Bertumbuh untuk Hidup yang Lebih Baik

Matahari sore yang menghilang dibalik rerimbun daun

Ini sticky Post. Posting terbaru ada di bawah. Terima kasih :)

Mulai hari ini saya membuat tantangan pada diri sendiri seputar fotografi  dengan  ikut Project 365 yaitu merekam kehidupan sehari-hari lewat  foto. Sebetulnya secara tak sadar proyek ini sudah dimulai dalam dua blog Transformasi yang saya gawangi. Itu berawal dari  hadiah camera digital pocket dari suami. Cameranya begitu compact sehingga tak mengganggu sebagai penghuni permanen tas yang pasti dibawa kemana-mana seperti halnya ponsel.Dengan camera ini saya memotret apa saja yang dianggap menarik yang bersirobok selama beraktivitas  sebagai ibu rumah tangga maupun entrepreneur yang membantu suami berbisnis. Berkat foto-foto tersebut saya hampir tak mengalami writing block dalam meng-update blog ini maupun yang satunya lagi di WordPress. Kalaupun pernah terlewat beberapa hari, itu tak lebih karena sibuk, malas atau sedang lelah.

Seperti yang ditulis dalam artikel Project 365, foto-foto tersebut akan bercerita tentang apa  yang telah saya lalui selama setahun. Saat saya menengok ke belakang, foto-foto itu akan bercerita banyak. Dan dari cerita itulah saya dapat mengatakan sesuatu pada diri sendiri.

Photo challenge hari pertama dimulai dari pengamatan disekitar Serpong sore tadi. Kebetulan cuaca cerah, langit bersih, tak ada halangan bagi cahaya tembaga yang akan segera melahirkan senja dengan saya sebagai pengamat. Dari tepi jalan saat belanja buah, dalam hati saya mengucapkan selamat jalan pada matahari yang pelan-pelan menghilang dari balik dedaunan.

Selamat jalan senja dan selamat datang malam. Saya antusias menunggu pagi :)

Bagaimana panorama senja di tempatmu temans?

Salam,

– Evi

 

Comments (29)

  1. Lidya said on 14-03-2012

    sepertinya senja dirumahku hampirsama tiap hari bun :)

  2. Dwi said on 12-03-2012

    Jadi pengen camera digital yang bisa nangkep gambar maximal nih.

    • Evi said on 12-03-2012

      Konon katanya yg membuat sebuah gambar bagus dan mampu bicara gak hanya camera, tapi orang yg berada dibelakangnya. Gak tahu deh Mas Dwi benar atau gak..:)

      • Dwi said on 13-03-2012

        setuju banget mbak, … kalo aQ review kayaknya Anda ini mahir banget menyusun kata demi kata kata … Ooops yg benar kata atau kalimat ya??? :) :D

  3. prih said on 08-03-2012

    Wah Uni, daku menunggu di teluk mak jantu (blog yang satunya) ternyata ada project megah disini, selamat berproses melalui tantangan, Uni Evi pasti bisa. Bila 1 postingan 1 halaman akan lahir buku dengan minimal 365 halaman. Maju terus

    • Evi said on 09-03-2012

      Teluk Mak Jantu masih tetap disana kan yah Mb Prih..Terima kasih Mbak..Ternyata bikin semangat tetap tune ini di frekwansi yg sama, gak gampang yah hahaha..Tapi saya pasti berhasil, memposting 365 foto yang bercerita tentang perjalanan hidup dan apa saja yg saya temui dalam waktu tersebut. Tks sekali lagi :)

  4. maminx said on 08-03-2012

    kegiatan fotografi memang pas kalau di lengkapi ama deskripsi tulisan / blog ya. moga makin semangat dan kosisten potret memotret nya ya, amin..

    indah ya matahari di sore hari..redup redup gimana gitu :D

    • Evi said on 09-03-2012

      Saya pikir juga bebitu Mas Mamix..Sudah nulis juga, yah sekalian di padankan dengan fotografi. Rasanya lebih siiipp..Thanks atas pujiannya Mas :)

  5. Budi Arnaya said on 03-03-2012

    Mbak Evi, kegiatan fotografi pasti sejalan dengan hobby traveling yach..karena itu perpaduan yang indah, saya juga suka, foto2 makanya mencoba membuat blog foto meskipun hasilnya ngak sebagus mbak Evi yang penting PD heee

    • Evi said on 04-03-2012

      Nah niatan saya pertama jg gitu Bli, bikin foto utk ilustrasi blog. Eh lama2 ternyata lbh asyik nulis tentang perjalanan dan fotonya ;)

  6. Djangkies said on 03-03-2012

    wah projectnya memberikan inspirasi Mbak, karena dengan foto saja bisa memberikan cerita yang menggambarkan kejadian di masa lalu. Saya jadi pingin melakukannya

    • Evi said on 03-03-2012

      Mari Pak Is..Memotret sekarang adalah perkara yg mudah. Dan kalau kita teliti banyak momen sehari-hari yg bisa kita bekukan di dunia digital :)

  7. Evi said on 25-02-2012

    @Mbak Dani: Iya itu ide amat cerdas diabat digital sekarang. Kalaupun sedang tak punya ide menulis tentang apa, cukup posting foto sebagai silent post. Keren kan? Ikutan yuk Mbak…:)

  8. Ni Made Sri Andani said on 25-02-2012

    Wah.. tadinya penasaran . Apaan sih Project 365?
    What a great & smart idea!. Taking a photograph every day – terus setelah 365 hari kita lihat ke belakang kembali. Sungguh perekaman hidup yang sangat baik dalam setahun.

    Sebenarnya aku juga cukup sering motret tapi belum kepikir sebelumnya ide ini.

  9. mechta said on 24-02-2012

    wah…asyiik…akan dapat ikut menikmati hasil hunting mbak Evi nih… semoga sukses dg project nya mbak :)

  10. LJ said on 24-02-2012

    uni pasti bisa menyelesaikan tantangan ini,
    krn syarat yg dibutuhkan adalah disiplin.

    #aku gugur dalam syarat satu itu. :D

  11. bunda lily said on 24-02-2012

    foto matahari senjanya bagus banget ,Evi
    dan ,hebatnya lagi, Evi bisa memotivasi diri utk membuat tantangan bagi diri sendiri ….
    saluuut….
    terus berkarya dan selalu menyajikan indahnya alam ya Vi :)
    bunda sebagai penikmat keindahan yg Evi sajikan….hehehe… :)
    salam

    • Evi said on 24-02-2012

      @Bunda Lily, terima kasih Bun, semoga foto-foto alamku jadi puisi juga. Semangat berkarya juga untuk Bundo, ngiri aku pengen bisa menulis puisi cantik seperti dirimu :)

  12. Allisa Yustica Krones said on 24-02-2012

    Hikkss…nyasar ke spam lagi :(

  13. Allisa Yustica Krones said on 24-02-2012

    Wowww…fotonya cantik sekali, mbak!

    Aku juga bersyukur, setiap hari asal langit cerah saya masih bisa menikmati matahari terbenam dari rumah :)

    • Evi said on 24-02-2012

      Menikmati senja dari beranda, bersama orang2 tercinta, teh dan panganan kecil, waduh, rasanya gimana gitu yah Jeng” Hehehe…

  14. Aditya Eka Prawira said on 24-02-2012

    Alhamdulillah, rumah orang tua saya di pedalaman. Yang ngga begitu ketutupan bangunan bertingkat, jadinya masih melihat matahari terbenam.

  15. Nando said on 24-02-2012

    Sejak dibangun 8 ruko tingkat tiga berjejer di depan lapak saya, tidak pernah bisa lagi saya melihat matahari terbenam. :(

    • Evi said on 24-02-2012

      Begitulah kehidupan sosial kita Mas Nando, saat kita mendapat kita juga kehilangan. Ruko dan gedung2 tinggi membuat perputaran ekonomi lebih kencang, rakyat lebih sejahtera tapi kita kehilangan pandangan pada langit yg terbuka. Kita syukuri saja ya Mas, dimanapun kita berada :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

masquerade-participial
masquerade-participial
masquerade-participial
masquerade-participial