂

  3. ternyata perusahaan2 yang memproduksi mie instant tidak termasuk sebagai peserta halal world expo…..jadi bertanya2 tentang kehalalan produk mie instant yang mereka hasilkan 🙂

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?