Selamat Ulang Tahun ke 20, Dit

I love my Mom…:)

Hari ini insinyur blog transformasi pecah telor angka 2. Mengherankan, untuk menulis catatan ulang tahun ini  saya  bingung mesti menulis dari mana.Hubungan kami yang bersandar pada saling membutuhkan sepertinya membutakan mata saya untuk mengambil point-point penting untuk diceritakan. Atau mungkin ada keengganan karena tak rela momen privat meluncur ke ranah publik. Semua orang mencintai anaknya dan semua anak mencintai orang tua mereka, terlepas dari apakah mereka bisa mengekspresikan perasaan tersebut atau tidak.Jadi apa pentingnya untuk diceritakan?

Tapi sejak punya blog ini, selagi  masih mampu menulis saya akan menulis catatan tiap ulang tahun Adit. Mungkin sebagai perayaan kecil untuk diri saya pribadi. Rasa syukur kepada Allah SWT dikarunia baby selucu Adit.  Bayi yang dipaksa keluar melalui mesin vakum oleh Dokter Kayanto di Rumah Sakit Harapan Bunda Kramat Jati pada subuh tanggal 30 November 1992 ini merubah seluruh cara pandang saya tentang cinta.

Sebetulnya gak ngerti amat apa itu cinta. Namun makhluk dengan kulit gelap tapi mulus, berdaging, mata sipit dan rambut tebal itu tampaknya langsung meruntuhkan egoisme saya atas kepemilikan tubuh. Ingat banget bagaimana Adit menyusu pertama kali, tak menyerah mencari puting yang selalu terlepas karena mamanya belum ahli.  Air susu yang masih sedikit membuatnya terpaksa mengerahkan seluruh tenaga menghisap yang membuat seluruh tubuh berkeringat dari ubun-ubun sampai telapak kaki. Berhari-hari kemudian saat jahitan bekas melahirkan masih sakit, puting susu luka karena lidahnya yang kasat, tapi saya malah mengkuatirkan dia lapar . Jadi harus menahan rasa sakit yang menyilet itu dan tiap lima menit menyodorkan puting susu ke mulutnya.Padahal dinasehati agar memberi susu pada jam-jam tertentu saja biar anak belajar disiplin sejak dini. Pikiran saya waktu itu : ” go to hell disiplin, anak gue lapar!”

Dan sejak awal saya tidak pernah mengindahkan teori-teori atau tips-tips dalam membesarkan anak. Sebagai buktinya saya hanya sesekali membaca majalah ayah-bunda dan tak punya buku-buku tentang parenting. Saya lebih suka mengikuti intuisi ketimbang terpengaruh cara orang lain dalam mendidik anak. #Janganikuticara saya 🙂

Orang mengatakan itu cinta tanpa syarat. Tapi saya mengatakan itu adalah keterikatan seumur hidup yang tak kuasa ditolak oleh siapapun. Ada sidik jari sang pencipta dalam hubungan seperti itu. Suka atau tidak, bersyukur atau tidak, kehadiran bayi dalam rahim membuat seluruh perangkat tubuh perempuan menyesuaikan diri. Ada saat-saat tertentu dimana saat kami  berjauhan air susu mengucur sendiri. Nah menurut orang bijak itu lah cara tubuh memberi tahu bahwa sudah saatnya anak pernah dikandung di dalamnya untuk diberi makan.

Kini bayi itu berumur 20 tahun. Mengisi hari-harinya dengan belajar keras agar lulus jadi dokter tepat waktu. Selain terdorong jadi dokter pintar yang tak membayakan nyawa pasien dengan mal praktek juga tak ingin membebani orang tua agar tak membayar lebih dari seharusnya.

Dan saya tahu saya bukan lah mama yang hebat. Saya manusia biasa yang sering pula mengecewakan atau bertindak  tak sesuai dengan garis keibuan. Untuk itu mohon dimaafkan ya Dit…Selamat ulang tahun yang ke-20, Dit.

Banyak cinta…

–Mama

 

 

27 thoughts on “Selamat Ulang Tahun ke 20, Dit

  1. Wow bukan waw heee…selamat Ultah ke-20 buat adit…dit aku udah 36 tahun lo heeee…Sukses selalu Dit yach…dalam segalanya pokoknya…tentu juga kesehatan, nikmati berkat yang ada sampai usia kita sekarang ini…buat mamanya…hebat…berkat didikan kedua orang tuanya, Adit begitu mencintai mama papanya…mau nanya Dit…itu senjata apa yach heeeeee

    1. Amin. Mewakili Adit, terimakasih kasih Bli. Jadi waktu aku melahirkan dirimu pemuda yg masih krinyis2 ya. Itu golok Mushashi buat nakuti tikus Bli hehehe

  2. Duh, terharuuuu!
    Selamat ulang tahun Adit, smoga jadi anak sholeh, membahagiakan orang tua dan bermanfaat bagi sesama. Amiiin…

    Bukan hal mudah mengantarkan anak menjadi seorang dokter mbak, tapi dengan banyak cinta dan kerja keras, saya yakin adit merasa sangat beruntung punya mama seperti mbak Evi 🙂

  3. harapan setiap orang tua adalah mampu menciptakan rasa cinta dan saling membutuhkan antara keduanya. Bentuk dan ekspresi dari hubungan ini tidak bisa dijelaskan, karena setiap pribadi memiliki cara yang beda dalam mewujudkannya. Sebagaimana 3 anak saya, berbeda cara mengekspresikan pada kami orang tua. Namun, cinta orang tua pada anak hampir kebanyakan akan mengalir seperti mata air yang tidak pernah kering.
    Selamat ulang tahun mas Adit, semoga umur yang ikaruniakan Alloh Ta’ala bisa memberikan kemanfaatan bagi diri sendiri keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Amin

    1. Amin. Terimakasih Pakies..Setiap orang tua pasti berharap yang terbaik bagi2 anak2nya. Tak ada rumus yg mampu menjelaskan mengapa itu terjadi. Mungkinkan ada chips khusus yg ditanam dalam dada kita ya

  4. selamat 20 tahun Adit, teruslah bertumbuh
    jadi sebaik2nya manusia, yg berguna bagi orang banyak

    dan yang pasti, bikin bangga mama papa.. 🙂

  5. Selamat Ulang Tahun, Dit. Cinta seorang Ibu memang tak bisa dijelaskan. Walaupun dijelaskan berpanjang lebar namun tetap saja masih ada yang belum terjelaskan ya he he. Semoga sukses menempuh perjalanannya mencapai cita-cita..

  6. Om Ded dan keluarga mengucapkan Selamat Ulang Tahun buat Adit. Semoga sukses ya Dit, selau memberikan kebahagian kepada Mama/Papa 🙂

Terima kasih sudah berkunjung. Apa kesan teman setelah membaca pos di atas?